Tronton pembawa peti kemas melewati Jalan Ronggowarsito Semarang. (IDN Times/Dok Humas Daop 4 Semarang)
Pelatihan bagi 17 security TPKS mencakup sejumlah materi keamanan fasilitas pelabuhan, antara lain kebijakan negara, tanggung jawab keamanan, pemahaman intelijen, sejarah ISPS Code, tindakan keamanan, peralatan keamanan, identifikasi ancaman, serta drill exercise.
Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test sebagai bagian dari evaluasi pemahaman peserta.
"Materi yang diberikan juga menjadi pengingat bahwa aspek keamanan merupakan tanggung jawab bersama dan harus diterapkan secara konsisten dalam pekerjaan sehari-hari,” ujar Angga.
Tak cuma itu saja, katanya pelaksanaan uji coba peralatan membantu dirinya memahami penerapan materi secara lebih nyata.
“Dengan adanya sesi praktik dan drill exercise, kami tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga dapat melihat bagaimana respons terhadap suatu potensi ancaman harus dilakukan secara terkoordinasi. Pengetahuan ini tentunya akan kami terapkan dalam mendukung keamanan dan kelancaran operasional di TPK Semarang,” tambahnya.
Pelaksanaan Pelatihan Sertifikasi IMO Model Course 3.24 dan 3.25 menjadi bagian dari komitmen TPKS membangun sumber daya manusia yang kompeten dan responsif terhadap potensi risiko keamanan di lingkungan pelabuhan.