Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Unnes Semarang Buka Jalan Global, 26 Mahasiswa Siap Belajar Setahun di China
Ada 26 mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang terpilih sebagai peserta pertukaran mahasiswa ke China. (IDN Times/Dok Humas Unnes) 
  • Unnes mengirim 26 mahasiswa Manajemen FEB mengikuti program pertukaran TEP Double Degree di Jiangsu Vocational Institute of Commerce, China.

  • Program kerja sama Indonesia, China, dan ITEA ini memberi mahasiswa pembelajaran selama satu tahun dalam lingkungan akademik dengan sistem berbeda.

  • Unnes menyatakan program tersebut ditujukan memperluas wawasan global, kompetensi, adaptasi, serta pemahaman mahasiswa terhadap dinamika bisnis internasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
12 Oktober 2026

Unnes mengumumkan 26 mahasiswa Manajemen FEB terpilih mengikuti program pertukaran TEP Double Degree ke China bersama Jiangsu Vocational Institute of Commerce.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Unnes mengirim 26 mahasiswa Program Studi Manajemen FEB untuk mengikuti program pertukaran TEP Double Degree selama satu tahun di China.
  • Who?
    26 mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unnes terpilih sebagai peserta; Unnes, Jiangsu Vocational Institute of Commerce, dan International Technology and Education Association terlibat dalam program.
  • Where?
    Kegiatan pembelajaran akan berlangsung di Jiangsu Vocational Institute of Commerce (JVIC), China.
  • When?
    Program pembelajaran di China dijadwalkan berlangsung selama satu tahun; pengumuman disampaikan pada Senin, 12 Oktober 2026.
  • Why?
    Program dijalankan untuk memperluas akses pembelajaran internasional, meningkatkan kompetensi, wawasan global, serta kemampuan adaptasi mahasiswa.
  • How?
    Mahasiswa mengikuti TEP Double Degree melalui kerja sama pendidikan antara Unnes, JVIC, dan ITEA, dengan kegiatan akademik di lingkungan pendidikan China.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Unnes memilih 26 mahasiswa Manajemen untuk belajar di China selama satu tahun. Mereka ikut program TEP Double Degree di Jiangsu Vocational Institute of Commerce. Program ini melibatkan Indonesia, China, dan ITEA. Mereka akan belajar tentang bisnis dan manajemen di tempat baru. Unnes juga bekerja sama dengan kampus lain di dunia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Program TEP Double Degree memberi 26 mahasiswa Manajemen Unnes ruang belajar internasional yang nyata selama setahun di China. Pengalaman dalam sistem pendidikan dan lingkungan akademik berbeda berpotensi memperluas perspektif bisnis, mengasah kemampuan beradaptasi, serta memperkuat kompetensi mereka melalui akses langsung pada pembelajaran global.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) memilih menempuh program pertukaran dengan Jiangsu Vocational Institute of Commerce (JVIC). 

Program pertukaran mahasiswa bernama TEP Double Degree ini bagian kerja sama pendidikan yang melibatkan Indonesia, China, dan International Technology and Education Association (ITEA).

Informasi dari UPT Humas Unnes menyebutkan ada 26 mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang terpilih sebagai peserta pertukaran mahasiswa ke China. 

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahaswaan Unnes Prof Zaenuri mengatakan mahasiswa nantinya memanfaatkan program ini diharapkan tidak hanya memperkaya proses pendidikan, tetapi juga meningkatkan kompetensi, wawasan global, kemampuan beradaptasi. 

"Pertukaran menjadi salah satu strategi mendukung pembelajaran agar mahasiswa memiliki wawasan dan akses global," katanya, Senin (12/10/2026).

Keikutsertaan dalam program ini dapat mendorong mahasiswa untuk melihat bidang Manajemen dari perspektif yang lebih luas. 

Paparan terhadap lingkungan akademik dan bisnis di China diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami dinamika perkembangan dunia usaha dalam konteks global.

"Melalui partisipasi TEP Double Degree, kami memperkuat komitmen dalam memberikan akses terhadap pembelajaran internasional bagi mahasiswa," jelasnya. 

Dalam program Double Degree ini, mahasiswa akan mengikuti kegiatan pembelajaran selama satu tahun di China. Selama menjalani program, mahasiswa akan memperoleh kesempatan untuk mengikuti aktivitas akademik di lingkungan pendidikan yang memiliki sistem dan karakteristik berbeda.

Selain ke JVIC Tiongkok, Unnes juga bekerja sama dengan berbagai kampus di dunia untuk memfasilitasi mahasiswa.

Curated For You

Editorial Team

Related Article