Jamu De Red, Persis Solo Raih Poin Penting di Manahan

Persis Solo bermain imbang 0-0 melawan De Red FC di Stadion Manahan pada 11 Oktober 2026, dengan gol Andy Harjito pada injury time babak pertama dianulir VAR karena handball.
Persis tampil agresif dan menciptakan sejumlah peluang melalui Theodore Leeming, Wbeymar Angulo, Henry Doumbia, Oktafianus Fernando, serta Feby Eka Putra, tetapi pertahanan De Red dan kiper Dimas Galih bertahan rapat.
Hasil ini memperpanjang tren tanpa kemenangan Persis menjadi tiga laga. Laskar Sambernyawa berada di peringkat keenam Grup Timur dengan lima poin dari lima pertandingan sebelum menghadapi Deltras Sidoarjo.
Surakarta, IDN Times - Persis Solo gagal memutus catatan paceklik di kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Itu setelah tim berjuluk Laskar Sambernyawa bermain imbang melawan De Red FC di Stadion Manahan, Solo, Minggu (11/10/2026) sore. Laga kedua tim berakhir dengan skor 0-0.
Meski demikian, itu merupakan hasil cukup positif bagi Persis. Hasil imbang kontra De Red sedikit membayar kesalahan Laskar Sambernyawa setelah mengalami kekalahan dari Kendal Tornado FC pada laga sebelumnya. Hal ini tentu menjadi bekal Persis untuk meraih hasil lebih baik ke depan.
1. Pertandingan berlangsung alot sejak awal
Persis Solo mengerahkan skuad terbaik dalam laga melawan De Red FC. Laskar Sambernyawa turun dengan beberapa pemain andalan, seperti Theodore Leeming, Vico Duarte, dan Wbeymar Angulo. Ketiganya membuat Persis tampil solid sepanjang 20 menit pertama.
Persis memulai laga dengan agresivitas permainan tinggi. Mereka menciptakan peluang pertama pada menit ke-11 melalui eksekusi bola Theodore Leeming. Sialnya, sepakan penggawa Timnas Indonesia U-20 itu masih melebar tipis di sisi kanan gawang De Red.
Tensi pertandingan berlangsung makin sengit saat memasuki paruh babak. De Red mulai memberikan perlawanan dengan memanfaakan celah yang dimiliki Persis Solo. Tercatat, tim berjuluk The Red Bulls sempat menebar ancaman lewat dua peluang yang diciptakan Supriadi dan Fellipe Veloso.
Kejutan sempat terjadi pada masa perpanjangan waktu. Persis Solo mencetak gol melalui Andy Harjito pada menit tambahan 45+6. Hanya saja, gol tersebut dianulir wasit karena Andy menyentuh bola dengan tangan terlebih dulu setelah pengecekan video assistant referee (VAR). Skor imbang 0-0 pun tidak berubah hingga babak turun minum.
2. Upaya kedua tim menemui jalan buntu hingga akhir laga
Persis Solo memulai babak kedua dengan bermain lebih agresif. Laskar Sambernyawa melakukannya demi memecah kebuntuan untuk mencetak gol. Itu terbukti setelah Persis menciptakan beberapa peluang ke gawang De Red FC.
Peluang pertama hadir pada menit ke-55. Persis Solo hampir mencetak gol melalui tendangan spekulasi Wbeymar Angulo. Hanya saja, eksekusi bola gelandang berpaspor Armenia tersebut masih dapat digagalkan Dimas Galih. Dimas tampil agresif di bawah mistar gawang De Red.
Persis Solo kian menciptakan banyak peluang pada paruh babak. Laskar Sambernyawa menebar ancaman ke gawang De Red lewat upaya Henry Doumbia, Theodore Leeming, Oktafianus Fernando, dan Feby Eka Putra. Namun, seluruh peluang tetap menemui jalan buntu untuk mengubah skor.
Di sisi lain, De Red melakukan perlawanan dengan mengandalkan taktik serangan balik. Mereka melakukannya ketika Persis Solo kehilangan penguasaan bola di lapangan. Itu membantu De Red untuk fokus memperkuat lini pertahanan. Bahkan, upaya The Red Bulls dalam mengamankan gawang dari kebobolan membuahkan hasil hingga akhir pertandingan. Itu membuat laga berakhir imbang dengan skor 0-0.
3. Persis Solo bersaing di papan tengah klasemen Grup Timur
Hasil tersebut sebenarnya melanjutkan rapor paceklik Persis Solo di Championship 2026/2027. Laskar Sambernyawa gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir di Grup Timur. Persis sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Persipura Jayapura pada 26 September 2026. Persis lalu mengalami kekalahan 0-2 dari Kendal Tornado FC pada 3 Oktober 2026.
Namun demikian, hasil imbang melawan De Red FC diharapkan menjadi batu loncatan Persis Solo untuk bangkit. Itu tidak mustahil mengingat Laskar Sambernyawa mempunyai ambisi untuk naik ke papan atas klasemen Grup Timur Championship 2026/2027. Persis sendiri tengah menduduki peringkat ke-6 klasemen sementara dengan mengoleksi 5 poin dari 5 laga.
Ujian Persis Solo kini berada di tangan Deltras Sidoarjo. Kedua tim akan berhadapan pada laga selanjutnya di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (18/10/2026) mendatang. Mampukah Persis mencuri poin dari markas Deltras?























