Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kalah dari Persija, Java United Punya Waktu Panjang untuk Berbenah

Kota Semarang
3 min read
Kalah dari Persija, Java United Punya Waktu Panjang untuk Berbenah
Java United FC melawan Persija Jakarta dalam pertandingan pekan ketiga di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9/2026). (dok. JUFC)
  • Java United kalah 0-1 dari Persija Jakarta pada pekan ketiga Super League 2026/2027, setelah Arlyansyah Abdulmanan mencetak gol pada menit ke-13.
  • Meski kecewa, Yance Sayuri menilai tim berjuang hingga akhir; perubahan strategi babak kedua meningkatkan tekanan, tetapi enam percobaan hanya menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran.
  • Jeda hingga Oktober akan dipakai pelatih Fabio Lefundes untuk evaluasi dan mematangkan skuad sebelum Java United menjamu Borneo FC Samarinda pada 11 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times -  Java United FC harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 dari Persija Jakarta pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Namun, tim pelatih masih memiliki waktu cukup panjang untuk melakukan evaluasi sebelum kembali bertanding.

  1. 1. Yance kecewa dengan kekalahan Java United

    jufc, java united, skuad java united
    Skuad Java United FC di Super League 2026/2027. (dok. JUFC)

    Laskar Kepodang Emas takluk dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (19/9/2026) malam WIB. Gol tunggal Persija dicetak Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-13.

    Pemain Java United, Yance Sayuri, mengakui kekalahan tersebut membuat para pemain kecewa. Meski demikian, ia menilai seluruh rekan setim telah memberikan perjuangan hingga pertandingan berakhir.

    “Pemain pasti kecewa dengan kekalahan. Tetapi, saya bangga dengan semua rekan setim karena mereka mau berjuang hingga akhir,” ujar seusai pertandingan.

    Pelatih Java United Fabio Lefundes menilai hasil akhir melawan Persija belum sepenuhnya menggambarkan rencana dan kerja keras tim selama persiapan.

    Java United mencoba mengubah permainan setelah turun minum. Perubahan tersebut membuat Laskar Kepodang Emas lebih mampu menekan dan memaksa Persija bertahan lebih dalam.

  2. 2. Sejumlah peluang lahir tapi belum berujung gol

    Pelatih kepala Java United FC, Fabio Lefundes. (dok. JUFC)
    Pelatih kepala Java United FC, Fabio Lefundes. (dok. JUFC)

    “Setelah melakukan perubahan di babak kedua, pemain berhasil menekan dan memaksa Persija bermain di garis terakhir pertahanan mereka pada babak kedua. Sayangnya, kami tidak bisa memaksimalkan kesempatan untuk meraih hasil positif,” katanya usai laga.

    Java United mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dari enam percobaan sepanjang pertandingan.

    Pada sisi lain, kiper Java United Jorge Meurer juga menjadi salah satu pemain yang bekerja keras mengamankan gawang. Ia tercatat melakukan empat penyelamatan dari tekanan Persija.

    Sejumlah peluang Java United yang lahir melalui serangan balik belum berujung gol. Skor 1-0 untuk Persija bertahan hingga pertandingan selesai.

    “Semoga kami bisa tampil lebih maksimal dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik pada pertandingan selanjutnya,” kata Yance.

  3. 3. Java United baru main lagi bulan depan

    jufc, java united, persija
    Java United FC melawan Persija Jakarta dalam pertandingan pekan ketiga di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9/2026). (dok. JUFC)

    Kekalahan dari Persija membuat Java United memiliki waktu cukup panjang untuk melakukan pembenahan. Laga berikutnya baru berlangsung pada Oktober setelah jeda kompetisi di tengah agenda FIFA Matchday.

    Java United dijadwalkan menjamu Borneo FC Samarinda di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (11/10/2026) pukul 15.30 WIB.

    Lefundes mengatakan jeda tersebut akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi performa tim sekaligus mematangkan persiapan menghadapi pertandingan berikutnya.

    “Kami punya waktu cukup lama untuk mematangkan skuad supaya tampil lebih baik dari pertandingan malam ini,” tuturnya.

    Setelah menghadapi Borneo FC, Java United masih memiliki empat pertandingan lain sepanjang Oktober, yakni melawan Bali United pada 16 Oktober, Isenmulang Kalteng FC (20 Oktober), Persijap Jepara (24 Oktober), dan Bhayangkara Presisi Lampung FC (30 Oktober).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More