Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lawan Persija, Java United Tak Mau Pulang dengan Tangan Hampa

Kota Semarang
3 min read
Lawan Persija, Java United Tak Mau Pulang dengan Tangan Hampa
Java United FC melakukan latihan rutin jelang laga Super League 2026/2027. (dok. Java United)
  • Java United belum menang dalam dua laga awal BRI Super League 2026/2027 dan masih terdampak pengurangan dua poin, sehingga menargetkan poin saat menghadapi Persija.
  • Laga Persija melawan Java United digelar Sabtu, 19 September 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
  • Persija mengawali musim dengan dua kemenangan, sementara Java United telah mengevaluasi kekurangan dan menyatakan siap tampil dalam pertandingan yang berlangsung tanpa penonton.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times – Java United FC belum meraih kemenangan dalam dua laga awal BRI Super League 2026/2027. Menghadapi Persija Jakarta pada pekan ketiga, Laskar Kepodang Emas menargetkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen.

  1. 1. Targetkan hasil positif lawan Persija

    Pelatih kepala Java United FC, Fabio Lefundes. (dok. JUFC)
    Pelatih kepala Java United FC, Fabio Lefundes. (dok. JUFC)

    Persija vs Java United dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9/2026) pukul 19.00 WIB.

    Pelatih Java United, Fabio Lefundes, menyadari pentingnya laga tersebut bagi timnya. Java United mengawali kompetisi dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu Garudayaksa FC pada 6 September 2026.

    Setelah itu, Java United kalah 2-3 dari Persita Tangerang di Banten International Stadium pada 13 September 2026. Hasil tersebut membuat Java United belum mengantongi kemenangan. Situasinya semakin berat karena klub juga memulai kompetisi dengan pengurangan dua poin.

    Fabio pun menegaskan timnya datang menghadapi Persija dengan target membawa pulang poin.

    “Target Java United adalah mendapatkan hasil positif. Kami harus meraih poin untuk mengangkat posisi di klasemen,” ungkapnya dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (18/9/2026).

  2. 2. Java United datang untuk dapatkan poin

    jufc, java united, latihan
    Java United FC melakukan latihan rutin jelang laga Super League 2026/2027. (dok. Java United)

    “Kami siap melawan Persija setelah mendapatkan banyak pembelajaran di dua laga terakhir. Tidak ada pilihan, Java United datang untuk mendapatkan poin,” lanjutnya.

    Tantangan Java United tidak ringan. Persija justru mengawali musim dengan catatan sempurna dalam dua pertandingan. Macan Kemayoran menang 1-0 atas Borneo FC dan kemudian menundukkan Persib Bandung 2-1.

    Meski menghadapi tim yang sedang memiliki tren berbeda, Fabio menilai hasil pertandingan tetap sulit diprediksi.

    “Pertandingan akan berjalan menarik. Tim yang sebelumnya meraih hasil kurang baik tetap memiliki peluang. Sementara, tim yang punya tren positif bisa meraih hasil kurang baik di laga besok,” ujarnya.

    Fabio menyebut skuadnya telah melakukan evaluasi setelah dua pertandingan pertama. Persiapan juga dilakukan di tengah jeda waktu yang relatif singkat.

    Sementara, Kiper Java United, Jorge Meurer, memastikan para pemain siap menghadapi pertandingan ketiga musim ini.

  3. 3. Laga tanpa penonton

    jufc, java united, latihan
    Java United FC melakukan latihan rutin jelang laga Super League 2026/2027. (dok. Java United)

    Menurutnya, tim telah bekerja keras dalam beberapa hari terakhir untuk memperbaiki kekurangan dari dua pertandingan sebelumnya.

    “Tim sudah melakukan evaluasi dan bekerja sangat keras dalam beberapa hari terakhir. Pemain siap untuk tampil di pertandingan besok,” tutur Jorge.

    Untuk diketahui, pertandingan Persija kontra Java United akan berlangsung tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Absennya suporter Persija sebagai tim tuan rumah sebenarnya bisa dianggap mengurangi tekanan bagi tim tamu.

    Namun, Fabio memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, atmosfer pertandingan yang diciptakan penonton tetap dibutuhkan para pemain.

    “Pemain membutuhkan atmosfer yang diciptakan oleh penonton atau suporter di stadion. Sayangnya, kami tidak dapat menikmati atmosfer seperti itu di pertandingan besok,” pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More