Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ngecas HP Semalaman? Wajib Tahu, Bahaya Tersembunyi Baterai Cepat Bocor

Kota Semarang
3 min read
Ngecas HP Semalaman? Wajib Tahu, Bahaya Tersembunyi Baterai Cepat Bocor
Ilustrasi cas HP (pexels.com/Steve A Johnson)
  • Mengisi daya HP semalaman dapat memicu panas berkelanjutan dari trickle charge, yang mempercepat degradasi sel baterai lithium-ion meski perangkat memiliki perlindungan overcharge.
  • Baterai yang lama berada di 100 persen mengalami tekanan kimiawi lebih tinggi, sehingga kapasitasnya cepat menurun dan berisiko kembung hingga merusak komponen internal.
  • Risiko korsleting dan kebakaran meningkat saat HP dicas di kasur atau tertutup kain, terutama dengan kabel tidak resmi; gunakan fitur pengisian adaptif dan permukaan keras.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Kebiasaan mengisi daya (charging) ponsel pintar atau HP menjelang tidur dan meninggalkannya terhubung ke stopkontak semalaman masih sering dilakukan banyak orang. Alasannya sederhana: agar daya baterai sudah terisi penuh 100 persen saat bangun di pagi hari untuk siap digunakan beraktivitas.

Meskipun ponsel pintar zaman sekarang sudah dilengkapi dengan fitur penghentian daya otomatis (overcharge protection), kebiasaan ngecas HP semalaman tetap menyimpan potensi risiko teknis yang dapat merusak kesehatan baterai secara perlahan.

Berikut bahaya tersembunyi ngecas HP ditinggal tidur semalaman yang bisa membuat daya tahan baterai menurun drastis (bocor):

  1. 1. Paparan Panas Berlebih (Overheating) Berkelanjutan

    ilustrasi overheating (pexels.com/wendy)
    ilustrasi overheating (pexels.com/wendy)

    Saat proses pengisian daya berlangsung, arus listrik akan menimbulkan efek panas pada komponen dalam gawai. Ketika baterai sudah mencapai kapasitas 100 persen namun kabel pengisi daya tetap terhubung, ponsel akan terus melakukan pengisian daya kecil (trickle charge) untuk mempertahankan kapasitas penuh tersebut.

    Proses trickle charge berulang selama berjam-jam ini menjaga suhu baterai tetap hangat hingga panas. Suhu panas yang terperangkap dalam jangka waktu lama merupakan musuh utama sel baterai Lithium-ion, yang dapat mempercepat degradasi fisik komponen di dalamnya.

  2. 2. Mempercepat Siklus Penuaan Baterai (Battery Aging)

    Foto seorang pria yang frustrasi memegang smartphone Android dengan layar menunjukkan ikon baterai berwarna merah di 1 persen.
    Ilustrasi baterai HP yang mendadak sekarat dan bikin panik saat dipakai beraktivitas.

    Baterai Lithium-ion modern bekerja paling optimal dan memiliki umur panjang jika dijaga pada tingkat pengisian antara 20 hingga 80 persen. Memaksa baterai terus berada di kondisi tegangan tinggi (100 persen) dalam durasi waktu yang lama selama kamu tidur akan meningkatkan tekanan kimiawi (chemical stress) pada sel baterai.

    Dampaknya, kemampuan baterai dalam menampung daya akan menurun lebih cepat, sehingga HP menjadi gampang habis baterai walau indikator menunjukkan angka penuh.

  3. 3. Risiko Terjadinya Baterai Kembung (Swelling)

    ilustrasi baterai HP
    ilustrasi baterai HP (unsplash.com/Lukenn Sabellano)

    Paparan suhu panas berlebih yang dikombinasikan dengan tekanan tegangan listrik secara terus-menerus dapat memicu reaksi pembentukan gas kimia di dalam ruang baterai. Jika dibiarkan berulang setiap malam, struktur baterai dapat mengalami pembengkakan atau kembung.

    Kondisi baterai yang membengkak tidak hanya merusak komponen internal lain seperti mendorong layar hingga terangkat, tetapi juga berpotensi memicu bahaya fisik yang lebih serius.

  4. 4. Bahaya Korsleting Listrik dan Ancaman Kebakaran

    ilustrasi korsleting
    ilustrasi korsleting (pexels.com/ Markus Spiske)

    Risiko bahaya akan meningkat berlipat ganda apabila kamu membiasakan ngecas HP semalaman di atas kasur, bantal, atau tertutup selimut. Bahan kain merupakan isolator panas yang buruk, sehingga panas gawai tidak dapat terbuang dengan baik.

    Jika ditambah dengan penggunaan kabel atau adaptor pengisi daya yang tidak orisinal (kualitas rendah), potensi terjadinya arus pendek (korsleting) hingga timbulnya percikan api saat ditinggal tidur menjadi sangat tinggi.

    Trik Aman Mengisi Daya HP Saat Malam Hari

    Aktifkan Fitur Pengisian Daya Beradaptasi: Manfaatkan fitur Optimized Battery Charging (iOS) atau Protect Battery/Adaptive Charging (Android) yang secara otomatis akan menahan pengisian daya di angka 80 persen dan baru melengkapinya menjadi 100 persen menjelang kamu bangun.

    Lepas Casing dan Letakkan di Tempat Keras: Pastikan melepas pelindung HP (casing) dan meletakkannya di permukaan yang keras serta dingin seperti meja kayu atau lantai, jauh dari bahan yang mudah terbakar.

    Gunakan Adaptor dan Kabel Resmi: Selalu gunakan perangkat pengisi daya asli bawaan pabrik atau terverifikasi resmi (MFi/UL Certified) untuk menjamin kestabilan arus listrik yang masuk.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More