Semarang, IDN Times – Pelatih Java United FC, Fabio Lefundes, menilai permainan anak asuhnya lebih agresif meski gagal meraih kemenangan saat menghadapi Persijap Jepara pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027.
Pelatih Java United Puji Agresivitas Pemain Saat Lawan Persijap

Take a Deeper Read
1. Seri bukanlah hasil yang diharapkan
Java United harus puas bermain imbang 1-1 saat bertandang ke Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (24/10/2026) malam. Hasil tersebut membuat Laskar Kepodang Emas mengoleksi tujuh poin dan sementara menempati peringkat ke-11 klasemen.
“Seri bukanlah hasil yang kami harapkan. Tetapi, penampilan kami sudah lebih baik dari pertandingan sebelumnya,” ujar Lefundes seusai pertandingan.
Java United sebenarnya mengawali laga dengan baik. Tim tamu tampil menyerang dan berhasil membuka keunggulan melalui Ciro Alves pada menit ke-30. Gol tersebut membawa Java United menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
2. Tujuh tembakan tepat sasaran di babak kedua
Persijap menyamakan kedudukan melalui Juan Douglas pada babak kedua. Setelah kebobolan, Java United meningkatkan tekanan untuk kembali unggul.
Berdasarkan catatan klub, Java United melepaskan sembilan tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran pada babak kedua. Namun, sejumlah peluang berhasil digagalkan kiper Persijap, Sendri Johansah.
Lefundes menilai peningkatan agresivitas menjadi salah satu hal positif dari penampilan timnya. Meski demikian, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi Java United.
“Kami bermain lebih agresif dari pertandingan sebelumnya. Tetapi, penampilan baik dari kiper lawan menggagalkan sejumlah peluang yang kami ciptakan,” katanya.
Java United sempat mencetak gol kedua melalui Gustavo Almeida pada menit ke-73. Namun, gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) menyatakan Gustavo berada dalam posisi offside.
Keputusan itu membuat Java United gagal kembali memimpin meski terus berupaya mencari gol kemenangan hingga akhir pertandingan.
“Kami sudah memprediksi bahwa pertandingan akan berjalan sulit. Sayang sekali, kami tidak meraih hasil maksimal setelah mengambil inisiatif menyerang sepanjang pertandingan,” ujar Lefundes.
3. Java United bidik kemenangan atas Bhayangkara FC
Java United kini mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Laskar Kepodang Emas dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (30/10/2026) pukul 15.30 WIB.
Lefundes meminta timnya memaksimalkan peluang agar bisa menutup Oktober dengan kemenangan.
“Kami punya sisa satu pertandingan. Tim harus memaksimalkan peluang supaya dapat menutup Oktober dengan kemenangan,” tuturnya.
Optimisme serupa disampaikan pemain Java United, Vander Silva. Ia berharap tim terus meningkatkan performa, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
“Level tim harus terus meningkat, termasuk ketika kami bermain di kandang melawan Bhayangkara FC. Semoga kami dapat kembali meraih hasil positif,” ujar Vander.
Java United membutuhkan hasil maksimal pada laga kandang tersebut untuk memperbaiki posisinya di klasemen sekaligus mengakhiri Oktober dengan raihan tiga poin.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Java United FC Waspadai Kebangkitan Persijap Jepara, Fabio Minta Pemain Fokus24 Oct 2026, 06:09 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Java United Evaluasi Serangan, Lawan Persijap Jadi Target Kebangkitan21 Oct 2026, 20:09 WIB