Comscore Tracker

Hoax Asisten Pribadi Mbah Roso Dikabarkan Meninggal, Ini Faktanya!

Tidak ada fakta asisten pribadi meninggal

 

Pati, IDN Times – Pihak keluarga besar almarhum Anggota DPR RI Imam Suroro atau Mbah Roso anggota DPR RI PDP yang meninggal di RS Kariadi Semarang memberikan klarifikas soal kondisi istri dan anak Mbah Roso.

Perwakilan keluarga menyebutkan kondisi istri dan anak Mbah Roso saat ini dalam kondisi sehat. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di kediamannya di Pati.

Baca Juga: 10 Potret Bakti Sosial Mbah Roso Anggota DPR RI Sebelum Meninggal

1. Keluarga Anggota DPR RI Imam Suroso lakukan isolasi mandiri

Hoax Asisten Pribadi Mbah Roso Dikabarkan Meninggal, Ini Faktanya!Dok ISC Imam Suroso Center

Perwakilan dari keluarga besar Imam Suroro, Hendro Dwi Cahyono mengatakan, Minggu (29/3) kondisi keluarga besar Imam Suroso dalam keadaan baik. Istrinya, Ibu Asih dan ketiga putrinya dalam keadaan sehat.

“Dan melakukan isolasi mandiri di rumah. Sekali lagi Ibu Asih istri beserta putrinya semuanya dalam keadaan sehat. Dan sedang menjalani isolasi diri di rumahnya,” ujar dia dalam keterangan suara yang diterima IDN Times pada Minggu (29/3).

Hendro yang juga merupakan Anggota DPRD Jawa Tengah ini mengklarifikasi soal asisten pribadi Imam Suroso yang meninggal dunia. Kabar itupun tidak benar. Karena asisten pribadi saat ini sedang berada di Jakarta dalam keadaan sehat.

2. Kabar asisten Mbah Roso meninggal dunia adalah tidak benar

Hoax Asisten Pribadi Mbah Roso Dikabarkan Meninggal, Ini Faktanya!Kampanye melawan hoaks COVID-19. Dokumentasi Japelidi

“Kedua saya sampaikan, bahwa tidak ada fakta bahwa asisten pribadi Imam Suroso meninggal dunia. Itu tidak benar. Karena saat ini asisten pribadi pak Imam Suroso berada di Jakarta dua orang dalam keadaan sehat. Kemudian sopir pribadi juga dalam keadaan sehat. Semuanya sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” terang dia.

Lanjut dia, pihaknya berharap kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pati agar segera melakkan rapid tes virus corona ini. Terutama bagi keluarga besar Imam Suroso.

“Agar ada ketenangan keluarga besar tapi juga ketenangan kepada masyarakat. Sehingga tidak muncul berita hoaks tidak benar ujung menimbulkan kepanikan ditengah masyarakat,” harapnya.

Hendro menuturkan informasi yang benar adalah informasi dari perwakilan pihak keluarga.  “Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat mengenai keluarga besar akan sampai sampaikan berkala dan ini yang valid,” tandas dia.

3. Hendro imbau masyarakat jangan mudah percaya dengan berita di medsos yang belum tentu kebenarannya

Hoax Asisten Pribadi Mbah Roso Dikabarkan Meninggal, Ini Faktanya!Pexels.com/Kaboompics .com

Terakhir, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap optimistis melalui pesan Whatsapp atau media sosial yang lain. Bukan malahan menimbulkan kekeruhan di masyarakat. Sebab virus ini hingga kini juga belum ada obatnya. Obatnya adalah daya tahan tubuh kita sendiri atau imunitas tubuh.

“Secara mental kuat, maka imunitas akan kuat melawan Corona. Namun apabila dalam keadaan stres pesimis makan demikian imunitas kita akan lemah. Mari kita ikut petunjuk kepada pemerintah. Tidak perlu mengikuti berita yang belum tentu benar di media sosial. Semoga Allah SWT melindungi kita untuk melewati ujian yang sedang kita hadapi,” pungkas dia.

Baca Juga: PDP Virus Corona, Mbah Roso Meninggal Usai 6 Hari Dirawat di Semarang

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya