Pelindo Ungkap 10 Kapal Layani Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Emas

- Sepuluh kapal dari DLU, Pelni, dan TNI AL disiapkan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang untuk melayani arus mudik Lebaran 2026, termasuk KRI Banda Aceh untuk program mudik gratis.
- Pelindo memperkirakan lonjakan penumpang kapal mencapai 20 persen dibanding tahun sebelumnya dengan rute favorit Semarang–Pontianak, Semarang–Sampit, dan Semarang–Kumai.
- Sebanyak 54 pompa penyedot banjir diaktifkan serta posko kesehatan 24 jam disiagakan demi keamanan dan kenyamanan pemudik selama periode arus mudik Lebaran.
Semarang, IDN Times - Sepuluh kapal penumpang dipastikan beroperasi untuk momen arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
Pelindo Multi Terminal Tanjung Emas Semarang menyatakan kesepuluh kapal yang dimaksud dioperasikan Dharma Lautan Utama (DLU) lima armada, Pelni mengoperasikan empat armada dan satu kapal lagi berupa KRI Banda Aceh dioperasikan TNI AL.
"Kita ada dua perusahaan pelayaran laut yang beroperasi saat arus mudik. Antara lain DLU mengoperasikan lima unit (kapal) dan empat kapal dari Pelni. Lalu ada juga kapal milik TNI AL akan hadir untuk melayani mudik gratis. Kita pastikan dermaga kita ready untuk penyandaran kapal tersebut," kata GM Pelindo Multi Terminal Tanjung Emas Semarang, S Joko ketika mengecek fasilitas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (12/3/2026).
Berdasarkan hasil analisa di lapangan, pihaknya memperkirakan saat momen Lebaran tahun ini jumlah pemudik kapal di Pelabuhan Tanjung Emas akan melonjak 20 persen.
Lonjakan penumpang kapal sudah terasa sejak H-15 sampai H+10 Lebaran. "Kalau biasanya ada 9.000 (penumpang), sekarang ada kisaran 10.000 penumpang," ungkapnya.
Di Pelabuhan Tanjung Emas, katanya sejumlah kapal memiliki rute pelayaran yang paling banyak diminati masyarakat yaitu Semarang-Pontianak PP, Semarang-Sampit PP dan Semarang-Kumai Kalteng PP.b
"Kita ada tiga tujuan paling banyak penumpangnya. Yaitu dari Pontianak, Sampit dan Kumai," jelasnya.
Ia bilang khusus KRI Banda Aceh dijadwalkan mengangkut para pemudik dengan program mudik gratis pada 17 Maret nanti. KRI Banda Aceh bisa membawa 1.000 penumpang.
Ada 54 pompa penyedot banjir dioperasikan saat mudik Lebaran
Untuk mengantisipasi resiko banjir rob, pihaknya mengklaim ada 54 pompa penyedot banjir yang diaktifkan selama arus mudik. Satu pompa berkekuatan 300 liter per detik.
Sedangkan di posko mudik Lebaran, pihaknya menyiapkan tim jaga dan fasilitas kesehatan selama 24 jam nonstop. "Ini untuk antisipatif kalau kalau penumpang sakit atau kecelakaan," sambungnya.
Untuk meningkatkan keamanan, pihaknya pun menyediakan mesin pemindai X-ray dan mesin boarding otomatis di terminal penumpang.
Fasilitas lainnya Pelindo bekerjasama dengan UMKM untuk menjual oleh-oleh dan menambah tempat bermain bagi pemudik yang membawa anak-anak.
"Kami harapannya semua pelaksanaan angkutan Lebaran tetap berjalan lancar. Karena ada diskon tiket kapal yang tentu ada keterkaitan dengan kenaikan penumpang di samping adanya pertumbuhan ekonomi," tandasnya.

















