Sejumlah relawan gabungan SAR Cilacap bersama potensi SAR dan warga lokal saat briefing sebelum mencari keberadaan seorang nelayan yang terseret ombak Pantai Silumut, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. (IDN Times/Dok Humas Basarnas Cilacap)
Menurut pengakuan temannya, saat ditunggu hingga pukul 20.00 WIB malam, Slamet tak kunjung menebar jaring.
Hingga pukul 23.00 dini hari, Slamet sudah tidak terlihat lagi oleh temannya tersebut. Kemudian pada hari ini, Sabtu (23/9/2023), jam 08.00 pagi, salah satu teman Slamet sempat melihat diduga kumbul dan jaring korban sejauh 300 meter ke arah timur dari titik terakhir korban terlihat.
Namun, di Pantai Silumut hanya ditemukan motor dan patok jaring milik korban. Adah Sudarsa, Kepala Basarnas Cilacap berkata pihaknya sampai saat ini masih melakukan pencarian dengan SAR gabungan.
“Sehubungan lokasi kejadian Pantai Silumut ini dekat dengan lokasi operasi SAR yang dilaksanakan di Pantai Cemara Sewu, maka kami berangkatkan tim satu terlebih dahulu untuk melakukan assessment dan kami berangkatkan juga satu tim rescue menuju Pantai Silumut," kata Adah yang jadi SAR Mission Coordinator (SMC).