- Total Donasi Terhimpun: Rp2.605.832.012
- Total Pengeluaran (Tahap 1–4): Rp482.700.000
- Saldo Tersisa: Rp2.123.132.012
218 KK Korban Longsor Banjarnegara Terima BLT Tahap 4, Total Rp109 Juta

- Penyaluran BLT tahap keempat di Banjarnegara
- Dana berasal dari donasi masyarakat dan distribusi berbasis data
- PMI Banjarnegara terapkan transparansi dalam pengelolaan donasi
Banjarnegara, IDN Times – Penanganan dampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, terus berlanjut. Sebanyak 218 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana tersebut kembali menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada Senin (29/12/2025).
Penyaluran tersebut merupakan bantuan tahap keempat yang bersumber dari donasi masyarakat dan dikelola oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara. Total dana yang didistribusikan pada tahap itu mencapai Rp109 juta.
Table of Content
1. Dana dari sumbangan atau donasi masyarakat

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Aji Piluroso, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Raib Sekhudin, menjelaskan, bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian publik.
Dana yang tersimpan di rekening Posko Induk disalurkan secara bertahap untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
"Ini merupakan bantuan tahap keempat, di mana dana bantuan tersebut diperoleh dari sumbangan atau donasi masyarakat yang ada di rekening Posko Induk dan dikelola oleh PMI," katanya dilansir keterangan resmi yang diterima IDN Times, Kamis (1/1/2026).
2. Distribusi berbasis data yang terverifikasi

Raib merinci, setiap KK menerima bantuan tunai sebesar Rp500.000. Angka penerima sebanyak 218 KK tersebut didapatkan setelah melalui proses verifikasi ketat yang melibatkan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan setempat.
"Masing-masing KK mendapatkan bantuan senilai Rp500 ribu, dan total dana yang disalurkan sebesar Rp109 juta. Semoga dapat dipergunakan sebagaimana mestinya serta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," tambahnya.
Penyaluran bantuan juga menjadi tindak lanjut dari instruksi Bupati Banjarnegara yang dikoordinasikan dengan Posko Induk Penanggulangan Bencana Situkung. Pemerintah berharap bantuan tunai ini dapat melengkapi bantuan logistik sembako yang sudah didistribusikan sebelumnya.
3. Transparansi dalam pengelolaan donasi

Untuk menjaga kepercayaan publik, PMI Banjarnegara selaku pemegang mandat pengelolaan dana donasi menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang ketat.
Pelaksana Harian (Plh) Ketua PMI Banjarnegara, Noor Tamami menyatakan, setiap pengeluaran dana harus melalui prosedur perizinan tertulis dari pejabat berwenang.
"Kami memastikan pengelolaan donasi dilaporkan secara berkala dan transparan kepada seluruh masyarakat dan dapat dilihat melalui media sosial," tegas Noor Tamami.
Berdasarkan data terbaru per Selasa (30/12/2025), antusiasme masyarakat dalam membantu korban longsor Situkung masih tinggi. Berikut adalah rincian posisi keuangan donasi di Posko Induk:
Dana yang tersisa akan terus dikelola secara hati-hati untuk kebutuhan pemulihan lanjutan bagi warga terdampak bencana di Situkung, Kabupaten Banjarnegara.


















.jpg)