Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Kebiasaan Sepele Pakai Wi-Fi dan Charger HP Ini Malah Bikin Tagihan Membengkak
Router WiFi dengan antena. (pexels.com – Aditya Singh)
  • Charger yang tetap menancap meski tidak digunakan masih menyerap daya kecil secara terus-menerus; akumulasinya dari beberapa charger dapat menambah tagihan listrik bulanan.

  • Router Wi-Fi yang menyala penuh saat penghuni tidur atau rumah kosong tetap menarik listrik secara konstan dan panas berkepanjangan dapat memperpendek usia pakainya.

  • Mengisi daya ponsel semalaman sambil menyalakan tethering dapat memicu panas berlebih, pemborosan energi, serta menurunkan kesehatan baterai dalam jangka panjang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
akhir pekan

Penggunaan Wi-Fi, charger, streaming, media sosial, dan game di rumah dapat meningkatkan konsumsi listrik. Kebiasaan kecil pada perangkat dapat membuat tagihan membengkak.

24 jam non-stop

Charger yang tetap menancap terus menyerap daya kecil meski tidak digunakan. Akumulasi dari beberapa charger dapat terlihat pada tagihan bulanan.

malam hari

Router Wi-Fi yang dibiarkan menyala saat penghuni tidur tetap menarik daya listrik secara konstan. Panas tanpa jeda juga dapat memperpendek usia pakai router.

dari malam hingga pagi hari

Mengisi daya HP semalaman sambil menyalakan tethering atau Wi-Fi dapat memicu panas berlebih. Kondisi ini membuat ponsel menyerap energi yang tidak diperlukan dan dapat merusak kesehatan baterai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tiga kebiasaan penggunaan charger ponsel dan router Wi-Fi disebut dapat meningkatkan konsumsi listrik rumah: charger tetap menancap, router menyala saat tidak digunakan, serta pengisian daya ponsel semalaman sambil tethering aktif.
  • Who?
    Penghuni rumah yang membiarkan charger terpasang, menyalakan router selama 24 jam, atau mengisi daya ponsel semalaman dengan hotspot atau Wi-Fi ponsel aktif.
  • Where?
    Di rumah, terutama pada stopkontak, area penempatan router Wi-Fi, dan kamar tidur saat ponsel diisi daya pada malam hari.
  • When?
    Saat akhir pekan atau dalam penggunaan sehari-hari, khususnya ketika penghuni tidur, meninggalkan rumah, atau membiarkan perangkat tetap terhubung sepanjang malam.
  • Why?
    Charger yang tetap terpasang dapat menyerap daya siaga, router terus menarik listrik saat menyala, dan pengisian semalaman dengan tethering aktif dapat menambah penggunaan energi serta memicu panas ponsel.
  • How?
    Penghematan dilakukan dengan mencabut charger setelah digunakan, memakai stopkontak bersakelar, mematikan atau mengatur timer router saat tidak diperlukan, serta mengaktifkan fitur smart charging pada ponsel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Charger HP yang tetap menancap bisa memakai listrik walau tidak dipakai. Wi-Fi yang menyala saat semua orang tidur atau pergi juga terus memakai listrik. HP yang dicas semalaman sambil jadi hotspot bisa panas. Sekarang, orang bisa cabut charger, matikan Wi-Fi malam hari, dan pakai fitur cas pintar supaya tagihan tidak besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kenyamanan akhir pekan di rumah tetap dapat berjalan selaras dengan pengelolaan listrik yang lebih cermat. Artikel ini menunjukkan bahwa perhatian pada charger, router, dan pengisian daya ponsel membuka ruang untuk mengurangi pemakaian energi yang tidak diperlukan, sekaligus membantu menjaga perangkat dari panas berlebih dan penggunaan yang terus-menerus.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times — Momen akhir pekan adalah waktu yang paling tepat untuk bersantai di rumah. Mulai dari binge-watching serial favorit, scrolling media sosial, hingga bermain game online sepuasnya. Untuk menghemat pengeluaran di akhir bulan, banyak orang memilih berdiam diri di rumah ketimbang jalan-jalan ke mall.

Namun, niat hati ingin hemat pengeluaran pas akhir pekan justru bisa buyar begitu saja. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sepele yang berkaitan dengan penggunaan router Wi-Fi dan charger HP justru menjadi "vampir energi" yang diam-diam menguras daya listrik rumahmu.

Biar dompetmu tetap aman dan tagihan listrik tidak mendadak melonjak, yuk kenali 3 kebiasaan sepele yang bikin boros listrik berikut ini!

1. Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stopkontak Tanpa Digunakan

ilustrasi charger hp (pexels.com/Steve Johnson)

Pernahkah kamu membiarkan kabel charger tetap colok di dinding padahal HP-nya sudah selesai diisi daya atau bahkan sedang kamu bawa pergi?

Kebiasaan Sepele: Malas mencabut head charger dari stopkontak karena merasa repot harus mencolokkannya kembali nanti.

Dampaknya: Kondisi ini dikenal dengan istilah vampire draw atau standby power. Meskipun tidak tersambung ke ponsel, transformator di dalam charger tetap mengalirkan dan menyerap arus listrik kecil secara terus-menerus. Jika ada 3–4 charger yang dibiarkan menancap 24 jam non-stop di rumah, akumulasi pemborosan daya ini akan terlihat nyata pada tagihan bulananmu.

2. Router Wi-Fi Menyala Maksimal 24 Jam Saat Rumah Ditinggal Tidur atau Pergi

ilustrasi setting router WIFI (istockphoto.com)

Router Wi-Fi memang dirancang untuk menyala secara terus-menerus. Namun, bukan berarti perangkat ini tidak mengonsumsi daya yang lumayan, terutama jika menggunakan jenis router modem berkecepatan tinggi dengan multiple antena.

Kebiasaan Sepele: Membiarkan Wi-Fi beroperasi dengan kapasitas penuh saat seluruh penghuni rumah sedang tidur nyenyak di malam hari atau saat ditinggal liburan akhir pekan.

Dampaknya: Perangkat router, pemancar sinyal, dan adaptor listriknya terus bekerja menarik daya listrik secara konstan selama jam-jam tidak terpakai. Selain bikin meteran listrik terus berputar, membiarkan mesin router panas terus-menerus tanpa jeda juga dapat memperpendek usia pakai alat tersebut.

3. Mengisi Daya HP Semalaman (Overcharging) Sambil Menyalakan Wi-Fi Tethering

ilustrasi tethering (freepik.com/freepik)

Akhir pekan sering kali membuat kita ketiduran saat sedang mengisi daya ponsel di samping tempat tidur.

Kebiasaan Sepele: Mengisi baterai HP dari malam hingga pagi hari, ditambah lagi dengan kondisi tethering hotspot atau Wi-Fi HP yang lupa dimatikan.

Dampaknya: Ponsel yang terus-terusan menerima aliran listrik meski baterainya sudah 100 persen akan memicu panas berlebih (overheating). Hal ini membuat baterai bekerja ekstra keras dan menyerap energi yang tidak diperlukan, sekaligus merusak kesehatan baterai (battery health) ponselmu dalam jangka panjang.

Tips Cerdas Hemat Listrik Pas Akhir Pekan:

Agar libur akhir pekanmu tetap nyaman tanpa drama tagihan listrik membengkak, terapkan langkah-langkah preventif ini:

Cabut Setelah Pakai: Biasakan langsung mencabut charger dari colokan dinding segera setelah baterai HP terisi penuh.

Manfaatkan Stopkontak Sakelar: Gunakan stopkontak yang memiliki tombol on/off individual. Cukup tekan sakelar ke posisi off tanpa perlu menarik kabelnya keluar.

Atur Timer atau Matikan Wi-Fi Malam Hari: Jika tidak ada kebutuhan mendesak, matikan router Wi-Fi saat hendak tidur malam dan nyalakan kembali di pagi hari.

Gunakan Fitur Smart Charging: Aktifkan fitur Optimized Battery Charging di HP milikmu agar pengisian daya terhenti otomatis saat mencapai kapasitas aman.

Yuk, ubah kebiasaan kecil ini dari sekarang agar sisa tabungan gajianmu tidak habis hanya untuk membayar ekstra tagihan listrik!

Apakah draf artikel di atas sudah sesuai dengan gaya penulisan yang kamu harapkan, atau butuh opsi judul alternatif lainnya?

Curated For You

Editorial Team

Related Article