Semarang, IDN Times – Universitas Diponegoro (Undip) terus berupaya untuk menembus peringkat 500 besar dunia. Berbagai strategi disiapkan untuk mencapai posisi tersebut.
Saat ini, posisi Undip masih berada di peringkat 624 berdasarkan QS World University Rankings 2026. Meski demikian, beberapa indikator seperti reputasi lulusan dan reputasi akademik sebenarnya sudah berhasil masuk dalam jajaran 500 besar dunia.
Untuk mengakselerasi pencapaian target tersebut, Undip menggelar workshop pemeringkatan dunia di Gedung Prof. Sudharto, kampus Undip Tembalang yang turut dihadiri oleh tokoh penting, di antaranya pakar Quality Assurance dari MQA Malaysia, Prof. Zaini Ujang dan Ketua Majelis Wali Amanat Undip, Prof. Nasir.
Rektor Undip, Prof. Suharnomo menjelaskan, sejumlah strategi jangka pendek dan jangka panjang akan ditempuh untuk mencapai peringkat 500 dunia. Strategi tersebut berfokus pada perbaikan proses bisnis internal kampus, dan bukan sekadar mengisi borang pemeringkatan.
Adapun, lima strategi utama Undip untuk menembus peringkat 500 besar dunia sebagai berikut:
