Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang Meninggal, Polisi Periksa 11 Saksi

Kab. Pemalang
Siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang Meninggal, Polisi Periksa 11 Saksi
Ilustrasi Bullying (Foto: IDN Times)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
  • Siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang, Ahmad Al Fian, meninggal setelah menjalani perawatan di RS Mardhatillah Muhammadiyah pada Minggu malam.
  • Polres Pemalang menyelidiki dugaan perundungan dan telah melakukan autopsi dengan persetujuan orang tua untuk mengetahui penyebab kematian korban.
  • Sebanyak 11 saksi, termasuk pegawai humas, guru, serta teman sekelas korban, diperiksa polisi guna mendalami kasus tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Seorang siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang bernama Ahmad Al Fian dikabarkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Mardhatillah Muhammadiyah, Minggu (2/8/2026) malam. 

Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP M Faizal Wildan Umar Rela menyatakan, saat ini masih memperdalam penyelidikan untuk mengorek informasi mengenai dugaan perundungan atau bullying

"Saat ini masih diselidiki. Kami hari ini sudah melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab siswa tersebut meninggal," kata Faizal saat dikonfirmasi wartawan, Senin (3/8/2026). 

Proses autopsi terhadap jenazah siswa tersebut atas persetujuan kedua orang tua. Menurutnya dengan melakukan autopsi bisa mengetahui secara gamblang apakah menjadi korban bullying atau tidak. 

Oleh karena itulah, pihaknya belum bisa memastikan apakah Al Fian meninggal karena tindakan bullying atau mengalami kecelakaan di sekolahnya. 

"Autopsi perlu dilakukan supaya kami bisa mengetahui penyebab meninggalnya korban. Ini juga sudah sesuai persetujuan kedua orang tuanya," tuturnya. 

Untuk hari ini, pihaknya juga sedang memeriksa 11 orang yang dimintai keterangan sebagai saksi. Kesebelas saksi meliputi pegawai bagian humas, sejumlah guru dan siswa yang menjadi teman sekelas korban. 

"Saksi-saksi yang sedang diperiksa ada sebelas. Hari ini dimintai keterangan. Proses (pemeriksaan) dikerjakan di Mapolsek kemudian ditarik ke Mapolres," ungkapnya. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More