Diminati Belanda, 125 Bonsai Tropis Asal Jateng Bebas Hama Serangga

Sebanyak 125 bonsai dari 25 varietas budidaya Semarang dinyatakan layak diekspor ke Belanda setelah pemeriksaan kesehatan tumbuhan.
Bonsai bebas hama karantina, berdaun segar, dan telah mengantongi Phytosanitary Certificate sebelum dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Emas.
Karantina Jawa Tengah menerapkan pemeriksaan dari petani hingga pemuatan, memenuhi syarat Eropa yang mewajibkan tanaman bebas hama dan penyakit.
Semarang, IDN Times - Sebanyak 125 pohon bonsai dari 25 varietas dipastikan layak ekspor ke Belanda. Ratusan bonsai tersebut merupakan produk budidaya dari Semarang yang selama ini dikembangbiakan untuk kebutuhan pasar luar negeri.
"Peluang ekspor ini diharapkan menjadi angin segar bagi para petani milenial dan pelaku UMKM tanaman hias di Jawa Tengah untuk terus meningkatkan standar budidaya tanaman," ujar Heri Widarta, Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan, Barantin Jawa Tengah, Jumat (25/9/2026).
Heri mengatakan Ada 125 bonsai yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan tumbuhan sebelum dikirim melalui jalur kapal.
Ia juga bilang 125 bonsai ini dinyatakan sehat, berdaun segar dan tidak ditemukan gejala serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
Lebih lanjut bonsai yang diekspor ke Belanda juga mengantongi dokumen Phytosanitary Certificate sebelum berlayar menggunakan kapal melalui Pelabuhan Tanjung Emas.
“Dukungan penuh dari Karantina Jawa Tengah memastikan bahwa komoditas ekspor tidak hanya unggul dari segi keindahan seni visual, tetapi juga terjamin aman secara kualitas hayati di pasar global," ungkapnya.
Pihaknya tak lupa menerapkan sistem in-line inspection mulai dari asal tanaman bonsai dari petani, penggantian media tanam, perlakuan, penyiraman, penyimpanan dalam screen house hingga tahap pemuatan (stuffing) siap ekspor.
Keunikan bonsai tropis asal Jawa Tengah jadi incaran daya tarik pasar global ciri khas tanaman bonsai yang tidak dijumpai tanaman hias biasa seperti bentuk mungil, kerdil, mini, batang kokoh, lekukan yang artistik, penirusan daun secara professional, jenis tanaman bonsai tertentu tetap dapat tumbuh bunga dan buah asli layaknya pohon normal, varietas khas tropis tidak ditemukan di daratan Eropa.
Namun ia mengingatkan bahwa persyaratan fitosanitari dari negara tujuan mengharuskan adanya jaminan kesehatan tanaman bonsai. Persyaratan masuk pasar Eropa, khususnya Belanda, mewajibkan tanaman bebas dari hama penyakit tumbuhan.
Keberhasilan tembusnya komoditas ini membuktikan bahwa tanaman hias asal Jawa Tengah memiliki kualitas seni tinggi serta daya saing yang kuat di pasar Uni Eropa.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)
























