557 Warga Ber-KTP Semarang Masih Dirawat karena COVID-19

1. Sudah 13.000 warga Kota Semarang yang terkena COVID-19

Ilustrasi isolasi COVID-19. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah) Per hari ini jumlah kasus aktif turun 40 kasus dibandingkan hari sebelumnya, yakni dari 868 kasus menjadi 828 kasus. Dari jumlah 828 kasus pasien positif yang masih dirawat itu sebanyak 557 pasien positif merupakan warga ber-KTP Semarang. Kemudian, sebanyak 271 pasien positif dari luar Kota Semarang.
Warga Ibu Kota Jawa Tengah yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 13.000 orang. Sedangkan, secara kumulatif jumlah pasien positif sudah menyentuh angka 17.245 kasus.
2. Angka kematian COVID-19 capai 1.376 kasus

Ilustrasi pemakaman jenazah pasien COVID-19. (ANTARA FOTO/FB Anggoro) Kemudian, angka kematian COVID-19 di Kota Semarang menyentuh 1.376 kasus. Per hari ini ada penambahan 21 pasien meninggal karena virus corona.
Sehingga, jumlah pasien meninggal naik dibandingkan hari sebelumnya dari 1.355 kasus menjadi 1.376 kasus. Adapun, dari jumlah pasien meninggal yang ber-KTP Semarang 940 orang.
Kemudian, secara kumulatif ada kenaikan jumlah pasien sembuh per hari ini dibandingkan hari sebelumnya, yakni dari 14.801 kasus menjadi 15.041 kasus. Sehingga, per hari ini ada 240 pasien positif yang dinyatakan sembuh.
3. Kasus suspek di angka 315

Ilustrasi hasil pemeriksaan rapid tes (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Jumlah kasus suspek di Kota Semarang meningkat dalam dua hari belakangan. Per hari ini ada 315 kasus suspek. Untuk diketahui, kasus suspek ini sebelumnya dikenal dengan istilah pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dengan gejala COVID-19.
Sedangkan, kasus probable atau orang yang masuk dalam kategori suspek dan memiliki gejala COVID-19, namun belum ada hasil dari pemeriksaan per hari ini ada 60 kasus. Kemudian, kasus meninggal dalam kondisi probable hingga saat ini mencapai ada 129 kasus.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.





















