Semarang, IDN Times - Kementerian Koordinator Infrastruktur (Kemenko Infra) memperkirakan lahan seluas 576 hektar sekitar konstruksi jalan tol Semarang-Demak dapat dimanfaatkan sebagai tempat komersial apabila proyek tersebut telah rampung dikerjakan.
Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan lahan seluas 576 hektare itu berpotensi menjadi tanah yang kering karena proyek pembangunan Tol Semarang-Demak menggunakan konstruksi dari material bambu.
"Ini ada 576 hektare yang bisa kering. Bisa digunakan untuk kebutuhan komersial," terang AHY saat meninjau kelangsungan proyek Tol Semarang-Demak di titik Terboyo Semarang, Sabtu (11/1/2025).
