Suasana bagian dalam Masjid Babul Firdaus, atau Masjid Gowa Jongaya di Kelurahan Jongaya, masjid tertua di Kota Makassar. (IDN Times/Abrurrahman)
Eko Sunarno, General Manager Pertamina RU IV menyampaikan bahwa tangki di area Pertamina terbakar jam 19.20 WIB tepatnya pada satu buah tangki berisi pertalite.
Upaya pemadaman dilakukan menggunakan High Capacity Foam Monitor pada tangki yang terbakar. Sedangkan untuk tangki sekitar dilakukan pendinginan dengan water sprinkle untuk mencegah merambatnya api.
"Lokasi tangki yang terbakar berisi produk pertalite dengan level tangki 15.9 meter versus max level 20 meter atau sekitar volume 31.000 KL versus Max 39.000 KL. Saat ini dipastikan pendistribusian minyak masih berjalan normal ke TTBM Maos," ungkapnya.
Ia mengaku tak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Bagi masyarakat daerah Kelurahan Lomanis yang terdampak telah dievakuasi ke masjid dan kantor kelurahan.
"Kami memastikan semua team unit berkerja dan semua tupoksi sudah berjalan. Dugaan sementara kami belum bisa memastikan penyebabnya dan menunggu investigasi. Penyebab sementara belum dapat dipastikan penyebabnya karena pada saat kejadian situasi hujan lebat diikuti petir yang keras," pungkasnya.