Bandara Ahmad Yani: Lonjakan Penumpang Pesawat 7,3 Persen saat Nataru

- Bandara Ahmad Yani Semarang mengalami lonjakan penumpang pesawat sebesar 7,3 persen selama liburan Natal dan Tahun Baru 2025-2026.
- Puncak arus penumpang terjadi sebelum Natal dengan 9.373 penumpang, dan setelah Tahun Baru dengan 9.148 penumpang.
- Pergerakan pesawat juga meningkat 1,8 persen, mencapai 1.355 pergerakan pesawat pada tahun ini.
Semarang, IDN Times - Jumlah penumpang pesawat yang wara-wiri di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang selama periode liburan panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mengalami peningkatan sebesar 7,3 persen dibandingkan dengan periode Nataru tahun lalu.
General Manajer Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang,Sulistyo Yulianto mengatakan, selama 21 hari Posko Terpadu Angkutan Udara Nataru 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bandaranya telah melayani sebanyak 163.772 penumpang.
“Angka ini naik 7,3 persen dibandingkan tahun lalu dengan 152.608 penumpang,” katanya, Senin (5/1/2026).
Puncak arus penumpang sebelum Natal terjadi pada Selasa, 23 Desember 2025 dengan 9.373 penumpang, sedangkan puncak arus penumpang setelah Tahun Baru terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026 dengan jumlah 9.148 penumpang.
Sedangkan pergerakan pesawat mengalami peningkatan sebesar 1,8 persen, dari 1.331 pergerakan pesawat tahun lalu menjadi 1.355 pergerakan pesawat pada tahun ini.
“Seluruh operasional penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang selama periode Nataru kali ini berjalan dengan aman, lancar, tertib, terkendali, dan mencatatkan zero accident. Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerja sama dan sinergi yang solid dari seluruh stakeholder, instansi, dan personel yang terlibat,” kata Sulistyo.
Sebagai informasi, sepanjang tahun 2025 Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mencatatkan peningkatan kinerja operasional yang cukup signifikan. Dibandingkan dengan tahun 2024, pergerakan penumpang tumbuh 5 persen, pergerakan pesawat naik 11 persen, dan pergerakan kargo meningkat 25 persen.
Pada tahun 2025, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang membuka delapan rute penerbangan baru, yakni enam rute penerbangan domestik ke Tarakan, Pangkal Pinang, Jambi, Karimunjawa, Surabaya, dan Bandung, serta dua rute penerbangan internasional ke Kuala Lumpur dan Singapura.
“Kami optimistis dalam menyambut tahun 2026 dan berharap pencapaian positif ini akan terus berlanjut. Dengan dukungan dan sinergi seluruh stakeholder, kami akan terus memperkuat komitmen untuk melayani pengguna jasa dengan sepenuh hati,“ kata Sulistyo.


















