New Balance 1080v15, Sepatu Lari Urban Berteknologi Infinion

- New Balance resmi merilis 1080v15 dengan teknologi midsole Infinion™ foam, menggantikan Fresh Foam X untuk meningkatkan kenyamanan dan daya tahan bagi pelari urban.
- Midsole Infinion dibuat lewat proses infusi nitrogen superkritikal, menawarkan bantalan lebih kokoh, energy return tinggi, serta bobot lebih ringan sekitar 37 gram dari versi sebelumnya.
- Sepatu ini diuji komunitas pelari di Planet Sports Run 2026 dan mendapat respons positif atas keseimbangan, kenyamanan, serta performa stabil pada berbagai intensitas lari.
Semarang, IDN Times - New Balance meluncurkan versi terbaru dari lini sepatu lari urban, yakni New Balance 1080v15. Rilisan itu menandai debut penggunaan bantalan midsole Infinion™ foam, yang kini menggantikan teknologi Fresh Foam X.
1. Bisa untuk harian

Sepatu tersebut dirancang untuk mendukung performa pelari sehari-hari, mulai dari latihan rutin (daily training) hingga sesi berintensitas tinggi seperti hari perlombaan (race day) dan lari jarak jauh (long run).
Dalam persiapan perlombaan, sesi lari jarak jauh yang mengambil porsi sekitar 25–30 persen dari total jarak tempuh mingguan merupakan hal krusial. Tujuannya adalah membangun daya tahan, meningkatkan performa kardiovaskular, serta melatih kesiapan mental pelari. Oleh karena itu, pelari membutuhkan sepatu dengan bobot ringan, sol luar (outsole) tahan lama, serta midsole yang responsif untuk menunjang durasi lari yang lama.
Sports Brand Marketing General Manager MAP Active, Martina Harianda Mutis mengatakan, pelari urban yang konsisten berlari tiga hingga enam kali seminggu kerap menghadapi masalah sepatu yang cepat rusak dan kehilangan daya responsif. Hal ini dapat menyebabkan pelari lebih cepat lelah. Seri 1080v15 hadir sebagai solusi sepatu awet yang mampu mengimbangi intensitas tinggi dan membantu pelari mencapai jarak tempuh ekstra.
2. Spesifikasi dan teknologi midsole infinion

Fitur utama dari seri 1080v15 adalah midsole Infinion yang dibuat melalui proses infusi nitrogen superkritikal. Struktur bantalan ini lebih kokoh dan menghasilkan pengembalian energi (energy return) yang lebih baik.
Dengan ukuran drop menengah sebesar 6 mm, langkah kaki pelari akan terasa lebih stabil karena transisi pijakan dari bagian tengah (midfoot) ke depan (forefoot) jauh lebih terkontrol. Bobot sepatu ini juga diklaim lebih ringan secara signifikan, dengan perkiraan selisih sekitar 37 gram dibandingkan versi pendahulunya.
3. Uji coba oleh komunitas pelari
Seri terbaru ini telah diuji coba langsung oleh berbagai komunitas pelari pada ajang Planet Sports Run 2026, yang sekaligus menjadi momen peluncurannya. Sepatu ini dicoba oleh para pelari yang telah memiliki komitmen rutin dalam program latihan harian maupun jadwal perlombaan tahunan.
Jessica, anggota komunitas USS Running yang rutin berlari 40–50 km per minggu, menyebut sepatu ini terasa seimbang, empuk, tetapi tidak terlalu lembek (mushy). Ia mencatat bahwa performa dan transisinya terasa konsisten saat digunakan berlari dalam kecepatan santai hingga menengah (kisaran waktu 6:00–7:00 per kilometer) untuk jarak 5 hingga 15 kilometer.
Hal senada diungkapkan Irene dari Degen Run Club. Dengan rutinitas lari dua hingga tiga kali seminggu yang mencakup sesi interval hingga menengah-jauh (mid-long run), ia merasa bantalan sepatu tersebut sangat nyaman dan membuat sesi lari terasa lebih ringan.
New Balance 1080v15 tersedia dalam 16 pilihan warna (colorway). Koleksi pria terdiri dari delapan warna dengan edisi spesial medusa green dan reflection with graphite and deep end.
Sementara itu, delapan koleksi wanita menghadirkan warna spesial rosewood serta sea salt with blue oyster. Sepatu ini sudah dapat diperoleh mulai 15 Februari 2026 di gerai Planet Sports dan New Balance dengan harga ritel Rp2.999.999.

















