Semarang, IDN Times - Tersangka dugaan kasus korupsi di lingkungan Pemkot Semarang, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama suaminya Ketua Komisi D DPRD Jateng, Alwin Basri belum ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (18/1/2025). Padahal, dua tersangka lainnya Martono (Ketua Gapensi Semarang) dan Rachmat Utama Djangkar (Direktur Utama PT. Deka Sari Perkasa) sudah ditahan, Jumat (17/1/2025).
Belum Ditahan KPK, Wali Kota Semarang Sempat Hadiri Penerimaan CSR

1. Ita terima bantuan CSR dari Bank Jateng
Untuk diketahui, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Ita sempat menghadiri acara penerimaan bantuan CSR dari Bank Jateng Cabang Semarang di SMP 16 Semarang, Jumat (17/1/2025). Pada kesempatan tersebut SMP 16 mendapat bantuan pertanian berupa green house, rumah bibit, dan rumah kompos.
Bantuan CSR tersebut diberikan dalam rangka mengoptimalkan luasan lahan guna mendukung swasembada pangan.
Ita menyampaikan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan itu bertujuan untuk mengenalkan dunia pertanian terpadu kepada para siswa.
2. Ita paparkan penerapan pertanian terpadu
"Mengajak anak-anak bisa terjun langsung ke dunia pertanian terpadu sekaligus bersiap menuju ketahanan pangan untuk mencapai swasembada pangan 2027 yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka," katanya.
Dirinya memaparkan penerapan pertanian terpadu tersebut mencakup budidaya tanaman secara hidroponik, ternak ikan, pembibitan, pemanfaatan maggot sebagai pakan ternak ikan lele, hingga pengelolaan halaman SMP Negeri 16 Semarang dengan menanam berbagai jenis tanaman keras.
3. Ita bangkitkan gairah bertani di sekolah
"Selain itu, yang tidak kalah penting yakni komposting daun. Anak-anak belajar mengolah daun-daun kering di wilayah sekolahan menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan," jelasnya.
Dia menambahkan, selain memberikan pemahaman mengenai pertanian terpadu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk membangkitkan gairah bertani bagi para siswa SMP Negeri 16 Semarang.
"Harapannya dengan diselenggarakannya kegiatan ini akan memancing kecintaan anak-anak untuk menekuni dunia pertanian, untuk cinta pada pertanian kita, dan mau terjun sebagai petani muda," pungkasnya.