Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bukan Cuma Ngecas Semalaman, 3 Kebiasaan Ini Bikin Baterai HP Cepat Bocor
Hingga tahun 2026, Netflix masih menjadi pemimpin dalam dunia streaming (watcher.guru)
  • Memaksakan game berat, streaming, atau rekam video saat baterai di bawah 20 persen dapat memicu panas berlebih dan mempercepat degradasi sel lithium-ion.

  • Menggunakan ponsel sambil mengisi daya dari kondisi baterai rendah menciptakan beban ganda, menghasilkan panas ekstrem yang berisiko merusak komponen dan membuat baterai kembung.

  • Membiarkan baterai habis hingga 0 persen dapat merusak kimia internal dan menurunkan kapasitas; disarankan mengisi pada 20 persen lalu mencabutnya di 80–90 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
semalaman

Mengisi daya semalaman disebut bukan satu-satunya pemicu baterai HP cepat bocor atau drop.

saat indikator baterai sudah menyentuh angka 20 persen ke bawah

Kebiasaan buruk lain dinilai lebih berisiko ketika daya baterai berada pada tingkat kritis.

Saat persentase baterai menyentuh angka 20 persen

Sistem Android dan iOS umumnya memberi peringatan Low Battery. Menjalankan game, streaming, atau tugas berat pada kondisi ini dapat memanaskan dan mempercepat degradasi baterai.

dari Posisi 20%

Menggunakan HP sambil mengisi daya dari baterai yang sudah drop dapat menimbulkan beban berlipat dan panas ekstrem.

hingga 0%

Membiarkan baterai habis sampai mati total secara berkala dapat merusak kimia internal dan mengurangi kapasitas maksimalnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tiga kebiasaan penggunaan ponsel dinilai dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai lithium-ion: menjalankan tugas berat saat daya rendah, memakai ponsel ketika mengisi daya dari 20 persen, dan membiarkan baterai habis hingga 0 persen.
  • Who?
    Pengguna smartphone menjadi pihak yang perlu menghindari kebiasaan tersebut untuk menjaga kondisi baterai ponsel.
  • Where?
    Informasi ini disampaikan di Semarang dan berkaitan dengan penggunaan smartphone dalam aktivitas sehari-hari.
  • When?
    Risiko disebut terjadi saat baterai berada pada atau di bawah 20 persen, ketika pengisian daya dilakukan dari kondisi tersebut, serta saat daya dibiarkan turun hingga 0 persen.
  • Why?
    Beban kerja tinggi dan panas ekstrem dapat mempercepat degradasi sel baterai, sementara pengosongan total dapat mengganggu kimia internal serta mengurangi kapasitas maksimal baterai.
  • How?
    Pengguna dianjurkan mengisi daya pada 20 persen dan mencabutnya pada 80–90 persen, memakai pengisi daya asli, serta melepas casing bila ponsel terasa panas saat pengisian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Baterai HP bisa cepat rusak bukan cuma karena dicas semalaman. Jangan main game berat atau nonton saat baterai tinggal 20 persen. Jangan pakai HP sambil dicas dari baterai rendah. Jangan juga sampai baterai habis jadi 0 persen. Sebaiknya cas saat 20 persen dan cabut saat 80 sampai 90 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perhatian pada pola penggunaan sehari-hari memberi pengguna peluang sederhana untuk menjaga baterai ponsel tetap stabil. Mengisi daya sebelum terlalu rendah, menghindari beban berat saat daya kritis, serta memakai pengisi daya original dapat membantu membatasi panas berlebih dan mendukung performa perangkat yang lebih optimal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Setiap pengguna smartphone tentu mendambakan daya tahan baterai HP yang awet dan prima untuk menunjang aktivitas seharian. Sayangnya, banyak orang tanpa sadar masih melakukan kebiasaan buruk yang justru memperpendek umur pakai (lifespan) Baterai Lithium-ion yang digunakan pada ponsel modern.

Kebanyakan orang mengira bahwa mengisi daya (charging) semalaman adalah satu-satunya pemicu utama baterai HP cepat bocor atau drop. Padahal, ada kebiasaan sepele lainnya yang jauh lebih berisiko—terutama saat indikator baterai sudah menyentuh angka 20 persen ke bawah.

Biar baterai ponsel kesayanganmu tidak cepat rusak dan kembung, simak 3 kebiasaan sepele yang wajib kamu hindari berikut ini!

1. Memaksakan Main Game Berat atau Nonton Streaming Saat Baterai Tinggal 20%

ilustrasi medsos, viral, live streaming, content creator (magnific.com/rawpixel.com)

Saat persentase baterai menyentuh angka 20 persen, sistem Android maupun iOS umumnya akan memberikan peringatan Low Battery. Di titik ini, tegangan pada Baterai Lithium-ion berada dalam kondisi sangat rendah dan tidak stabil.

Mengapa Berbahaya?

Memaksakan ponsel untuk menjalankan tugas berat (seperti bermain game 3D, merekam video 4K, atau streaming) dalam kondisi daya kritis akan memaksa baterai bekerja ekstra keras (heavy stress). Kondisi ini memicu peningkatan suhu panas (overheating) secara drastis yang mempercepat degradasi sel baterai secara permanen.

2. Menggunakan HP Sambil Diisi Daya (Charging) dari Posisi 20%

ilustrasi charge hp (unsplash/onur binay)

Kebiasaan memainkan ponsel sambil dicolokkan ke pengisi daya—terutama dari kondisi baterai yang sudah terlanjur drop—adalah musuh utama kesehatan baterai (Battery Health).

Mengapa Berbahaya?

Proses pengisian daya dari persentase 20 persen membutuhkan aliran arus listrik yang besar (fast charging phase). Jika kamu menggunakannya secara bersamaan, ponsel akan mengalami efek parasitic load atau beban berlipat ganda: baterai menerima pasokan listrik sekaligus menyalurkan daya secara cepat ke layar dan prosesor. Panas ekstrem yang dihasilkan bisa merusak komponen internal dan membuat baterai cepat kembung.

3. Membiarkan Baterai Benar-Benar Habis hingga 0% (Deep Discharge)

ilustrasi charge hp (freepik.com/rawpixel.com)

Banyak pengguna yang baru mencari charger setelah ponsel mereka mati total. Kebiasaan membiarkan baterai menyentuh angka 0 persen secara berkala adalah langkah cepat menuju kerusakan komponen baterai.

Mengapa Berbahaya?

Baterai Lithium-ion modern tidak memiliki memory effect seperti baterai zaman dulu, melainkan dihitung berdasarkan siklus pengisian (charge cycle). Membiarkan baterai mengalami deep discharge hingga mati total dapat merusak kimia internal dan mengunci kapasitas maksimal baterai, sehingga durasi pemakaian ponsel terasa makin boros dari hari ke hari.

Tips Merawat Baterai HP Agar Tetap Awet:

Gunakan Trik Rule 20–80: Mulailah mengisi daya HP saat indikator menyentuh angka 20 persen dan cabut pengisi daya saat sudah mencapai 80–90 persen. Trik ini terbukti paling efektif menjaga kestabilan voltase sel baterai.

Gunakan Charger Original: Hindari memakai kepala charger dan kabel abal-abal yang memiliki output arus listrik tidak stabil.

Lepas Casing Saat Ngecas: Jika HP terasa cepat panas saat diisi daya, lepaskan casing pelindung agar aliran panas keluar secara optimal.

Dengan menghentikan kebiasaan buruk di atas, kesehatan baterai smartphone-mu akan tetap terjaga dan performanya tetap optimal untuk jangka panjang!3. Membiarkan Baterai Benar-Benar Habis hingga 0% (Deep Discharge

Curated For You

Editorial Team

Related Article