Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cas HP Semalaman Ditinggal Tidur? 4 Bahaya Fatal Jarang Disadari Pekerja Kantor

Kota Semarang
Cas HP Semalaman Ditinggal Tidur? 4 Bahaya Fatal Jarang Disadari Pekerja Kantor
Ilustrasi cas HP (pexels.com/Steve A Johnson)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Mengecas ponsel semalaman dapat memicu panas berlebih; risiko korsleting dan kebakaran meningkat bila perangkat diletakkan di kasur, sofa, atau bawah bantal.
  • Baterai lithium-ion lebih cepat menurun performanya jika bertahan di 100 persen berjam-jam, sementara charger terhubung juga tetap menyerap listrik meski baterai penuh.
  • Ponsel yang dicas dekat tempat tidur berpotensi mengganggu tidur karena notifikasi dan paparan cahaya layar, sehingga tubuh lemas dan konsentrasi kerja menurun esok hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times — Mengisi daya ponsel (charge HP) di malam hari sebelum tidur sudah menjadi rutinitas sebagian besar pekerja kantor. Setelah lelah bekerja seharian, meninggalkan ponsel terhubung dengan stopkontak semalaman dianggap cara paling praktis agar baterai terisi penuh 100 persen saat bangun pagi.

Sayangnya, kebiasaan yang terlihat sepele ini menyimpan berbagai risiko tersembunyi. Tidak hanya berpotensi merusak perangkat kesayangan, kebiasaan men-cas HP semalaman juga dapat mengancam keselamatan tempat tinggal.

Berikut 4 bahaya fatal sering men-cas HP semalaman sambil ditinggal tidur ala IDN Times. Yuk, simak biar makin waspada, Lur!

1. Memicu Overheating dan Risiko Kebakaran

ilustrasi smartphone overheat (unsplash.com/Nubelson Fernandes)
ilustrasi smartphone overheat (unsplash.com/Nubelson Fernandes)

Baterai Lithium-ion yang digunakan pada smartphone modern memiliki batas toleransi terhadap suhu panas.

Meskipun ponsel modern dibekali fitur untuk menghentikan pengisian saat daya penuh, arus listrik yang tetap mengalir tipis (trickle charge) menimbulkan panas terus-menerus.

Bahaya makin besar jika ponsel diletakkan di atas kasur, sofa, atau di bawah bantal. Bahan-bahan ini menahan panas (trapped heat), yang dalam kondisi ekstrem dapat memicu korsleting hingga kebakaran.

2. Mempercepat Penurunan Kesehatan Baterai (Battery Health)

Cara Jaga Battery Health HP Biar Awet: Jangan Termakan 5 Mitos Ini!
Cara Jaga Battery Health HP Biar Awet: Jangan Termakan 5 Mitos Ini!

Kapasitas penyimpanan baterai ponsel akan terdegradasi jauh lebih cepat akibat tekanan tegangan tinggi (high voltage stress).

Baterai Lithium-ion berada dalam kondisi paling stabil saat dayanya di rentang 20 hingga 80 persen.

Membiarkan daya bertahan di angka 100 persen selama berjam-jam setiap malam membuat komponen baterai bekerja ekstra keras, menyebabkan performa baterai cepat drop dan boros.

3. Pemborosan Energi Listrik Tanpa Disadari

Ilustrasi cas HP
Ilustrasi cas HP (pexels.com/Beyzaa Yurtkuran)

Menutup mata semalaman bukan berarti aliran listrik berhenti bekerja.

Daya Vampir (Vampire Power): Charger yang terus terhubung ke stopkontak tetap menyerap energi listrik meskipun baterai HP sudah penuh.

Meski nominal pengeluaran listrik tampak kecil secara harian, akumulasi pemborosan energi ini berdampak pada tagihan listrik bulanan dan penggunaan energi yang tidak efisien.

4. Gangguan Kualitas Tidur Akibat Radiasi dan Paparan Blue Light

ilustrasi mengaktifkan blue light filter di handphone
ilustrasi mengaktifkan blue light filter di handphone (magnific.com/freepik)

Men-cas HP di dekat tempat tidur secara tidak langsung memengaruhi kualitas istirahat harian pekerja kantor.

Notifikasi yang menyalakan layar ponsel saat di-cas di malam hari dapat mengganggu produksi hormon melatonin penentu kualitas tidur.

Kualitas tidur yang buruk akibat letak HP yang terlalu dekat dengan kepala akan membuat tubuh terasa lemas dan sulit berkonsentrasi saat bekerja esok harinya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More