Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bulog Semarang Masif Gelontorkan Bantuan Pangan, Stok Bertahan 4 Bulan
Kondisi tumpukan beras yang disimpan Bulog di Gudang Tambakaji Semarang saat siang hari. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Bulog Semarang memiliki stok beras 81.300 ton untuk cadangan pemerintah, bantuan pangan, SPHP, bencana alam, serta alokasi khusus TNI/Polri.

  • Stok di Gudang Tambakaji diperkirakan mencukupi sekitar empat bulan dan akan kembali terisi saat potensi panen raya Februari atau Maret 2027.

  • Bulog memperketat pemeriksaan kualitas beras, rutin menjemput gabah petani, serta menambah kapasitas penyimpanan guna memaksimalkan serapan dan kualitas pascapanen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tahun ini

Bulog Semarang memiliki stok beras sekitar 81.300 ton untuk cadangan beras pemerintah, bantuan pangan, SPHP, bencana alam, dan kegiatan khusus TNI/Polri.

30 Oktober 2026

Bulog Semarang menyatakan stok beras di gudang Tambakaji diperkirakan cukup untuk sekitar empat bulan.

tahun 2027

Stok beras diperkirakan habis saat memasuki masa tanam pertama.

Februari atau Maret 2027

Bulog memperkirakan panen raya akan kembali mengisi stok beras gudang Semarang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Perum Bulog Cabang Semarang memiliki stok beras 81.300 ton yang digunakan untuk cadangan beras pemerintah, bantuan pangan, SPHP, penanganan bencana, serta alokasi kegiatan khusus TNI/Polri.
  • Who?
    Perum Bulog Kantor Cabang Semarang, dipimpin Yudha Aji Pribawa, mengelola stok dan penyaluran beras. Petani, penyuluh pertanian lapangan, TNI/Polri, serta masyarakat penerima bantuan turut terkait.
  • Where?
    Stok disimpan antara lain di Gudang Bulog Tambakaji, Jalan Walisongo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Penyerapan gabah mencakup wilayah hingga Kabupaten Semarang.
  • When?
    Keterangan disampaikan Jumat, 30 Oktober 2026. Stok diperkirakan bertahan sekitar empat bulan dan dapat habis menjelang masa tanam pertama pada Februari atau Maret 2027.
  • Why?
    Beras disalurkan terutama untuk bantuan pangan masyarakat, serta disiapkan sebagai cadangan pemerintah, pengadaan SPHP, kebutuhan bencana alam, dan alokasi khusus unsur TNI/Polri.
  • How?
    Bulog menjemput gabah petani dengan truk pada setiap masa panen, memeriksa kualitas dan kemasan beras, menyortir beras basah atau kusam, lalu mengolah serta menata hasilnya di gudang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bulog Semarang punya banyak beras, sekitar 81.300 ton. Beras ini untuk bantuan orang, bencana, dan TNI serta Polri. Petugas memeriksa beras supaya tidak basah atau kusam. Stoknya cukup sampai empat bulan. Nanti saat panen besar Februari atau Maret 2027, gudang akan terisi lagi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bulog Semarang menunjukkan kesiapan menjaga pasokan beras melalui stok 81.300 ton yang diperkirakan mencukupi hingga empat bulan, sembari menyalurkan bantuan pangan dan memenuhi kebutuhan khusus. Pengawasan kualitas, penyerapan gabah petani, serta ruang gudang yang masih tersedia juga mencerminkan upaya memperkuat mutu hasil panen dan peluang pendapatan petani.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Perum Bulog menyatakan selama tahun ini masih memiliki stok ketersediaan beras sebanyak 81.300 ton. Namun stok beras tersebut kerap digunakan untuk cadangan beras pemerintah (CBP) serta keperluan TNI/Polri sebagai alokasi kegiatan khusus. 

"Kurang lebihnya total stok di gudang kami 81.300 ton. Termasuk ada CBP untuk digunakan bantuan pangan, pengadaan beras SPHP, untuk bencana alam dan masih juga tercatat sebagai alokask kegiatan khusus bagi unsur TNI Polri," ujar Pemimpin Cabang Bulog Kancab Semarang, Yudha Aji Pribawa kepada wartawan di gudang Bulog Tambakaji Jalan Walisongo Kecamatan Tugu Kota Semarang, Jumat (30/10/2026). 

1. Kualitas beras diperketat

Pinca Bulog Semarang Yuda Aji bersama jajaran Bulog Pusat memberikan keterangan kepada para wartawan Di Gudang Bulog Tambakaji. (IDN Times/, Fariz Fardianto)

Di gudang Bulog Tambakaji, pihaknya rutin menyimpan beras dari gabah para petani yang cakupannya hingga Kabupaten Semarang. Setiap kali panen masa tanam (MT) 1, MT 2 maupun MT 3, petugas Bulog membawa hasil panen para petani menggunakan truk. Kemudian dilakukan proses pengecekan kualitas utamanya kondisi kemasan beras. 

"Karena mungkin ada yang basah atau penampakan beras yang kusam. Lalu beras tadi kita lakukan penataan di sini. Barang hasil sortir dibawa ke tempat pengolahan," jelasnya. 

2. Ketersediaan beras Bulog Semarang mencukupi 4 bulan

Gudang penyimpanan beras milik Bulog Jabar. IDN Times/Istimewa

Apabila berdasarkan pendataan yang dikerjakan tim teknis Bulog Semarang, pengeluaran beras dari gudang Tambakaji mayoritas untuk pengadaan bantuan pangan bagi masyarakat. 

Lebih lanjut lagi, pihaknya menuturkan stok beras di gudang Tambakaji masih bisa bertahan hingga empat bulan lamanya. Diperkirakan stok berasnua akan habis saat memasuki MT 1 di bulan Februari atau Maret 2027.

"Stok ini bisa mencapai empat bulanan. Akan habis saat MT 1 tahun 2027. Tetapi masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras kami akan kembali terisi mengingat kemungkinan panen raya terjadi bulan Februari atau Maret 2027," katanya seraya menambahkan bahwa sejumlah gudang Bulog wilayah Semarang memiliki kapasitas keseluruhan mencapai 150 ribu juta ton. 

3. Bulog tambah kapasitas gudang beras

Bulog memastikan kualitas beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap terjaga optimal melalui serangkaian langkah pengawasan ketat di gudang. (dok. Bulog)

Saking banyaknya upaya jemput gabah yang dikerjakan tim teknis Bulog bersama PPL, katanya kapasitas gudangnya musti ditambah.

"Dari keseluruhan gudang yang ada saat ini, kapasitas tempat penyimpanan kami masih tersisa 20 ribu ton," jelasnya. 

Pihaknya mengharapkan dengan upaya jemput yang senantiasa rutin dilakukan selama ini, para petani paling tidak bisa meningkatkan kualitas gabah pasca panen. Dengan begitu maka hasil serapan menjadi maksimal dan keuntungan yang diperoleh petani akan jauh lebih baik. 

"Harapan kami petani semakin teredukasi bagaimana caranya memanen atau menyediakan gabah berkualitas pasca panen. Karena nantinya bisa meningkatkan kualitas pasca panen. Dan tidak menutup kemungkinan pendapatan petani bisa mencapai lebih tinggi dari yang sekarang," urainya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article