Semarang, IDN Times - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Semarang meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk meningkatkan pengawasan terhadap alur pengiriman vaksin COVID-19 di 16 kecamatan dan 177 kelurahan. Pasalnya, dengan pengawasan yang berlakukan maka keberadaan vaksin yang kedaluwarsa dapat dicegah secepatnya.
"Mestinya kan Dinkes punya data by system-nya. Dan seharusnya tahu kapan tanggal expired-nya. Kalau perlu setiap pengiriman vaksin COVID-19 ke wilayah kecamatan harus ditingkatkan lagi pengawasannya. Jangan sampai yang kedaluwarsa malah dipakai dan disuntikan ke masyarakat," kata Ketua IDI Kota Semarang, dr Elang Sumambar kepada IDN Times, Rabu (17/11/2021).
