Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Daftar 34 Dokter yang Buka Layanan Telemedicine Gratis Pasien COVID-19

Kota Semarang
Daftar 34 Dokter yang Buka Layanan Telemedicine Gratis Pasien COVID-19
Ilustrasi berkonsultasi dengan dokter (Sumber: afmc.org)
Share Article

Semarang, IDN Times - Lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi belakangan ini membuat fasilitas kesehatan (faskes) kewalahan dan tenaga medis disibukkan dengan pelayanan menangani pasien. Hal itu berimbas pada beberapa pasien virus corona yang tidak bisa mengakses faskes tersebut.

  1. 1. Sebanyak 34 relawan dokter layanan konsultasi melalui chat

    Ilustrasi petugas medis. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
    Ilustrasi petugas medis. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Melihat situasi itu, sebanyak 34 dokter mendedikasikan diri, meluangkan waktu, dan tenaga dengan membuka layanan kesehatan jarak jauh atau telemedicine.

    Mereka memberikan layanan konsultasi gratis kepada pasien COVID-19, khususnya yang sedang isolasi mandiri (isoman) melalui percakapan online (chat).

  2. 2. Daftar dokter yang melayani telemedicine dengan pasien COVID-19

    Melansir akun Instagram KitaBisa.com pad akun @kitabisacom, berikut daftar 34 relawan dokter yang membuka layanan telemedicine dan bisa dihubungi saat kamu harus isoman dan butuh konsultasi medis.

    - Dokter Evans Suryani

    Telegram @evansevansevans
    Senin--Jumat, pukul 17.00--20.00 WIB

    - Dokter Flora Asri Wardianti

    Telegram @floraacii
    Senin--Jumat, pukul 13.00--15.00 WIB

    - Dokter Kevin Darmawan

    WA 085325293483
    Senin--Kamis, pukul 16.00--20.00 WIB
    Jumat--Minggu, pukul 18.00--21.00 WIB

    - Dokter Michael Aaron Romulo

    WA 08112555698
    Senin--Jumat, pukul 18.00--20.00 WIB

    - Dokter Fortunia Mona Eviani

    LINE: @fortuniamona
    Senin--Kamis, pukul 19.00--21.00 WIB

    - Dokter Nadia Kemalasari

    WA 082267401050
    Senin--Jumat, pukul 13.00--20.00 WIB

    - Dokter Natalia Stefanie

    WA 085922803423
    Rabu--Jumat, pukul 17.00--21.00 WIB

    - Dokter Habibah

    Telegram @habbaisma
    Senin--Kamis, pukul 17.00--20.00 WIB

    - Dokter Jennifer Tiosanna

    WA 087888521485
    Rabu--Jumat, pukul 13.00--15.00 WIB

    - Dokter Yanty

    Twitter @medicalsherry
    Senin Kamis, Sabtu, pukul 09.00--21.00 WIB

    - Dokter Natasha

    Instagram @natashasutedja
    Setiap hari, pukul 20.00-22.00 WiB

    - Dokter Abed Nego O Sebayang

    Instagram @abednego_okthara
    Sabtu--Minggu, pukul 19.00--20.00 WIB

    - Dokter Dara A Maharani

    Telegram @DaraMaharani
    Selasa dan Rabu, pukul 12.00--14.00 WIB

    - Dokter Ade Saputri

    WA 081359175823
    Sabtu--Minggu, pukul 16.00--18.00 WIB

    - Dokter Andina Dewanty

    Telegram @Dinahopesfor
    Kamis dan Sabtu, pukul 16.00--18.00 WIB

    - Dokter Darlene Bahri

    WA 085893026295
    Rabu dan Jumat, pukul 17.00--20.00 WIB

    - Dokter Desy Is

    Telegram @Desylsl
    Jumat--Minggu, pukul 19.00--22.00 WIB

    - Dokter Conroy Surya W

    Telegram @conroysurya
    Senin--Jumat, pukul 18.00--20.00 WIB

    - Dokter Daniel Sutanto

    WA 085158006796
    Senin--Jumat, pukul 18.00--20.00 WIB

    - Dokter Noverian Yoshua

    Telegram @kayumanis6
    Senin dan Jumat, pukul 17.00--20.00 WIB

    - Dokter Dhiya Khoirunnisa

    Line @dkhoirunnisa
    Senin--Kamis, pukul 15.00--17.00 WIB

    - Dokter Dixon Hovin

    WA 085972731970
    Senin--Jumat, pukul 18.00--20.00 WIB

    - Dokter Rangga Ferdyennizar

    WA 081912320936
    Twitter @hotcm2shot
    Jumat--Senin, pukul 08.00--12.00 WIB

    - Dokter Ririn Enggy Y

    WA 082134690484
    Senin, Rabu, Sabtu
    Pukul 08.00--09.00, 16.00--17.30 WIB

    - Dokter Riyan Adiputra

    WA 082137308818
    Senin--Jumat, pukul 13.00--17.00 WIB

    - Dokter Riyo Pungki Irawan

    WA 081902835039
    Senin--Kamis, pukul 07.00--08.00 WIB

    - Dokter Rizki Marfira

    Telegram @dokter_kiki
    Senin--Rabu, pukul 08.00--12.00 WIB

    - Dokter Ade Dhani Nuraini

    Telegram @ade_dhani
    Kamis dan Jumat
    Pukul 08.00 - 12.00 dan 17.00 - 20.00 WIB

    - Dokter Shinta Anggia Prawesti

    WA 082182560223
    Senin--Kamis, pukul 13.00--20.00 WIB

    - Dokter Valeria Injilita

    Telegram @inyilitavaleria
    Selasa, Kamis, Sabtu, Minggu
    Pukul 20.00-21.00 dan 10.00-12.00 WIB

    - Dokter Wafa Luthfiananda

    Telegram @luthfiawafa
    Senin--Rabu, pukui 19.00--21.00 WIB

    - Dokter Widyan Putra A

    Telegram @anantawikrama27
    Selasa dan Kamis
    Pukul 19.00--21.00 dan 17.00--19.00 WIB

    - Dr dokter Febri Endra Budi S

    WA 08123216803
    Setiap hari, pukul 09.00--21.00 WIB

    - Dokter Stelia Adevita

    Telegram @steliadevita
    Senin, Rabu, dan Jumat
    Pukul 18.00-20.00 WIB

  3. 3. Syarat dan ketentuan yang harus diketahui pasien COVID-19 saat mengakses telemedicine

    ilustrasi telemedicine (pexels.com/Anna Shvets)
    ilustrasi telemedicine (pexels.com/Anna Shvets)

    Ada syarat dan ketentuan yang perlu diketahui sebelum pasien berkonsultasi dengan dokter melalui telemedicine. Yakni, layanan tersebut khusus untuk pasien COVID-19 yang sedang isoman.

    Para relawan dokter dari seluruh Indonesia itu bisa menerima konsultasi pasien dari kota mana saja dan hanya menerima chat--tidak menerima telepon maupun video call--kecuali dokter yang bersangkutan meminta.

    Dokter pun juga tidak melayani penulisan resep antibiotik, antiparasit, antivirus. Kemudian, tenaga medis ini juga tidak bisa mencarikan ambulans/rumah sakit/tes swab gratis. Selain itu, mereka juga tidak bisa memberikan dan mengirimkan obat gratis alias hanya menyediakan layanan konsultasi. Terakhir, dokter hanya menjawab sesuai dengan jam waktu konsultasi.

  4. 4. Antusias masyarakat tinggi untuk konsultasi lewat telemedicine

    wordpress.com
    wordpress.com

    Salah satu relawan dokter yang bergabung dalam layanan medis jarak jauh ini, Ade Dhani Nuraini mengatakan, antusias masyarakat yang memanfaatkan konsultasi telemedicine ini sangat tinggi.

    ‘’Dalam sekali praktik pada hari Kamis dan Jumat lalu ada 66 permintaan konsultasi dari pasien COVID-19. Mereka berasal dari berbagai daerah mulai Yogyakarta, Bantul, Nganjuk, Jakarta, hingga Palembang,’’ ungkapnya saat dihubungi IDN Times, Selasa (20/7/2021).

    Menurut dokter yang juga bekerja di RSUD Tugurejo Semarang itu, mayoritas pasien yang melakukan konsultasi adalah pasien COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri.

    ‘’Mereka isoman karena tidak dipantau rutin atau penanganan lama oleh puskesmas, lalu juga tidak bisa mengakses fasilitas kesehatan. Sehingga, tidak tahu mau nanya ke siapa dan dengan statusnya juga tidak bisa kemana-mana. Kemudian, ada juga pasien isoman yang mager (malas gerak) dia merasa punya gejala mengarah COVID-19 tapi tidak mau melakukan tes antigen ataupun PCR. jika ketemu seperti ini saya tetap minta pasien untuk tes COVID-19 terlebih dahulu,’’ jelas Ade.

  5. 5. Pasien diminta menghubungi puskesmas dan melakukan tes COVID-19

    Petugas medis (kanan) menyimulasikan pemberian vaksin COVID-19 di Puskesmas Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/11/2020). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
    Petugas medis (kanan) menyimulasikan pemberian vaksin COVID-19 di Puskesmas Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/11/2020). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

    Adapun saat layanan konsultasi melalui telemedicine, perempuan berusia 33 tahun itu tidak bisa meresepkan obat kepada pasien COVID-19. Pemberian obat yang dianjurkan juga sebatas paracetamol jika pasien mengalami demam atau vitamin.

    ‘’Saat mereka menceritakan keluhannya yang mengarah atau sudah terkonfirmasi positif COVID-19, langkah pertama saya anjurkan mereka lapor RT atau puskesmas. Kemudian, kalau belum tes COVID-19 minta untuk dijadwalkan tes PCR. Puskesmas nanti akan meresepkan obat obatan untuk isolasi mandiri di rumah tergantung kondisi pasien,’’ katanya.

    Akan tetapi, lanjut dia, kalau puskesmas belum menangani saya minta pasien untuk minum paracetamol jika demam dan mengkonsumsi vitamin C 500 mg. Selain itu, mereka juga harus punya alat pengukur saturasi oksigen dan pengukur suhu tubuh. Kemudian, banyak minum air hangat dan rutin berjemur.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More