Surakarta, IDN Times - Pasangan Calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menghadiri acara Dialog Terbuka Muhammadiyah Bersama Calon Pemimpin Bangsa. Acara itu digelar di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Rabu (22/11/2023).
Dialog di UMS Solo, Anies-Cak Imin Terima KTA Kehormatan Muhammadiyah

1. Anies dan Gus Imin terima kartu tanda anggota kehormatan Muhammadiyah
Dari pantauan IDN Times, Anies dan Cak Imin (AMIN) tiba di Edutarium UMS sekitar pukul 08.50 WIB. Keduanya disambut oleh ribuan kader Muhammadiyah dari Soloraya yabg sudah memadati lokasi sejak pukul 08.00 WIB.
Sekitar 12 ribu kader Muhammadiyah dari unsur pelajar, pendidik, hingga pengurus daerah hadir dalam acara dialog terbuka tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Anies Baswedan menerima kartu tanda anggota kehormatan Muhammadiyah yang diberikan oleh Ketua PP Muhammadiyah Haedar Natsir.
Gus Imin yang sejatinya merupakan kalangan Nahdlatul Ulama turut diberi kartu tanda anggota kehormatan Muhammadiyah usai acara dialog.
2. Acara yang digelar oleh PP Muhammadiyah
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengucapkan terima kasih atas kehadiran Anies-Gus Imin dalam acara tersebut. Kehadiran Anies-Gus Imin merupakan hari pertama acara dialog terbuka yang digelar oleh Muhammadiyah dengan para pasangan calon (paslon) capres dan cawapres yang telah ditetapkan oleh KPU.
Haedar mengatakan jika dialog terbuja ini menjadi usaha literasi politik yang dilakukan oleh Muhammadiyah untuk menjadi pemimpin yang betul-betul menyampaikan program-programnya untuk Indonesia kedepan..
"Dalam dialog terbuka di Universitas Muhammadiyah Surakarta tampil untuk hari yang pertama dan kami PP Muhammadiyah dalam dialog ini justru ingij melakukan usaha literasi politik yang cerdas, bertanggung jawab, berkharakter agar warga bangsa yang nanti punya hak pilih betul-betul melek politik terhadap masa depan bangsa," jelasnya usai acara dialog, Rabu (22/11/2023).
3. Anies sampaikan visi misinya
Sementara itu, Capres Anies Baswedan menyampaikan terima kasih kepada PP Muhammadiyah yang telah memfasilitasi acara dialog terbuka tersebut. Menurutnya, dialog tersebut sebagai kesempatan untuk Anies-Gus Imin untuk menjelaskan visi, misi, dan rencana kedepan untuk Indonesia.
"Ini adalah kesempatan kami demi semua, satu sisi ini menjadi kesempatan untuk menjelaskan rekam jejak, rekam karya, rekam capaian apa yang jadi visi misi dan rencana disisi lain sebagai masyarakat menjadi kesempatan untuk mendapatkan penilaian melakukan pencermataan atas apa yang kami sampaikan," ujarnya.
"Mudah-mudahan ini suatu kegiatan yang membuat proses pemilu kita menjadi proses pemilu yang penuh informasi pemilih fengan pengetahuan yang lengkap tentang calon tentang program dan kinerja selama ini," imbuhnya.
Acara dialog tersebut menghadirkan lima panelis. Di antaranya Prof Saad Ibrahim sebagai panelis bidang agama, Prof Sofyan Anif sebagai panelis bidang pendidikan, Prof Dr R Siti Zuhro, MA sebagai panelis bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial, Prof Dr Aidil Fitriciada Azhari sebagai panelis bidang hukum dan demokrasi, dan Prof Dr Zuly Qodir sebagai panelis bidang kesejahteraan sosial.