Dinsos Jateng Perbaiki Data Perlinsos Untuk Saring Penerima Bansos

Dinsos Jawa Tengah mengajak warga memutakhirkan data perlindungan sosial melalui portal Kemensos untuk mengecek kelayakan dan mendaftar calon penerima BPNT serta PKH 2027.
Akses portal memerlukan ponsel pintar dan e-KTP terhubung Identitas Kependudukan Digital; verifikasi mencocokkan NIK, KK, kendaraan, listrik, serta data ASN, TNI, dan Polri.
Hingga 12 Oktober 2026, 662.529 KK telah terdaftar dari total 13.350.232 KK di Jateng; tersedia pula pendaftaran relawan Agen Perlinsos yang kini berjumlah 68.807 orang.
Semarang, IDN Times - Dinas Sosial Jawa Tengah mendorong masyarakat berkontribusi pada pemutakhiran data mandiri peserta perlindungan sosial (perlinsos).
Melalui portal https://perlinsos.kemensos.go.id/, warga bisa secara mandiri mengecek kelayakan data calon penerima bantuan sosial 2027.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah, Imam Maskur mengatakan, pengaktifan data perlinsos bertujuan untuk menyaring kelayakan penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Imam menjelaskan, untuk dapat mengakses data perlinsos membutuhkan dua hal, yakni ponsel pintar dan KTP elektronik yang telah terhubung dengan aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Dengan kedua hal tersebut, warga dapat mengecek kelayakan data dan mendaftarkan diri sebagai calon penerima bantuan sosial pada 2027.
Imam menjelaskan, pengajuan melalui portal Perlinsos Kemensos RI akan diverifikasi melalui pencocokan data kependudukan dan sejumlah basis data terkait.
Data meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), kepemilikan kendaraan pada Korlantas Polri, data pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN), serta data aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri. Proses ini bertujuan memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Hal itu juga selaras dengan arahan Gubernur Ahmad Luthfi.
Imam menegaskan, masyarakat tidak dipungut biaya sepeser pun untuk proses pendaftaran maupun pengecekan data.
"Digitalisasi ini bertujuan agar pada 2027 tidak ada masyarakat yang seharusnya mendapat bantuan sosial tertinggal, atau tidak mendapat akses terhadap bansos," paparnya, Selasa (13/10/2026).
Hingga Senin (12/10/2026) sore, sebanyak 662.529 kepala keluarga (KK) telah didaftarkan melalui portal Perlinsos. Adapun, total KK di Jawa Tengah mencapai 13.350.232 KK.
Ditambahkan, warga yang ingin menjadi relawan Agen Perlinsos bisa mendaftarkan diri melalui https://agent-perlinsos.kemensos.go.id/.
Berdasarkan data Dinsos Jateng, jumlah Agen Perlinsos di Jawa Tengah mencapai 68.807 orang. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari kader Dasawisma, perangkat desa, polisi, tentara, pegawai pemerintah daerah, lurah, hingga masyarakat umum.
"Mudah-mudahan dengan kerelaan hati masyarakat menjadi Agen Perlinsos, kita bisa membantu tetangga dan masyarakat umum. Dengan begitu, seluruh masyarakat Jawa Tengah yang layak menerima bantuan sosial dapat terdata, dan diusulkan untuk memperoleh bantuan pada 2027," pungkas Imam.























