Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dukung Pemberantasan Judol, Sekda Jateng Perintahkan Telusuri Data ASN
Sekda Jateng Sumarno, usai memberikan sambutan pembukaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan, dalam rangka Pengentasan Konten Negatif Perjudian Daring di Provinsi Jawa Tengah. Rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) di Hotel Santika Premiere Semarang, Rabu (28/10/2026). (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Pemprov Jawa Tengah mendukung pemberantasan judi online di kalangan ASN, dengan menempatkan aparatur sebagai teladan dalam menaati aturan dan menghindari perjudian daring.
  • Pemprov akan berkoordinasi dengan BKN, KemenPANRB, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN terindikasi terlibat, lalu memberi peringatan sebelum langkah disiplin sesuai aturan.
  • Penanganan judi online dinilai perlu menggabungkan penindakan, pencegahan, sosialisasi, dan edukasi tentang risiko ekonomi serta dampak keluarga, didukung pendampingan pemerintah pusat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
28/10/2026

Sekda Jateng Sumarno menyatakan dukungan pemberantasan judi online di kalangan ASN dalam rapat koordinasi di Semarang. Pemprov Jateng akan menelusuri data ASN yang terindikasi terlibat judol dan berkoordinasi dengan BKN, KemenPANRB, PPATK, serta OJK.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov Jawa Tengah memerintahkan penelusuran data ASN yang terindikasi terlibat judi online serta menyiapkan langkah pencegahan dan penanganan sesuai aturan disiplin ASN.
  • Who?
    Sekda Jawa Tengah Sumarno, Pemprov Jawa Tengah, ASN, BKN, Kementerian PANRB, PPATK, OJK, dan Kemenko Polkam terlibat dalam upaya penanganan judi online.
  • Where?
    Langkah penanganan ditujukan bagi ASN di Jawa Tengah. Pernyataan Sumarno disampaikan di Hotel Santika Premiere Semarang.
  • When?
    Sumarno menyampaikan langkah tersebut setelah pembukaan rapat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan pada Rabu, 28 Oktober 2026.
  • Why?
    Penanganan dilakukan karena ASN diharapkan menjadi teladan menaati aturan dan menghindari judi online, yang berisiko menimbulkan kerugian ekonomi serta dampak terhadap keluarga.
  • How?
    Pemprov akan berkoordinasi dengan BKN dan Kementerian PANRB, meminta data indikasi dari PPATK atau OJK, mengingatkan ASN tercatat, serta menentukan fakta integritas atau sanksi sesuai hukum disiplin ASN.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Jawa Tengah mau melawan judi online. Pak Sumarno menyuruh mencari data pegawai negeri yang mungkin ikut judi online. Data bisa dari PPATK dan OJK. Pegawai yang namanya ada akan diingatkan dulu. Kalau perlu, ada hukuman sesuai aturan. Pemerintah juga mau mengajari banyak orang tentang bahaya judi online.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Komitmen Pemprov Jawa Tengah menelusuri indikasi keterlibatan ASN menunjukkan penanganan judi online diarahkan secara bertahap dan sesuai aturan disiplin. Dengan mengutamakan pengingat, edukasi, serta koordinasi bersama lembaga terkait, upaya ini membuka ruang pencegahan yang lebih luas sambil memperkuat peran ASN sebagai teladan di masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengklaim mendukung aksi pemberantasan judi online (judol) di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

Dukungan itu disampaikan Sekda Jateng Sumarno, usai memberikan sambutan pembukaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan, dalam rangka Pengentasan Konten Negatif Perjudian Daring, bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) di Hotel Santika Premiere Semarang, Rabu (28/10/2026).

Sumarno mengaku upaya penanganan terhadap ASN menjadi salah satu langkah awal yang perlu dilakukan secara serius. Sebagai aparatur negara, ASN diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menaati aturan dan menghindari praktik perjudian daring.

Menurutnya, besarnya persoalan ini tidak bisa diselesaikan hanya melalui penindakan. Tetapi juga membutuhkan upaya pencegahan yang menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.

"Jika Jawa Tengah akan dijadikan proyek percontohan, kami menyambut baik dan berharap ada asesmen, dukungan, serta bimbingan dari kementerian,” kata Sumarno.

Tak cuma itu saja, katanya Pemprov Jateng akan menindaklanjuti keterlibatan ASN melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Di samping itu juga akan mengupayakan penelusuran data ASN yang terindikasi terlibat judol berdasarkan informasi dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Minimal nanti kita akan meminta data untuk menyampaikan kepada teman-teman yang tercatat di PPATK maupun OJK, agar kita ingatkan terlebih dahulu. Untuk langkah selanjutnya, apakah melalui fakta integritas atau sanksi, tentu harus mengikuti aturan hukum disiplin ASN,” ujar Sumarno.

Ia menilai, judol memiliki tantangan karena aktivitasnya dapat dilakukan secara pribadi melalui perangkat digital. Bahkan, anggota keluarga terkadang tidak mengetahui bahwa orang terdekatnya telah terlibat.

Karena itu, sosialisasi dan edukasi perlu diperluas agar masyarakat memahami risiko judi online. Termasuk potensi kerugian ekonomi dan dampaknya terhadap kehidupan keluarga.

Sumarno juga berharap pemerintah pusat memberikan dukungan melalui pendampingan, asesmen, dan penguatan koordinasi agar langkah penanganan di Jawa Tengah semakin efektif.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk lebih kolaboratif dan akseleratif dalam mencegah judi online di Jawa Tengah. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article