Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Geothermal Gedongsongo Memantik Perlawanan Petani Lereng Telomoyo
Aliansi Jateng Guyub bersama rombongan petani lereng Telomoyo dan Gedongsongo menampilkan teatrikal di kantor Ahmad Luthfi. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Petani lereng Telomoyo bersama Aliansi Jateng Guyub mendatangi Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk meminta pembatalan proyek Geothermal Gedongsongo.

  • Rombongan berjalan kaki dari kawasan Telomoyo melewati Gedongsongo, Bandungan, dan Ungaran guna menghimpun dukungan publik terhadap penolakan proyek.

  • Aliansi yang melibatkan petani dari sejumlah daerah ini menyuarakan penolakan lewat spanduk, tembang, dan doa, lalu ditemui pejabat Pemprov Jateng.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kemarin

Petani Telomoyo dan elemen masyarakat berjalan kaki dari kaki Gunung Telomoyo untuk menolak proyek Geothermal Gedongsongo.

Rabu Malam

Rombongan berhenti di sekitar Bandungan untuk beristirahat.

Kamis (24/9/2026)

Rombongan petani lereng Telomoyo dan Aliansi Jateng Guyub tiba di Jalan Pahlawan, lokasi kantor Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

jam 14.30 WIB siamg ini

Spanduk penolakan Geothermal Gedongsongo bertebaran di depan Gubernuran. Petani melantunkan tembang pangkur dan berdoa untuk menguatkan aksi penolakan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Petani lereng Telomoyo dan Aliansi Jateng Guyub menggelar aksi menolak proyek Geothermal Gedongsongo serta meminta pembatalannya.
  • Who?
    Petani Telomoyo, petani dari Kebumen, Pati, dan Pegunungan Kendeng tergabung dalam Aliansi Jateng Guyub. Joko Prianto turut hadir. Mereka ditemui Haerudin dan Tri Harso Widirahmanto.
  • Where?
    Aksi berlangsung di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Semarang. Pertemuan dilakukan di aula lantai empat Kantor Setda Jawa Tengah.
  • When?
    Rombongan tiba di Jalan Pahlawan pada Kamis, 24 September 2026. Spanduk penolakan terlihat di depan Gubernuran sekitar pukul 14.30 WIB.
  • Why?
    Para petani meminta proyek Geothermal Gedongsongo dibatalkan dan berharap Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh solusi.
  • How?
    Rombongan berjalan kaki sejak sehari sebelumnya dari kaki Telomoyo, melewati Candi Gedongsongo, Bandungan, dan Ungaran. Mereka membawa spanduk, melantunkan tembang pangkur, serta memanjatkan doa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Petani dari lereng Telomoyo berjalan kaki ke kantor Gubernur Jawa Tengah. Mereka tidak mau ada proyek panas bumi Gedongsongo. Mereka membawa spanduk, menyanyi, dan berdoa. Petani dari Kebumen, Pati, dan Kendeng juga ikut. Sekarang mereka bertemu Haerudin dan Tri Harso di kantor gubernur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Aksi para petani lereng Telomoyo memperlihatkan kuatnya solidaritas lintas wilayah serta penggunaan cara-cara damai untuk menyuarakan aspirasi. Perjalanan bersama, tembang, doa, dan dukungan berbagai elemen masyarakat menjadi ruang ekspresi yang tertib, sementara pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka jalur komunikasi atas keberatan mereka terhadap proyek Geothermal Gedongsongo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Sejumlah petani yang tergabung dalam Aliansi Jateng Guyub merangsek ke kantor Gubernur Jateng Ahmad Luthfi demi membujuk pembatalan proyek Geothermal Gedongsongo. Mereka berharap Luthfi menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat supaya mendapat solusi yang baik.

Para petani bersama elemen masyarakat lainnya sedari kemarin berjalan kaki dari kaki pegunungan Telomoyo kemudian menyusuri tepian Candi Gedongsongo, alun-alun Bandungan hingga ruas jalan utama Ungaran untuk menghimpun simpati dari masyarakat luas.

Beberapa kali mereka berhenti sejenak untuk melepas penat di simpul-simpul jalan raya. Di hari Rabu Malam mereka juga berhenti di sekitar Bandungan.

Siang ini, Kamis (24/9/2026), rombongan petani lereng Telomoyo bersama Aliansi Jateng Guyub tampak berdatangan ke Jalan Pahlawan, tepat Ahmad Luthfi berkantor di Gubenuran. 

Aliansi Jateng Guyub ini selain dari petani Telomoyo, juga ada dari elemen petani Kebumen, Pati, Pegunungan Kendeng dan lainnya.

Joko Prianto, yang dari dulu sangat  gigih memperjuangkan penolakan proyek pabrik semen di kaki Kendeng, juga terlihat hadir di tengah rombongan petani.

Spanduk-spanduk penolakan terhadap Geothermal Gedongsongo jam 14.30 WIB siamg ini bertebaran di depan Gubernuran. Para petani melantunkan tembang pangkur dan memanjatkan doa untuk diberi kekuatan oleh Tuhan untuk menggerakan aksi penolakan proyek Geothermal Gedongsongo.

Di ruang aula Kantor Setda Jateng lantai empat, rombongan petani lereng Telomoyo dan aliansi Jateng Guyub ditemui Kabiro Hukum Haerudin dan Kepala Satpol PP Jateng, Tri Harso Widirahmanto.

Curated For You

Editorial Team

Related Article