Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gunung Lawu Masih Terbakar, Ahmad Luthfi Minta Relawan Jangan Balik
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sedang menulis di lembar papan kertas saat memberikan arahan di lokasi dan menggelar rapat terbatas bersama Bupati Karanganyar Rober Christanto, BPBD, serta relawan di Pos Sakura Hills, Tawangmangu. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
  • Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lawu belum padam, dengan satu titik api baru terpantau di atas Gondosuli, Karanganyar, pada Senin 26 Oktober 2026.

  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta petugas dan relawan tetap di pos untuk penyisiran; water bombing helikopter BNPB disiapkan, bergantung kondisi cuaca.

  • Pemerintah memperkuat pencegahan lewat sosialisasi, pengawasan warga, dan peringatan sanksi pidana, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki kepolisian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (26/10/2026)

Satu titik api baru terpantau di atas Gondosuli, Karanganyar. Petugas dan relawan diminta tetap di pos untuk menyisir kawasan dan mencegah api meluas.

kini

Penyebab kebakaran Gunung Lawu masih diselidiki kepolisian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lawu belum padam, dengan satu titik api baru terpantau di atas Gondosuli, Karanganyar.
  • Who?
    Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, petugas, relawan, BNPB, BPBD, TNI-Polri, Perhutani, pemerintah daerah, dan masyarakat terlibat dalam penanganan serta pencegahan kebakaran.
  • Where?
    Titik api baru berada di atas Gondosuli, Kabupaten Karanganyar, di kawasan Gunung Lawu. Helikopter BNPB disiapkan dari Lanud Adi Soemarmo.
  • When?
    Titik api baru terpantau pada Senin, 26 Oktober 2026. Hingga saat ini, kebakaran di Gunung Lawu masih dalam penanganan.
  • Why?
    Penyebab kebakaran masih diselidiki kepolisian. Per saat ini masih belum diketahui apakah api dipicu kelalaian manusia, gesekan antarpohon, atau faktor lainnya.
  • How?
    Petugas dan relawan diminta tetap di pos untuk menyisir kawasan. Water bombing menggunakan helikopter BNPB disiapkan, bergantung kondisi cuaca, disertai pengawasan dan sosialisasi pencegahan kepada masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gunung Lawu masih terbakar dan ada api baru di atas Gondosuli, Karanganyar. Pak Ahmad Luthfi minta petugas dan relawan jangan pulang dulu. Mereka tetap jaga dan cari api. Helikopter mungkin akan menjatuhkan air kalau cuacanya baik. Penyebab api masih dicari polisi. Warga juga diminta tidak bakar sampah atau buang puntung rokok.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penanganan kebakaran Gunung Lawu menunjukkan koordinasi lintas pihak yang tetap terjaga, dengan petugas dan relawan siaga menyisir kawasan serta opsi water bombing disiapkan sesuai cuaca. Pelibatan masyarakat setempat dalam pengawasan juga memperkuat pencegahan, karena pengetahuan mereka tentang kondisi wilayah dapat membantu mengantisipasi munculnya titik api baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Karanganyar, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Lawu belum padam. Satu titik api baru terpantau di atas Gondosuli, Karanganyar, Senin (26/10/2026).

Petugas dan relawan diminta tetap bertahan di pos masing-masing untuk menyisir kawasan dan mencegah api kembali meluas.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, pemadaman lanjutan melalui water bombing atau pengeboman air menggunakan helikopter BNPB disiapkan untuk menjangkau titik api tersebut. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada kondisi cuaca di kawasan Gunung Lawu.

“Saya sudah koordinasi dengan Bupati dan BPBD. Nanti heli BNPB di Lanud Adi Soemarmo akan diterjunkan satu sorti lagi, tetapi melihat situasi cuaca. Satu titik api ini penting untuk kita evaluasi agar tidak timbul titik api lain,” kata Luthfi.

Luthfi meminta seluruh personel tidak meninggalkan pos terlebih dahulu. Evaluasi dan penyisiran perlu dilakukan secara menyeluruh, mengingat api yang sempat padam masih berpotensi muncul kembali.

Menurut Luthfi, penanganan karhutla di Gunung Lawu membutuhkan kerja bersama pemerintah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, Perhutani, dan masyarakat. Selain pemadaman, langkah pencegahan harus diperkuat agar kebakaran serupa tidak kembali terjadi.

“Kita perlu lebih gencar melakukan tindakan pencegahan agar tidak terjadi kebakaran lagi. Hutan harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Di tengah upaya pemadaman, Luthfi menekankan pentingnya mencegah kebakaran yang dipicu aktivitas manusia. Sosialisasi dan peringatan kepada masyarakat perlu digencarkan, terutama agar tidak membakar sampah sembarangan, membakar kawasan hutan, maupun membuang puntung rokok yang berpotensi memicu api.

Ia mengingatkan, tindakan sengaja yang mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan dapat berujung pada proses pidana sesuai ketentuan hukum.

Luthfi juga meminta masyarakat setempat dilibatkan dalam pengawasan kawasan rawan kebakaran. Warga dinilai memiliki pengetahuan mengenai karakter wilayah dan kondisi lingkungan di sekitarnya yang penting untuk mendukung upaya pencegahan.

Adapun penyebab kebakaran di Gunung Lawu hingga kini masih diselidiki.

Luthfi meminta proses penyelidikan diserahkan kepada kepolisian untuk memastikan apakah kebakaran dipicu kelalaian manusia, gesekan antarpohon, atau faktor lainnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article