Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Inklusi Keuangan Jateng Tembus 95%, OJK Peringatkan Bahaya Pinjol dan Judi Online

Kota Semarang
3 min read
Inklusi Keuangan Jateng Tembus 95%, OJK Peringatkan Bahaya Pinjol dan Judi Online
Edukasi pembukaan rekening bank menggunakan aplikasi digital Bale BTN kepada masyarakat saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)
  • Inklusi keuangan Jawa Tengah mencapai 95 persen pada 2026, tetapi literasi masyarakat baru 72,8 persen. OJK menekankan perlunya pemahaman dan kewaspadaan terhadap produk keuangan.

  • BEI Jateng 1 menggelar sekitar 300 Sekolah Pasar Modal sejak Januari-November untuk membantu calon investor menyesuaikan profil risiko dengan instrumen investasi.

  • OJK mengingatkan prinsip Legal dan Logis, bahaya judi online serta pinjol ilegal; rekening pasif diminta ditutup karena berisiko dipakai kejahatan siber.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Tingkat inklusi keuangan di Provinsi Jawa Tengah mencatatkan angka impresif sebesar 95 persen pada 2026. Meski demikian, pencapaian ini masih menyisakan pekerjaan rumah karena tingkat literasi atau pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan baru menyentuh 72,8 persen.

  1. 1. Perlu keseimbangan pemahaman oleh masyarakat

    Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo. (IDN Times/Dhana Kencana)
    Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo. (IDN Times/Dhana Kencana)

    Fakta tersebut mengemuka dalam acara puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Semarang, Sabtu (7/11/2026). Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo menjelaskan, tingginya akses masyarakat ke sektor keuangan harus segera diimbangi dengan pemahaman yang utuh agar terhindar dari risiko penipuan.

    "Yang kita harus lakukan adalah membarengi tingginya akses ini dengan pemahaman. Masyarakat tidak hanya harus paham, tapi juga yakin dan waspada dalam menggunakan produk keuangan. Ini penting agar masyarakat terhindar dari jerat pinjol ilegal," katanya.

    Untuk menekan kesenjangan (gap) tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah 1 turut mengambil peran aktif.

    Kepala Kantor BEI Jateng 1, Fanny Rifqi El Fuad, menyatakan pihaknya telah menggelar sekitar 300 Sekolah Pasar Modal (SPM) sejak Januari hingga November.

    "Program edukasi itu bertujuan menyelaraskan profil risiko calon investor dengan karakteristik instrumen investasi," jelasnya.

  2. 2. Waspada investasi bodong dan jerat judi online

    Edukasi investasi saham kepada masyarakat saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana
    Edukasi investasi saham kepada masyarakat saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

    Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Jateng, Taufik Andriawan, mengingatkan masyarakat untuk selalu berpegang pada prinsip 2L (Legal dan Logis) saat menerima tawaran investasi.

    "Gampang, ambil HP, pencet 157. Tanya, PT ini terdaftar dan diawasi OJK tidak? Setelah itu cek kelogisannya. Kalau menjanjikan keuntungan 1 persen sebulan tanpa risiko, itu tidak masuk akal," ujar Taufik.

    Taufik juga menyoroti kondisi darurat judi online di Jawa Tengah. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2025, Jawa Tengah menduduki peringkat kedua nasional dengan sekitar 1,4 juta pengguna judi online. Mirisnya, hampir 80 persen dana yang digunakan untuk berjudi berasal dari utang, yang mayoritas bersumber dari pinjaman online (pinjol) ilegal.

    "Ini ibarat keluar dari kandang harimau, masuk mulut buaya. Ini sangat serius dan akan kami tangani bersama PPATK, Kominfo, serta aparat penegak hukum," tambah Taufik.

  3. 3. Imbauan penutupan rekening pasif

    Edukasi investasi emas Pegadaian menggunakan aplikasi TRING kepada masyarakat saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)
    Edukasi investasi emas Pegadaian menggunakan aplikasi TRING kepada masyarakat saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

    Sebagai langkah mitigasi kejahatan siber, OJK mengimbau masyarakat untuk segera menutup rekening bank yang sudah lama tidak digunakan. Rekening pasif sangat rentan dimanfaatkan oleh sindikat kejahatan untuk praktik jual beli rekening atau penampungan dana judi online.

    Jika satu rekening terindikasi terkait judi online oleh PPATK, maka seluruh rekening hingga kartu kredit milik nasabah yang bersangkutan akan diblokir total oleh OJK.

    "Proses pemulihannya akan memakan waktu lama dan sangat merepotkan," pungkas Taufik.

  4. 4. Pengumuman Duta Literasi dan Inklusi Keuangan

    Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)
    Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

    Pada kegiatan tersebut juga diumumkan pemenang Bulan Inklusi Keuangan 2026, untuk kategori Investment Competition Tingkat SMA/SMK/MA se-Jateng-DIY dan Duta Literasi dan Inklusi Keuangan Jateng. Berikut daftarnya.

    Investment Competition Tingkat SMA/SMK/MA se-Jateng-DIY:

    1. SMAN 3 Semarang
    2. MAN 1 Yogyakarta
    3. SMAN 1 Magelang
    4. SMKN 1 Randudongkal
    5. SMA Negeri 1 Maos
    6. SMAIT Nurul Islam

    Duta Literasi dan Inklusi Keuangan Jateng:

    1. Miftakhul Naim
    2. Hamzah Fahmi
    3. Siska Wulandari
    4. Aliffia Rohmadiana Putri (Juara Favorit 1)
    5. Annisa Laras Rahayu (Juara Favorit 2)
    6. Lintang Prayogi (Juara Favorit 3)

Related Articles

See More