Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Edukasi pembukaan rekening bank menggunakan aplikasi digital Bale BTN kepada masyarakat saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)
  • Inklusi keuangan Jawa Tengah mencapai 95 persen pada 2026, tetapi literasi masyarakat baru 72,8 persen. OJK menekankan perlunya pemahaman dan kewaspadaan terhadap produk keuangan.

  • BEI Jateng 1 menggelar sekitar 300 Sekolah Pasar Modal sejak Januari-November untuk membantu calon investor menyesuaikan profil risiko dengan instrumen investasi.

  • OJK mengingatkan prinsip Legal dan Logis, bahaya judi online serta pinjol ilegal; rekening pasif diminta ditutup karena berisiko dipakai kejahatan siber.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025

Data PPATK mencatat Jawa Tengah berada di peringkat kedua nasional dengan sekitar 1,4 juta pengguna judi online. Hampir 80 persen dana perjudian disebut berasal dari utang, mayoritas dari pinjol ilegal.

Januari hingga November

BEI Kantor Perwakilan Jawa Tengah 1 menggelar sekitar 300 Sekolah Pasar Modal untuk menyelaraskan profil risiko calon investor dengan instrumen investasi.

2026

Inklusi keuangan di Jawa Tengah mencapai 95 persen, sementara literasi keuangan berada di angka 72,8 persen.

7/11/2026

OJK menggelar puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang. OJK mengingatkan masyarakat agar meningkatkan pemahaman, mewaspadai pinjol ilegal, investasi bodong, dan judi online; pemenang kompetisi serta duta literasi juga diumumkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Inklusi keuangan Jawa Tengah mencapai 95 persen pada 2026, sementara literasi keuangan 72,8 persen. OJK mengingatkan risiko pinjol ilegal, investasi bodong, judi online, serta penyalahgunaan rekening pasif.
  • Who?
    OJK Jawa Tengah, BEI Kantor Perwakilan Jawa Tengah 1, PPATK, Kominfo, aparat penegak hukum, serta masyarakat pengguna layanan keuangan terlibat dalam upaya edukasi dan penanganan risiko tersebut.
  • Where?
    Kegiatan puncak Bulan Inklusi Keuangan 2026 berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Data judi online yang disampaikan mencakup wilayah Jawa Tengah.
  • When?
    Informasi inklusi dan literasi keuangan disampaikan pada Sabtu, 7 November 2026. Data pengguna judi online merujuk catatan PPATK tahun 2025.
  • Why?
    OJK mendorong peningkatan literasi karena akses keuangan yang tinggi perlu diimbangi pemahaman agar masyarakat terhindar dari penipuan, pinjol ilegal, investasi tidak logis, dan judi online.
  • How?
    OJK mengimbau pengecekan legalitas melalui kontak 157 dan prinsip Legal-Logis, penutupan rekening pasif, serta penanganan bersama PPATK, Kominfo, dan aparat. BEI Jateng 1 menggelar sekitar 300 Sekolah Pasar Modal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Jawa Tengah, 95 dari 100 orang sudah bisa memakai layanan uang, tapi yang benar-benar paham baru sekitar 73 orang. OJK mengingatkan orang agar hati-hati dengan pinjaman online ilegal, investasi palsu, dan judi online. Banyak orang berutang untuk judi. OJK juga minta rekening bank yang sudah tidak dipakai ditutup.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Capaian inklusi keuangan 95 persen memberi landasan kuat bagi Jawa Tengah untuk memperluas manfaat layanan keuangan, sementara berbagai upaya edukasi menunjukkan respons nyata terhadap kesenjangan pemahaman. Ratusan Sekolah Pasar Modal, prinsip pemeriksaan legal dan logis, serta perhatian pada keamanan rekening mencerminkan penguatan perlindungan masyarakat seiring meningkatnya akses.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Tingkat inklusi keuangan di Provinsi Jawa Tengah mencatatkan angka impresif sebesar 95 persen pada 2026. Meski demikian, pencapaian ini masih menyisakan pekerjaan rumah karena tingkat literasi atau pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan baru menyentuh 72,8 persen.

1. Perlu keseimbangan pemahaman oleh masyarakat

Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo. (IDN Times/Dhana Kencana)

Fakta tersebut mengemuka dalam acara puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Semarang, Sabtu (7/11/2026). Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo menjelaskan, tingginya akses masyarakat ke sektor keuangan harus segera diimbangi dengan pemahaman yang utuh agar terhindar dari risiko penipuan.

"Yang kita harus lakukan adalah membarengi tingginya akses ini dengan pemahaman. Masyarakat tidak hanya harus paham, tapi juga yakin dan waspada dalam menggunakan produk keuangan. Ini penting agar masyarakat terhindar dari jerat pinjol ilegal," katanya.

Untuk menekan kesenjangan (gap) tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah 1 turut mengambil peran aktif.

Kepala Kantor BEI Jateng 1, Fanny Rifqi El Fuad, menyatakan pihaknya telah menggelar sekitar 300 Sekolah Pasar Modal (SPM) sejak Januari hingga November.

"Program edukasi itu bertujuan menyelaraskan profil risiko calon investor dengan karakteristik instrumen investasi," jelasnya.

2. Waspada investasi bodong dan jerat judi online

Edukasi investasi saham kepada masyarakat saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Jateng, Taufik Andriawan, mengingatkan masyarakat untuk selalu berpegang pada prinsip 2L (Legal dan Logis) saat menerima tawaran investasi.

"Gampang, ambil HP, pencet 157. Tanya, PT ini terdaftar dan diawasi OJK tidak? Setelah itu cek kelogisannya. Kalau menjanjikan keuntungan 1 persen sebulan tanpa risiko, itu tidak masuk akal," ujar Taufik.

Taufik juga menyoroti kondisi darurat judi online di Jawa Tengah. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tahun 2025, Jawa Tengah menduduki peringkat kedua nasional dengan sekitar 1,4 juta pengguna judi online. Mirisnya, hampir 80 persen dana yang digunakan untuk berjudi berasal dari utang, yang mayoritas bersumber dari pinjaman online (pinjol) ilegal.

"Ini ibarat keluar dari kandang harimau, masuk mulut buaya. Ini sangat serius dan akan kami tangani bersama PPATK, Kominfo, serta aparat penegak hukum," tambah Taufik.

3. Imbauan penutupan rekening pasif

Edukasi investasi emas Pegadaian menggunakan aplikasi TRING kepada masyarakat saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

Sebagai langkah mitigasi kejahatan siber, OJK mengimbau masyarakat untuk segera menutup rekening bank yang sudah lama tidak digunakan. Rekening pasif sangat rentan dimanfaatkan oleh sindikat kejahatan untuk praktik jual beli rekening atau penampungan dana judi online.

Jika satu rekening terindikasi terkait judi online oleh PPATK, maka seluruh rekening hingga kartu kredit milik nasabah yang bersangkutan akan diblokir total oleh OJK.

"Proses pemulihannya akan memakan waktu lama dan sangat merepotkan," pungkas Taufik.

4. Pengumuman Duta Literasi dan Inklusi Keuangan

Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

Pada kegiatan tersebut juga diumumkan pemenang Bulan Inklusi Keuangan 2026, untuk kategori Investment Competition Tingkat SMA/SMK/MA se-Jateng-DIY dan Duta Literasi dan Inklusi Keuangan Jateng. Berikut daftarnya.

Investment Competition Tingkat SMA/SMK/MA se-Jateng-DIY:

  1. SMAN 3 Semarang

  2. MAN 1 Yogyakarta

  3. SMAN 1 Magelang

  4. SMKN 1 Randudongkal

  5. SMA Negeri 1 Maos

  6. SMAIT Nurul Islam

Duta Literasi dan Inklusi Keuangan Jateng:

  1. Miftakhul Naim

  2. Hamzah Fahmi

  3. Siska Wulandari

  4. Aliffia Rohmadiana Putri (Juara Favorit 1)

  5. Annisa Laras Rahayu (Juara Favorit 2)

  6. Lintang Prayogi (Juara Favorit 3)

Curated For You

Editorial Team

Related Article