Isu Gibran Capres 2029, Jokowi: Prabowo-Gibran Dua Periode

- Jokowi menegaskan fokus pemerintahan saat ini adalah keberlanjutan kepemimpinan Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka.
- Ahmad Ali menegaskan bahwa pernyataannya telah dipotong dan dikutip tidak utuh oleh sejumlah pihak.
- Ali menilai Gibran sebagai figur muda yang memiliki modal politik dan kapasitas kepemimpinan untuk mendampingi Prabowo menjalankan roda pemerintahan.
Surakarta, IDN Times – Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali ramai diperbincangkan jelang dinamika politik nasional menuju 2029. Pernyataan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali sempat memunculkan spekulasi soal peluang Gibran maju sebagai calon presiden. Namun Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo memberikan penegasan tersendiri.
1. Komitmen Prabowo dan Gibran dua periode

Jokowi secara singkat namun tegas menanggapi isu tersebut. Saat ditemui di Solo, Jumat (30/1/2026), Jokowi menekankan bahwa fokus pemerintahan saat ini adalah keberlanjutan kepemimpinan Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka.
“Kan sudah saya sampaikan, Prabowo–Gibran dua periode. Sudah itu saja,” ujar Jokowi.
Pernyataan itu sekaligus menutup ruang spekulasi yang berkembang terkait arah politik Gibran dalam waktu dekat, khususnya menjelang Pemilu 2029.
2. PSI klarifikasi pernyataan soal Gibran Capres 2029

Sebelumnya, pernyataan Ahmad Ali dalam sebuah podcast sempat ditafsirkan sebagai sinyal bahwa Gibran berpotensi menjadi capres pada 2029. Namun Ali menegaskan bahwa pernyataannya telah dipotong dan dikutip tidak utuh oleh sejumlah pihak.
Menurut Ali, konteks pembicaraan dalam podcast tersebut justru menekankan keharmonisan relasi politik antara Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto, termasuk kesinambungan kepemimpinan nasional melalui duet Prabowo–Gibran.
“Kalau didengarkan secara lengkap, saya tidak sedang bicara menjadikan Mas Gibran sebagai lawan politik Pak Prabowo,” kata Ali.
3. Gibran dinilai punya kapasitas dampingi Prabowo

Ali menilai Gibran sebagai figur muda yang memiliki modal politik dan kapasitas kepemimpinan untuk mendampingi Prabowo menjalankan roda pemerintahan. Ia menyebut pengalaman Gibran di pemerintahan serta kedekatannya dengan masyarakat sebagai nilai tambah.
“Mas Gibran punya pengalaman, punya akar rumput, dan dedikasi kerja yang kuat. Itu kualitas yang nyata,” ujarnya.
Dengan klarifikasi ini, PSI menegaskan posisinya mendukung kesinambungan pemerintahan saat ini, sekaligus meredam spekulasi politik yang berkembang lebih jauh terkait kontestasi 2029.

















