Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Karhutla Gunung Lawu Sulit Dijangkau, Polda Jateng Pakai Water Booming
Sejumlah relawan dan personel gabungan berjalan di lokasi karhutla Gunung Lawu. (IDN Times/Dok Humas Polda Jateng)
  • Polda Jateng mengupayakan helikopter water bombing karena medan Karhutla Gunung Lawu sulit dijangkau dan pemadaman masih mengandalkan peralatan konvensional.

  • Sebanyak 244 personel gabungan dari Polri, TNI, relawan, dan instansi terkait dikerahkan untuk memadamkan api serta mencegah kebakaran meluas.

  • Polda berkoordinasi dengan BNPB, BMKG, dan Pemkab Karanganyar terkait tanggap darurat serta opsi modifikasi cuaca di tengah kemarau panjang dan angin kencang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
17 Oktober 2026

Kapolda Jateng meninjau Posko Bersama Penanganan Karhutla dan Pos Pantau RPH Tlogo Dlingo di Desa Gondosuli. Ia mengoordinasikan upaya pemadaman, termasuk dukungan helikopter untuk water bombing dan pembahasan opsi modifikasi cuaca.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lawu terus dilakukan, dengan upaya mengajukan helikopter untuk pemadaman metode water bombing.
  • Who?
    Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, 244 personel gabungan Polri, TNI, relawan, instansi terkait, BNPB, BMKG, Pemkab Karanganyar, dan Penerbad terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Kebakaran terjadi di kawasan Gunung Lawu. Posko penanganan dan pos pantau berada di RPH Tlogo Dlingo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
  • When?
    Kapolda Jawa Tengah meninjau posko bersama dan pos pantau pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Penanganan kebakaran masih berlangsung.
  • Why?
    Medan sulit, keterbatasan sarana, kemarau panjang, dan angin kencang menghambat pemadaman. Pemicu kebakaran diduga kemungkinan kelalaian manusia, namun hingga saat ini belum ada kepastian.
  • How?
    Personel gabungan memadamkan api dengan peralatan konvensional, mencegah perluasan kebakaran, serta mengoordinasikan helikopter water bombing, status tanggap darurat, dan kemungkinan modifikasi cuaca.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Api membakar Gunung Lawu dan susah dijangkau karena jalannya sulit. Polisi, tentara, relawan, dan petugas lain berusaha memadamkan api. Ada 244 petugas yang membantu. Pak Roy dari Polda Jateng mau minta helikopter untuk menyiram api dari atas. Sekarang mereka juga bicara dengan BNPB dan BMKG.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah medan yang sulit, penanganan karhutla Gunung Lawu memperlihatkan kerja bersama yang terarah: 244 personel lintas unsur tetap memadamkan api dan mencegah perluasan, sementara koordinasi dengan BNPB, BMKG, serta pemerintah daerah membuka ruang bagi dukungan udara dan penanganan yang lebih terpadu. Bantuan sembako juga mencerminkan perhatian terhadap relawan di lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Karanganyar, IDN Times - Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, mengupayakan dukungan helikopter untuk water bombing serta berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG terkait langkah karhutla Gunung Lawu.

Upaya tersebut disampaikan Kapolda saat meninjau Posko Bersama Penanganan Karhutla dan Pos Pantau RPH Tlogo Dlingo di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/10/2026). 

Peninjauan dilakukan untuk memantau perkembangan situasi sekaligus mengoordinasikan langkah penanganan bersama unsur terkait.

Kapolda Jateng menjelaskan, personel gabungan yang terdiri atas unsur Polri, TNI relawan, dan instansi terkait terus berupaya memadamkan api serta mencegah kebakaran meluas, namun medan yang sulit dan keterbatasan sarana membuat pemadaman masih mengandalkan peralatan konvensional.

Sebagai langkah percepatan, Kapolda menyampaikan bahwa pihaknya berkoordinasi secara berjenjang untuk mengupayakan dukungan helikopter dari unsur Penerbad. 

Helikopter tersebut diharapkan dapat membantu pemadaman melalui metode water bombing, mengingat kemampuan peralatan yang tersedia di lapangan belum memadai untuk menjangkau titik kebakaran.

“Kita berharap dari teman-teman di Penerbad bisa menurunkan helikopter tersebut ke sini untuk diberikan bantuan, dalam artian membawa alat kemudian nanti jadi water bombing. Nah, itu yang akan digunakan nanti," tuturnya belum lama ini. 

Selain mengupayakan dukungan udara, Kapolda berkoordinasi dengan Wakil Bupati Karanganyar, BNPB, dan BMKG untuk membahas langkah penanganan yang lebih luas. Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga tengah memproses penetapan status tanggap darurat bencana agar penanganan dapat dikoordinasikan secara lebih terpadu sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Roy mengatakan, kemungkinan modifikasi cuaca turut dibahas bersama BMKG sebagai salah satu opsi untuk membantu mengatasi kondisi kemarau panjang dan angin kencang yang menjadi tantangan dalam penanganan karhutla.

“Anginnya cukup besar, antara lain disampaikan kita akan melakukan modifikasi cuaca. Tapi sangat tergantung dengan hasil penilaian dari teman-teman BMKG, bagaimana caranya untuk membuat status daripada modifikasi cuaca itu sendiri,” ungkapnya.

Adapum 244 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan karhutla Gunung Lawu. Soal pemicu kebakaran, ia menduga ada kemungkinan kelalaian manusia atau human error. 

Sebagai bentuk dukungan terhadap petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan, Kapolda turut memberikan bantuan sembako kepada relawan gabungan di Karanganyar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article