Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi santriwati (unsplash.com/Muhammad Adil)
  • Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta penyelidikan kasus Ponpes Hamalatul Quran dan pembakaran warung mi babi di Sukoharjo dilakukan terbuka serta transparan.

  • Taj Yasin mengapresiasi penangkapan pelaku pembakaran, meminta maaf atas ketidaknyamanan, dan menjanjikan pengawalan serta pendampingan bagi masyarakat, terutama pondok pesantren.

  • Pemkab Sukoharjo berkoordinasi dengan Forkopimda, tokoh lintas agama, dan ormas untuk memulihkan situasi; masyarakat diimbau tidak menggiring persoalan menjadi konflik keagamaan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2 November 2026

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta penyelidikan kasus Ponpes Hamalatul Quran dan pembakaran warung mi babi di Sukoharjo dilakukan secara transparan dan terbuka. Ia juga mengapresiasi penangkapan pelaku pembakaran serta meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Jawa Tengah meminta penyelidikan terkait Ponpes Hamalatul Quran di Desa Laban dan pembakaran warung mi babi di Desa Parangjoro dilakukan terbuka dan transparan.
  • Who?
    Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, kepolisian, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Pemkab Sukoharjo, Forkopimda, MUI, FKUB, FKDM, serta ormas Islam terlibat dalam penanganan situasi.
  • Where?
    Kasus terjadi di Ponpes Hamalatul Quran, Desa Laban, dan warung mi babi di Desa Parangjoro, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
  • When?
    Taj Yasin menyampaikan permintaan transparansi saat menghadiri peluncuran program kader Posyandu sebagai agen Perlinsos di Gradika Bhakti Praja, Semarang, pada Senin, 2 November 2026.
  • Why?
    Transparansi diminta agar penanganan kedua kasus dituntaskan dan informasi dapat disampaikan utuh kepada masyarakat, sehingga persoalan tidak berkembang menjadi konflik keagamaan.
  • How?
    Kepolisian telah menangkap pelaku pembakaran. Pemkab Sukoharjo berkoordinasi dengan Forkopimda, organisasi keagamaan, dan ormas, serta mendorong pendampingan PPA dan edukasi masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Polisi diminta terbuka saat menyelidiki pesantren Hamalatul Quran dan pembakaran warung mi babi di Sukoharjo. Gus Yasin senang pelaku pembakaran sudah ditangkap dan minta maaf karena warga merasa tidak nyaman. Pemerintah dan banyak kelompok sedang bicara bersama supaya keadaan kembali baik dan tidak jadi masalah agama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons pemerintah daerah dan aparat menunjukkan upaya menjaga kepercayaan publik di tengah situasi yang sensitif. Penangkapan pelaku pembakaran telah diapresiasi, sementara dorongan transparansi, pendampingan bagi ponpes, dan layanan perlindungan sesuai kebutuhan mencerminkan perhatian pada warga. Koordinasi lintas pemangku kepentingan juga membuka ruang komunikasi agar informasi tersampaikan utuh dan situasi kembali kondusif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan aparat kepolisian perlu mengutamakan proses transparansi terhadap penyelidikan kasus Ponpes Hamalatul Quran di Desa Laban dan pembakaran warung mi babi di Desa Parangjoro Sukoharjo. 

Pihaknya tidak mempersoalkan pernyataan sebelumnya yang sempat menyebut bahwa ponpes tersebut belum memiliki legalitas dari Kemenag. Akan tetapi yang terpenting penanganan kasusnya harus dituntaskan. 

"Kami meminta untuk kejadian ini ada transparansi dan keterbukaan selama penanganan kasus-kasus baik itu kaitanya di pondok pesantren maupun di warung," ujarnya di sela menghadiri launching program kader Posyandu sebagai agen Perlinsos di Gradika Bhakti Praja Semarang, Senin (2/11/2026). 

Disisi lain pihaknya mengapresiasi pihak kepolisian yang telah berhasil menangkap pelaku pembakaran Warung Mi Babi, namun 

Ia juga meminta maaf kepada masyarakat Jawa Tengah atas ketidaknyamanan yang terjadi. "Kami mengapresiasi polemik itu dan kami meminta maaf apabila ketidaknyamanan di Jawa Tengah," jelasnya. 

Pihaknya berjanji akan berpihak kepada masyarakat khususnya Ponpes dalam melakukan pengawalan serta pendampingan. "Tentu kami akan berpihak kepada masyarakat kita terkhusus pondok pesantren untuk mengawal dan memberikan pendampingan kepada masyarakatnya," kata Gus Yasin. 

Selain melakukan pendampingan dan pengawalan kepada ponpes, pihaknya juga meminta kepada aparat penegak hukum agar investigas ataupun penyelidikan kasus tersebut dilakukan secara terbuka dan transparan.

Sedangkan, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menyampaikan Pemkab telah melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Di antaranya PCNU, Muhammadiyah, MTA, dan LDII. Langkah ini dilakukan untuk membangun komunikasi dan mencari jalan keluar agar situasi di tengah masyarakat kembali kondusif.

"Tentu ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kami bersama seluruh pemangku kepentingan berusaha mencari solusi agar situasi ini bisa kembali baik. Pemerintah daerah menjalankan fungsi koordinasi," akunya dalam keterangan yang diterima IDN Times. 

Ia bilang persoalan yang muncul dari aksi penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran menjadi tanggung jawab bersama. Ia juga akan mendorong UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) memberikan pendampingan sesuai kebutuhan. 

Sapto juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh ormas berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sapto menyinggung munculnya berbagai narasi di media sosial yang belakangan memicu kegaduhan. Ia mengingatkan agar persoalan tersebut tidak digiring menjadi konflik keagamaan.

"Ini bukan konflik terkait keagamaan. Sepanjang seluruh informasi bisa disampaikan secara utuh kepada masyarakat dari berbagai sudut pandang, saya kira persoalan ini bisa disikapi dengan bijak," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article