Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
OTT KPK di Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro Ditangkap
Ilustrasi Gedung KPK. (IDN Times/Santi Dewi)
  • KPK melakukan OTT terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro pada 28–29 Juli 2026, yang dikonfirmasi Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
  • Penyidik KPK menyegel kantor Dinas PUPR Kabupaten Pemalang serta dua rumah di Perumahan Mutiara Residence, Kelurahan Mulyoharjo.
  • KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status pihak yang diamankan; operasi ini menjadi OTT ke-18 KPK pada 2026 dan kelima di Jawa Tengah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (28/7/2026) hingga Rabu (29/7/2026) dini hari

KPK melakukan OTT terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. KPK juga menyegel kantor Dinas PUPR serta dua rumah di Perumahan Mutiara Residence, Pemalang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro serta menyegel sejumlah lokasi di Kabupaten Pemalang.
  • Who?
    Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditangkap KPK. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut; status hukum pihak yang diamankan masih menunggu penetapan KPK.
  • Where?
    Operasi berlangsung di Kabupaten Pemalang, termasuk kantor Dinas PUPR, kantor Kepala Dinas PUPR, serta dua rumah di Perumahan Mutiara Residence, Kelurahan Mulyoharjo.
  • When?
    OTT dilakukan sejak Selasa, 28 Juli 2026, hingga Rabu dini hari, 29 Juli 2026.
  • Why?
    Alasan dan perkara yang mendasari OTT per saat ini masih belum diketahui. Belum ada keterangan resmi mengenai dugaan tindak pidana yang ditangani.
  • How?
    KPK menjalankan operasi senyap, menangkap Anom Widiyantoro, dan memasang segel di sejumlah lokasi. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status pihak yang ditangkap sesuai KUHAP.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
KPK menangkap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, pada Selasa sampai Rabu pagi. KPK juga menutup dengan segel kantor Dinas PUPR dan dua rumah di Pemalang. Pak Fitroh dari KPK bilang penangkapan itu benar. Sekarang KPK punya waktu satu hari untuk menentukan keadaan orang-orang yang ditangkap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Langkah cepat KPK dan penyegelan sejumlah lokasi menunjukkan mekanisme pengawasan terhadap dugaan pelanggaran tetap berjalan di Pemalang. Ketentuan waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status pihak yang diamankan juga menempatkan proses tersebut dalam kerangka hukum acara, sehingga penanganannya memiliki batas prosedural yang jelas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemalang, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam operasi senyap yang dilakukan pada Selasa (28/7/2026) hingga Rabu (29/7/2026) dini hari. KPK menyegel sejumlah lokasi, termasuk kantor Dinas PUPR dan dua rumah di Perumahan Mutiara Residence, Pemalang.

Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Wakil Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto “Benar," kata Fitroh Rohcahyanto. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sementara itu selain menangkap Bupati, penyidik juga memasang segel di kantor Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pemalang dan dua rumah.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Ini merupakan OTT KPK ke-18 selama 2026, dan tangkap tangan yang kelima di Jateng, berikut daftarnya:

Berikut daftar bupati dan kepala daerah di Jawa Tengah yang terjaring OTT KPK:

1. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro: Terjaring dalam operasi senyap pada Selasa (28/07/2026) malam.

2. Bupati Sukoharjo, Etik Suryani: Diciduk KPK pada Kamis malam (09/07/2026) atas dugaan kasus pemerasan terhadap perangkat daerah.

3. Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman: Diamankan pada Jumat (13/03/2026) terkait dugaan pemerasan dan penerimaan suap proyek.

4. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq: Terjaring OTT di Semarang pada Selasa (03/03/2026) terkait kasus korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing.

5. Bupati Pati, Sudewo: Ditangkap pada Senin (19/01/2026) atas dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa dan suap proyek.

Editorial Team

Related Article