Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Seorang petugas Giatja Lapas Kedungpane menunjukkan panen kangkung di tembok beranggang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Narapidana Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang memanen 100 kilogram kangkung dan 40 kilogram tomat dari lahan pertanian di sisi selatan lapas, didampingi petugas dan sipir.

  • Hasil panen langsung disalurkan ke dapur lapas untuk diolah menjadi menu harian narapidana oleh petugas bahan makanan, mendukung kebutuhan konsumsi internal.

  • Pihak lapas menilai program pertanian membekali warga binaan dengan keterampilan produktif, dari pengolahan lahan hingga perawatan, serta berencana mengembangkan varietas dan skala produksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (2/11/2026)

Narapidana Lapas Kedungpane memanen sekitar 100 kilogram kangkung dan 40 kilogram tomat di lahan beranggang. Hasil panen didistribusikan ke dapur lapas untuk diolah menjadi makanan narapidana.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Narapidana Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang memanen 100 kilogram kangkung dan 40 kilogram tomat, lalu hasilnya diolah menjadi menu makanan harian narapidana.
  • Who?
    Narapidana, petugas bimbingan kerja, sipir, petugas bahan makanan, Kalapas Ahmad Tohari, dan Kabid Giatja Wahyu Budi Heriyanto terlibat dalam kegiatan panen dan pengolahan.
  • Where?
    Panen dilakukan di lahan tembok beranggang sisi selatan Lapas Kelas IA Kedungpane, Semarang. Hasilnya didistribusikan ke dapur lapas.
  • When?
    Ahmad Tohari menyampaikan hasil panen tersebut pada Senin, 2 November 2026. Waktu pelaksanaan panen per saat ini belum diketahui secara lebih rinci.
  • Why?
    Kegiatan pertanian dilakukan untuk pembinaan kemandirian, meningkatkan keterampilan pertanian dan wirausaha warga binaan, serta membantu memenuhi kebutuhan konsumsi internal lapas.
  • How?
    Warga binaan didampingi sejak penyiapan lahan, penyemaian, hingga perawatan harian. Kangkung dan tomat yang dipanen kemudian diolah petugas bidang bahan makanan di dapur lapas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Para napi di Lapas Kedungpane Semarang memanen 100 kilogram kangkung dan 40 kilogram tomat. Mereka dibantu petugas dan sipir. Pak Ahmad Tohari dan Pak Wahyu Budi Heriyanto juga datang melihat. Sayur dan tomat itu sekarang dibawa ke dapur lapas untuk dimasak menjadi makanan para napi. Mereka belajar bertani agar punya keterampilan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Panen kangkung dan tomat di Lapas Kedungpane menunjukkan bahwa pembinaan dapat menghasilkan kegiatan yang produktif sekaligus bermanfaat langsung bagi kebutuhan konsumsi internal. Ketekunan warga binaan, pendampingan petugas, serta dukungan pimpinan lapas membentuk proses belajar pertanian yang memberi keterampilan praktis dan memperkuat semangat kemandirian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Sejumlah narapidana Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang berhasil memanen kangkung dan tomat di atas lahan tembok beranggang sisi selatan lapas.

Mereka memanen kangkung sebanyak 100 kilogram dan 40 kilogram tomat bersama petugas bimbingan kerja (binker) dan para sipir.

Saat panen juga dihadiri Kalapas Kedungpane Ahmad Tohari dan Kepala Bidang Kegiatan Kerja (Kabid Giatja) Wahyu Budi Heriyanto. Kehadiran jajaran lapas menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan.

Informasi dari Lapas Kedungpane diketahui hasil panen kangkung dan tomat langsung didistribusikan ke dapur lapas untu diolah menjadi sajian makanan bagi para narapidana.

Proses pengolahan dua komoditas tersebut dikerjakan oleh para petugas bidang bahan makanan (banma).

Kepala Lapas Kedungpane Semarang Ahmad Tohari mengatakan pihaknya lega dengan pencapaian dan kerja keras jajaran dan narapidana yang terlibat dalam pengelolaan lahan pertanian di areal beranggang.

"Hasil panen kangkung yang hampir menyentuh angka 100 kg serta tomat hingga 40 kg ini merupakan bukti nyata pembinaan kemandirian di lapas berjalan sangat baik," ungkapnya, Senin (2/11/2026).

Ia bilang bahwa kegiatan bercocok tanam di lahan beranggang bukan sekadar mengisi waktu.

Melainkan memberikan bekal keterampilan wirausaha dan pertanian yang produktif bagi para warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat kelak.

Sedangkan, Kabid Giatja Lapas Kedungpane Wahyu Budi Heriyanto juga memberikan menyambut baik teknis pendampingan dan keberlanjutan program pertanian di area perkebunan Lapas.

"Pencapaian panen hari ini tidak lepas dari ketekunan warga binaan yang terus kami dampingi secara konsisten mulai dari penyiapan lahan, penyemaian, hingga perawatan harian.

Ia pun membenarkan kalau hasil panen kangkung dan tomat akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi internal lapas dan narapidana untuk memperlihatkan keberhasilan kemandirian pangan.

"Dengan hasil yang terus membaik ini, kami di Bidang Giatja makin optimistis untuk terus mengembangkan varietas tanaman lain serta meningkatkan skala produksi ke depannya," kata Wahyu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article