Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ngabuburit Respati-Astrid, Refleksi Setahun Memimpin Kota Solo

Ngabuburit Respati-Astrid, Refleksi Setahun Memimpin Kota Solo
Ngabuburit Asyik bareng Walikota Solo Respati Ardi dan Wakil Walikota Solo Astrid Widayani. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)
Intinya Sih
  • Respati Ardi dan Astrid Widayani menggelar ngabuburit refleksi setahun kepemimpinan di Monumen Apem Sewu, dihadiri Forkopimda serta warga untuk membahas capaian dan rencana pembangunan Kota Solo.
  • Pendidikan inklusif, kesejahteraan guru, Posyandu Plus, serta pembangunan infrastruktur fisik dan sumber daya manusia menjadi fokus utama Pemkot Solo dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
  • Pemerintah menyiapkan kawasan wisata terintegrasi K3 dan program Rumah Siap Kerja guna mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat UMKM, serta membuka peluang kerja domestik dan global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surakarta, IDN Times - Wali Kota Solo, Respati Ardi bersama Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani menggelar kegiatan ngabuburit bersama warga di Monumen Apem Sewu, bantaran Sungai Bengawan Solo, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Respati-Astrid dalam memimpin Kota Solo.

Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda serta tokoh masyarakat dan tokoh agama Kota Surakarta. Kegiatan dikemas dengan sesi tanya jawab bersama warga serta pemaparan program prioritas yang akan dijalankan pemerintah kota ke depan.

Respati mengatakan, sejumlah sektor strategis menjadi fokus utama dalam pembangunan Kota Solo, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga penguatan infrastruktur.

1. Pemkot Solo Perkuat Pendidikan Inklusif dan Sekolah Unggulan

1bfa2de4-3920-4d9a-a7b4-b25d2954d582.jpeg
Ngabuburit Asyik bareng Walikota Solo Respati Ardi dan Wakil Walikota Solo Astrid Widayani. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)

Respati menegaskan sektor pendidikan menjadi prioritas dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Solo. Pemerintah Kota Solo terus berupaya memastikan seluruh pelajar mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.

Selain itu, kesejahteraan guru dan tenaga pendidik juga menjadi perhatian agar kualitas pendidikan tetap terjaga.

“Kita juga mendorong sekolah inklusif. Artinya sekolah ini dapat diakses oleh semua warga Kota Solo termasuk anak-anak penyandang disabilitas,” ujar Respati.

Ia juga mengungkapkan Pemkot Solo tengah menyiapkan program Sekolah Unggulan berbasis kebangsaan. Program tersebut diharapkan mampu menjembatani para pelajar untuk memperoleh layanan pendidikan yang lebih tinggi.

2. Posyandu Plus hingga Infrastruktur Jadi Fokus Pembangunan

578cbe98-10f4-42ac-9279-a952506e943e.jpeg
Ngabuburit Asyik bareng Walikota Solo Respati Ardi dan Wakil Walikota Solo Astrid Widayani. (Dok/Prokompim Pemkot Solo)

Di sektor kesehatan, Pemkot Solo terus memperluas jangkauan layanan melalui berbagai inovasi. Salah satunya melalui program Posyandu Plus yang kini terus digencarkan.

Program tersebut tidak hanya fokus pada deteksi dini penyakit, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental masyarakat.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga menjadi prioritas pada 2026, baik infrastruktur fisik maupun pembangunan sumber daya manusia.

Beberapa pembangunan yang menjadi fokus antara lain perbaikan drainase, jaringan air minum dan air limbah, jalan, ruang publik hingga revitalisasi bangunan cagar budaya.

“Pembangunan kota sering kali dilihat masyarakat melalui pembangunan fisik. Itu menjadi tolok ukur bahwa pemerintahan bekerja,” jelas Respati.

Ia menambahkan pertumbuhan ekonomi daerah harus berjalan seiring dengan penurunan angka pengangguran.

3. Kawasan Wisata K3 dan Rumah Siap Kerja Didorong Dongkrak Ekonomi

IMG_2919.jpeg
Ngabuburit Asyik bareng Walikota Solo Respati Ardi dan Wakil Walikota Solo Astrid Widayani. (IDN Times/Larasati Rey)

Sebagai kota dengan kekuatan wisata dan budaya, Pemkot Solo juga menyiapkan konsep kawasan wisata terintegrasi K3 yang meliputi Kauman, Keprabon, dan Kemlayan.

Selain Koridor Gatot Subroto, pemerintah juga akan menambah titik pengembangan wisata baru di kawasan Yos Sudarso untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kami berkomitmen tahun ini pembenahan Yos Sudarso dimulai untuk fungsi pertumbuhan ekonomi sebagai kawasan wisata baru,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani menegaskan komitmennya untuk menjalankan Asta Cita Surakarta melalui sejumlah program prioritas.

Beberapa di antaranya pengembangan kompetensi tenaga kerja melalui program Rumah Siap Kerja, penguatan daya saing UMKM, hingga optimalisasi BUMD dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Program pengembangan kompetensi lewat peluang kerja ini kami kemas dengan Rumah Siap Kerja. Targetnya tidak hanya pasar domestik, tetapi juga pasar global,” ujar Astrid.

Ia berharap seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dapat bekerja sama untuk menyukseskan program pembangunan Kota Solo pada 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More