Pasangan calon bupati Purbalingga dan yang mewakili membacakan pakta integritas pilkada damai usai pengundian nomor urut pasangan calon di aula KPU Purbalingga, Kamis (24/9/2020). Foto: Istimewa
Dari keterangan yang dirilis KPU Purbalingga, ketidakhadiran pasangan Oji-Zaini disertai keterangan dokter. Namun demikian, KPU tidak menyebut secara jelas penyakit apa yang dialami Oji-Zaini.
Dari video testimoni yang diambil Oji, ia mengaku tengah dirawatdi rumah sakit Mayapada di Jakarta. Pada video berdurasi 4 menit 33 detik itu, Oji menjelaskan kronologi kejadian sebelum sakit hingga ia dirawat.
Ia menjelaskan, Minggu tanggal 6 September 2020 ia dan Zaini mengikuti agenda pendaftaran calon bupati dan wakil bupati yang dilanjutkan deklarasi di kompleks Museum Soedirman di Kecamatan Rembang. Pada acara yang disisipi konser musik ini, ratusan orang berkumpul.
Senin hingga Rabu tanggal 7-9 September 2020 ia menjalani tes kesehatan sebagai syarat pencalonan bupati. Hasil tes kesehatan menunjukkan Oji sehat dan dinyatakan memenuhi syarat kesehatan oleh KPU.
Kamis tanggal 10 September 2020 Oji mengaku mulai merasa tidak enak badan. Pada Sabtu (12/9/20) Oji memutuskan berobat ke Rumah Sakit Mayapada, Jakarta. Dalam video itu, Oji menyebut sudah delapan hari ia dirawat di rumah sakit itu.