Sering bingung memilih bawang putih saat belanja di pasar atau supermarket? Dari luar, sekilas tampilannya memang mirip. Namun, jika salah pilih varietas, cita rasa tumisan atau kuah sup Kamu bisa berubah drastis!
Si Paling Medok! Ini 4 Perbedaan Bawang Putih Kating, Honan, dan Sinco

Bawang Putih Kating adalah juara tak tertandingi jika kamu mencari aroma yang paling medok, gurih, dan wangi menyengat.
Honan (Shin Chung) memiliki bonggol besar dengan siung kecil-kecil dan aroma sedang, cocok untuk porsi masak besar.
Sinco memiliki karakter kulit paling kering dengan aroma paling lembut/samar.
Ketiga jenis bawang putih impor asal Tiongkok ini—Kating, Honan, dan Sinco—memiliki konsentrasi minyak alami serta kadar gurih yang berbeda jauh. Biar tidak tertukar lagi, yuk bedah perbandingannya!
Tabel Perbandingan Fisik & Karakteristik

ilustrasi bawang putih (unsplash.com/Surya Prakash) Fitur / Karakteristik
Bawang Putih Kating
Bawang Putih Honan (Shin Chung)
Bawang Putih Sinco
Aroma & Rasa
Paling Medok, tajam, & gurih
Sedang / cenderung mild
Paling lembut / samar
Ukuran & Siung
Bonggol kecil, siung besar & padat
Bonggol besar, siung kecil-kecil
Bonggol sedang, siung mini & ramping
Kulit Luar
Putih bersih, tipis seperti kertas
Agak tebal, ada semburat keunguan
Putih kusam, sangat kering
Efisiensi Masak
Cukup pakai sedikit, wangi melimpah
Butuh jumlah banyak untuk mengejar rasa
Cocok untuk rasa bawang yang halus
4 Perbedaan Utama Bawang Putih Kating, Honan, & Sinco

ilustrasi bawang putih (pexels.com/Nick Collins) 1. Konsentrasi Allicin (Kunci Aroma Medok)
- Kating: Mengandung minyak atsiri dan senyawa allicin alami paling pekat. Begitu digeprek atau diulek, aroma gurihnya langsung menyengat hebat dan menyerbak ke seluruh ruangan.
- Honan: Memiliki kadar ketajaman aroma yang standar. Baunya tidak terlalu menghentak hidung, cocok bagi yang kurang suka aroma bawang terlalu pekat.
- Sinco: Berada di level paling bawah untuk urusan wangi. Aromanya tipis karena kadar air dan minyak alaminya paling rendah akibat proses pengeringan yang maksimal.
2. Anatomi Bonggol dan Siung
- Kating: Lingkaran bonggol luarnya memang tampak kecil, namun saat dikupas, siung di dalamnya berukuran besar, tebal, dan padat menyatu.
- Honan: Tampilannya cukup menipu; bonggol luarnya tampak besar dan kokoh, tetapi saat dikupas isinya adalah siung kecil-kecil yang berjejal banyak.
- Sinco: Memiliki ukuran siung yang paling mini, ramping, dan jalinan antar-siungnya terasa sangat kering terpisah.
3. Ciri Fisik Kulit Luar
- Kating: Dibungkus oleh kulit ari berwarna putih bersih, mulus, dan tipis ringkih.
- Honan: Kulit luarnya cenderung lebih tebal, kaku, dan memiliki semburat warna keunguan atau kecokelatan kusam pada lapisannya.
- Sinco: Kulit arinya berwarna putih pucat agak berdebu kering, menandakan telah melewati proses curing (pengeringan) yang cukup lama sebelum didistribusikan.
4. Dampak Efisiensi Masakan dan Harga
- Kating: Juara untuk tumisan, baceman, nasi goreng, atau bumbu sup. Harganya paling tinggi di pasar, namun penggunaannya sangat hemat karena 1 siung Kating setara gurihnya dengan 3 siung bawang biasa.
- Honan: Harganya jauh lebih ekonomis. Sering dipilih oleh pelaku usaha kuliner skala besar (seperti warung makan atau katering) untuk memangkas modal bahan baku.
- Sinco: Harganya bersaing murah dengan Honan. Sangat diminati untuk masakan yang hanya membutuhkan sentuhan rasa bawang tipis tanpa merusak estetika warna kuah.
Tips Dapur

ilustrasi bawang putih (freepik.com/jcomp) Kating Paling Hemat di Panjang Jalan! Walaupun harga per kilogram bawang Kating lebih mahal dibanding Honan dan Sinco, secara racikan bumbu Kating jauh lebih irit. Kamu cukup memakai sedikit saja untuk mendapatkan aroma smokey dan gurih yang setara dengan segerombolan bawang biasa!





















