Suku Maori terkenal dengan keunikannya. Sebab selain dikenal mampu hidup berdampingan dengan alam, suku maori di Selandia Baru juga memiliki pola hidup yang bikin banyak orang penasaran.
Atas dasar meningkatkan pengetahuan kajian sejarah, seorang pakar ilmu sejarah dan kebudayaan Islam dari UIN Walisongo Semarang bernama Prof Abdurrahman Mas’ud memilih melakukan penelitian terhadap kebiasaan baik yang bertahun-tahun dilakukan suku maori.
Prof Mas'ud juga memutuskan datang langsung ke Selandia Baru untuk memperbanyak literasi sebagai pijakan dalam mengulik suku maori.
Bekal penelitiannya di Selandia Baru berasal dari pendanaan hibah riset LPDP AIR Funds Kementerian Agama (MORA).
Ia tertarik mengulik suku maori terutama untuk memperdalam pengembangan kebijakan pendidikan pelestarian lingkungan berbasis Transcultural Ecotheology dengan menggali praktik terbaik dari filosofi suku tersebut.
"Pendidikan pelestarian lingkungan tidak bisa lagi berjalan secara parsial. Melalui pendekatan Transcultural Ecotheology, kami melihat bahwa nilai-nilai universal Islam tentang penjagaan alam. Seperti konsep Khalifah, Amanah, Mizan, dan Ihsan memiliki titik temu yang sangat harmonis dengan kearifan lokal. Termasuk filosofi Ako suku Māori di Selandia Baru," kata Mas'ud dalam keterangan yang diterima IDN Times, Sabtu (24/10/2026).
