Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sambut 17 Agustusan, PLN Rawat Gardu Induk Boyolali Tanpa Padam
Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga melakukan pemeliharaan sejumlah peralatan di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali tanpa memadamkan pasokan listrik ke pelanggan. (dok. PLN)
  • PLN UPT Salatiga memelihara peralatan PMS Busbar C dan D di GI 150 kV Boyolali pada 27 Juli 2026 tanpa memadamkan listrik pelanggan.
  • Tim PDKB bersertifikasi bekerja saat peralatan tetap bertegangan untuk mendeteksi potensi gangguan teknis dan menjaga sistem transmisi tetap optimal serta aman.
  • Menjelang HUT ke-81 RI, PLN memperketat pemantauan, inspeksi, dan perawatan infrastruktur vital demi menjaga pasokan listrik bagi masyarakat, bisnis, industri, dan ekonomi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Boyolali, IDN Times - Momen HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI) akan tiba sebentar lagi. Untuk mengantisipasi gangguan listrik saat warga beraktivitas, PLN melakukan pemeliharaan sejumlah peralatan di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali tanpa memadamkan pasokan listrik ke pelanggan.

Pekerjaan tersebut dilakukan tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga, Senin (27/7/2026). Pemeliharaan dilakukan untuk menjaga keandalan sistem transmisi sekaligus mengantisipasi gangguan yang berpotensi menyebabkan pemadaman.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari kesiapan PLN menjaga pasokan listrik menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

1. Peralatan diperbaiki saat masih bertegangan

Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga melakukan pemeliharaan sejumlah peralatan di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali tanpa memadamkan pasokan listrik ke pelanggan. (dok. PLN)

Pemeliharaan menyasar peralatan Pemisah (PMS) Busbar C dan D untuk fasa R, S, dan T pada Bay Mojosongo 2 di GI 150 kV Boyolali.

Berbeda dengan pemeliharaan yang membutuhkan penghentian aliran listrik, pekerjaan kali ini dilakukan dalam kondisi peralatan tetap bertegangan oleh tim PDKB.

Personel PDKB memiliki keahlian dan sertifikasi khusus untuk melakukan pekerjaan pada jaringan listrik tanpa memadamkan pasokan kepada pelanggan.

Dengan metode tersebut, kegiatan masyarakat hingga aktivitas bisnis dan industri di wilayah yang mendapat pasokan listrik tetap dapat berlangsung selama pekerjaan dilakukan.

2. Cegah gangguan yang bisa memicu pemadaman

Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga melakukan pemeliharaan sejumlah peralatan di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali tanpa memadamkan pasokan listrik ke pelanggan. (dok. PLN)

Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge mengatakan, pemeliharaan tersebut merupakan tindakan preventif untuk menjaga peralatan di gardu induk tetap bekerja optimal.

“Kami secara rutin melakukan asesmen dan tindakan preventif pada peralatan di Gardu Induk Transmisi, khususnya pada PMS Busbar GI 150 kV Boyolali, guna memastikan sistem transmisi senantiasa beroperasi secara optimal dan aman dari segala bentuk anomali kelistrikan,” katanya, Rabu (29/7/2026).

Pemeliharaan PMS Busbar menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sistem switching transmisi. Pemeriksaan dan perawatan dilakukan untuk mendeteksi serta mengantisipasi potensi gangguan teknis sebelum berkembang menjadi masalah yang dapat mengganggu sistem kelistrikan.

PLN memilih metode pekerjaan tanpa padam agar pemeliharaan dapat dilakukan tanpa menghentikan suplai listrik kepada pelanggan.

3. Keandalan listrik jelang HUT ke-81 RI diperketat

Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga melakukan pemeliharaan sejumlah peralatan di Gardu Induk (GI) 150 kV Boyolali tanpa memadamkan pasokan listrik ke pelanggan. (dok. PLN)

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Amiruddin mengatakan, sistem transmisi di wilayah Jawa Bagian Tengah, termasuk Kabupaten Boyolali, terus dipantau untuk menjaga keandalan pasokan.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh tim PDKB yang telah menjalankan tugas dengan standar keamanan kerja yang sangat ketat, dedikasi tinggi, dan profesionalisme demi menjaga keandalan sistem kelistrikan kita,” ujarnya.

Selain pemeliharaan di GI 150 kV Boyolali, PLN akan melanjutkan inspeksi dan perawatan preventif terhadap sejumlah infrastruktur vital lainnya. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan listrik, terutama menjelang momentum peringatan Kemerdekaan RI yang diikuti berbagai aktivitas masyarakat.

PLN menilai keandalan pasokan listrik juga penting untuk menjaga kegiatan ekonomi, bisnis, industri, hingga aktivitas sehari-hari masyarakat tetap berjalan tanpa terganggu pemadaman akibat pekerjaan pemeliharaan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article