Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Semarang Bidik Peluang Ekonomi dari Ribuan Tamu MTQ Nasional 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau langsung kesiapan venue di Simpang Lima, Minggu (6/9/2026) malam. (dok. Pemkot Semarang)
  • Pemkot Semarang menyatakan venue utama MTQ Nasional XXXI 2026 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, siap untuk pembukaan pada 12 September 2026.
  • Wali Kota Agustina menilai kedatangan kafilah dan tamu dari berbagai daerah dapat mengenalkan potensi Semarang serta menggerakkan hotel, kuliner, wisata, dan usaha warga.
  • Cabang musabaqah digelar di sejumlah lokasi, sementara aktivitas publik dipusatkan di Simpang Lima agar mudah dijangkau dan mendorong partisipasi masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Semarang sedang siap-siap untuk MTQ Nasional 2026 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima. Acara ini mulai Sabtu, 12 September. Wali Kota Agustina mengajak warga menyambut banyak tamu dari berbagai daerah. Tamu bisa makan makanan Semarang, tidur di hotel, dan jalan-jalan. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka acara itu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang memastikan persiapan venue utama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima sudah siap. Hajatan besar tersebut akan dibuka pada Sabtu (12/9/2026). 

1. MTQ jadi ajang kenalkan potensi Kota Semarang

Kota Semarang sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.meluncurkan logo, maskot, dan tema resmi acara tersebut di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Jumat (26/6/2026). (dok. Pemkot Semarang)

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau langsung kesiapan venue di Simpang Lima, Minggu (6/9/2026) malam. Ia menegaskan penyelenggaraan MTQ Nasional bukan hanya soal kesiapan lokasi perlombaan, tetapi juga kesempatan bagi Semarang memperkenalkan potensi kota kepada tamu dari berbagai daerah di Indonesia.

“MTQ ini adalah hajatan kita bersama. Masyarakat Kota Semarang juga menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraannya,” ujarnya.

Menurut Agustina, kehadiran kafilah dan tamu dari berbagai daerah dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat Semarang. Para tamu tidak hanya datang untuk mengikuti atau menyaksikan perlombaan, mereka juga berpotensi menginap di hotel, mencicipi kuliner, berinteraksi dengan warga, hingga mengunjungi destinasi wisata selama berada di Kota Semarang.

2. Ajak masyarakat ikut menyambut dan ramaikan MTQ

Ilustrasi MTQ Nasional. (dok. Pemkot Semarang)

“Yang akan datang ke Kota Semarang bukan hanya para peserta atau kafilah. Akan ada tamu dari berbagai daerah dengan latar belakang yang beragam. Mereka akan melihat Kota Semarang, bertemu dengan warga kita, menikmati makanan kita, tinggal di hotel-hotel kita, dan mengunjungi berbagai tempat di kota ini,” katanya.

Maka itu, Agustina meminta masyarakat ikut menyambut dan meramaikan rangkaian MTQ Nasional XXXI. Ia berharap para tamu mendapatkan pengalaman positif selama berada di Semarang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha dan masyarakat.

“Ini kesempatan yang sangat baik untuk menunjukkan wajah Kota Semarang yang sebenarnya. Kota yang ramah, nyaman, toleran, dan terbuka terhadap siapa pun,” ujarnya.

3. Simpang Lima jadi pusat aktivitas publik

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan pengecekan venue MTQ Nasional 2026 di kawasan Simpang Lima, Jumat (4/9/2026). (dok. Pemkot Semarang)

Selain venue utama di Lapangan Pancasila Simpang Lima, cabang-cabang musabaqah akan digelar di sejumlah lokasi di Kota Semarang sesuai dengan jenis perlombaan.

Sementara itu, kegiatan yang melibatkan masyarakat dipusatkan di kawasan Simpang Lima. Langkah tersebut diharapkan membuat rangkaian MTQ lebih mudah dijangkau sekaligus membuka ruang partisipasi publik.

Agustina memastikan proses penyiapan venue dilakukan semaksimal mungkin agar penyelenggaraan MTQ dapat berjalan sesuai harapan.

“MTQ ini adalah hajatan kita bersama. Masyarakat Kota Semarang juga menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraannya,” pungkasnya.

MTQ Nasional XXXI dijadwalkan dibuka oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Sabtu (12/9/202) di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article