Dandim Semarang Ahmad Saerodin saat berkoordinasi dengan tim reaksi cepat gabungan saat membantu evakuasi warga terjebak banjir. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Kemudian untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang sampai saat ini terus melanda, Saerodin mengatakan pihaknya bersama Polda Jateng maupun BNPB akan menyiagakan anggotanya dan beberapa perahu karet maupun kendaraan yang sewaktu-waktu dapat dikerahkan untuk mengevakuasi masyarakat.
"Selain memberikan pelayanan fasilitas, kami juga akan membantu dalam pengaturan lalu lintas sehingga dapat tetap lancar dan tidak terputus meskipun keadaannya tergenang banjir," sambungnya.
Ia mengaku Kamis kemarin sempat meninjau warga terdampak banjir di Kecamatan Genuk Semarang dan memantau arus Jalan Raya Kaligawe.
Diketahui semenjak beberapa hari terakhir wilayah Semarang dilanda cuaca ekstrem dimana hujan dengan intensitas yang cukup tinggi terus mengguyur sehingga menyebabkan beberapa wilayah terendam banjir.