Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Agenda Besar Karate Inkado Jateng, Agenda Musprov 2027 Jadi Sorotan

Kab. Semarang
4 min read
3 Agenda Besar Karate Inkado Jateng, Agenda Musprov 2027 Jadi Sorotan
Ujian DAN dan penyetaraan di Jawa Tengah beberapa waktu lalu, tiga Dewan Guru PB Inkado turut melakukan pengawasan, yakni Shihan Octar Ramon Pesik, Shihan Iwan Taher, dan Shihan Roike Gultom.(IDN Times/Dok. Inkado Jateng)
  • Inkado Jateng menyiapkan Gashuku KSH, Musprov akhir Januari 2027, dan Kejurprov 2027; Musprov menjadi forum pertanggungjawaban pengurus 2022–2027 serta penentuan arah organisasi berikutnya.

  • Persiapan Musprov mencakup pembentukan panitia, penjaringan calon ketua, dan evaluasi kinerja pengurus, termasuk peran KSH dalam pengembangan dojo serta pembinaan atlet di daerah.

  • Kejurprov 2027 direncanakan setelah Musprov, berpotensi dirangkai pelantikan dan rakerprov; usulan meliputi nomor kata semua usia serta pelatihan wasit-juri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – Pengurus Provinsi Indonesia Karate-do (Inkado) Jawa Tengah mulai mempersiapkan tiga agenda besar organisasi, yakni Gashuku Keluarga Sabuk Hitam (KSH), Musyawarah Provinsi (Musprov), dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov).

Dari ketiga agenda tersebut, Musprov menjadi salah satu prioritas yang perlu dipersiapkan sejak awal. Kegiatan yang diperkirakan berlangsung pada akhir Januari 2027 itu akan menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan masa bakti 2022–2027 sekaligus menentukan arah organisasi untuk periode berikutnya.

Ketua Pengprov Inkado Jateng, Suyantoro, bersama Sekretaris Umum Adam Prabowo dan Ketua KSH Shihan Hasiholan Welly Roike Gultom, sepakat mulai membahas persiapan Musprov, termasuk pembentukan panitia dan mekanisme penjaringan serta penyaringan calon ketua umum.

  1. 1. Evaluasi kepengurusan jadi momen penting musprov

    Ketua Inkado Jawa Tengah Adam Prabowo membahas persiapan Musprov agar tahapan organisasi berjalan tertib.
    Ketua Inkado Jawa Tengah, Adam Prabowo (dasi merah)sebut persiapan Musprov perlu dilakukan sejak dini agar seluruh tahapan berjalan tertib dan melibatkan berbagai unsur organisasi, Senin (12/10/2026).(IDN Times/Dok. Inkado Jateng)

    Adam Prabowo mengatakan, persiapan Musprov perlu dilakukan sejak dini agar seluruh tahapan berjalan tertib dan melibatkan berbagai unsur organisasi.

    Menurut dia, pembentukan kepanitiaan merupakan bagian dari persiapan administratif. Hal yang lebih penting adalah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus selama satu periode.

    “Kalau kepanitiaan itu normatif saja, semua unsur kita libatkan karena ini bentuk tanggung jawab agar berjalan dalam suasana guyub rukun. Evaluasi secara tuntas soal kinerja pengurus justru penting kita bahas secara tuntas dalam bentuk pertanggungjawaban,” kata Adam kepada IDN Times, Senin (12/10/2026).

    Evaluasi tersebut juga mencakup pengembangan perguruan di daerah. Saat pelantikan pengurus masa bakti 2022–2027 di Semarang pada 9 Oktober 2022, Ketua Dewan Guru PB Inkado, Kancho G.A. Pesik, menekankan pentingnya peran anggota KSH dalam mengembangkan perguruan.

    Penyandang sabuk hitam diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknik, tetapi juga berkontribusi membangun dojo dan memperluas pembinaan karate di wilayah masing-masing.

    Ketua KSH Inkado Jateng, Shihan Hasiholan Welly Roike Gultom, menegaskan KSH memiliki peran strategis dalam mendampingi pengurus mengembangkan organisasi dan meningkatkan prestasi atlet.

  2. 2. Kualitas penguatan dojo dan pembinaan atlet

    Jajaran Dewan Guru Inkado Jateng hadir dalam kegiatan pembinaan untuk menjaga kualitas dan mengembangkan kemampuan karateka.
    Kehadiran jajaran Dewan Guru tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pembinaan dan pengembangan kemampuan karateka.(IDN Times/Dok. Inkado Jateng)

    Inkado Jateng juga menyoroti perkembangan dojo dan kualitas pembinaan karateka di sejumlah daerah. Roike menyebut, pertumbuhan organisasi dan peningkatan prestasi tidak terlepas dari dukungan Pengurus Besar (PB) Inkado.

    Dalam kegiatan ujian DAN dan penyetaraan di Jawa Tengah beberapa waktu lalu (9/10/2026), tiga Dewan Guru PB Inkado turut melakukan pengawasan, yakni Shihan Octar Ramon Pesik, Shihan Iwan Taher, dan Shihan Roike Gultom.

    Kehadiran jajaran Dewan Guru tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pembinaan dan pengembangan kemampuan karateka di lingkungan perguruan.

    Roike mengatakan, perkembangan organisasi dan program pembinaan di daerah secara berkala dilaporkan kepada PB Inkado. Dukungan dari tingkat pusat, menurut dia, perlu diimbangi dengan langkah nyata pengurus di daerah.

    Sejumlah daerah, seperti Grobogan, Pati, Wonosobo, Cepu, dan Kota Magelang, disebut menunjukkan perkembangan dalam pembinaan atlet.

    Salah satu capaian terbaru ditunjukkan Dojo Patriot Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Dalam kejuaraan terbuka antarpelajar di GOR Wujil, Ungaran, Kabupaten Semarang, pada 4 Oktober 2026, tim tersebut meraih juara umum III dengan koleksi tujuh medali emas, delapan perak, dan tujuh perunggu.

    Capaian itu menjadi salah satu catatan perkembangan atlet Inkado Jateng di tingkat kompetisi.

  3. 3. Kejurprov disiapkan untuk memperkuat kompetisi

    Informasi Kejurprov Inkado Jawa Tengah yang direncanakan sebagai agenda penting pada tahun 2027 mendatang.
    Kejurprov menjadi agenda penting yang direncanakan berlangsung pada 2027.(IDN Times/Dok. Inkado Jateng)

    Selain Musprov, Kejurprov menjadi agenda penting yang direncanakan berlangsung pada 2027. Pelaksanaannya diperkirakan menjadi salah satu program awal kepengurusan baru setelah terbentuk melalui Musprov.

    Agenda tersebut juga berpotensi dirangkaikan dengan pelantikan pengurus dan rapat kerja provinsi (rakerprov).

    Kejurprov Inkado Jateng terakhir kali digelar pada Juni 2024 di dojo STIE Semarang. Dalam kejuaraan tersebut, tim Cepu keluar sebagai juara umum I, sedangkan tim Pati dan Jepara masing-masing menempati posisi juara umum II dan III.

    Untuk pelaksanaan berikutnya, Adam mengusulkan agar nomor kata dipertandingkan pada seluruh kelompok umur. Selain itu, ia mendorong adanya pembekalan dan pelatihan wasit-juri serta kemungkinan pelaksanaan gashuku Inkado Jateng.

    “Semua rencana ini sudah kami sampaikan kepada Sekjen Inkado. Mungkin laporan formal nanti bersamaan dengan penyampaian undangan dan atau permohonan rekomendasi,” ujarnya.

    Penguatan kompetisi tersebut sejalan dengan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dalam pemberitaan mengenai Kejurnas Inkado 2025, juga menyoroti kejuaraan sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang menuju prestasi dunia.

    Sementara itu, World Karate Federation (WKF) menyediakan aturan kompetisi resmi untuk nomor kata dan kumite sebagai acuan penyelenggaraan pertandingan. Standar kompetisi, kualitas wasit-juri, dan pembinaan atlet menjadi aspek yang relevan dalam mempersiapkan kejuaraan.

    Dengan tiga agenda tersebut, Inkado Jateng menghadapi periode persiapan yang tidak hanya berkaitan dengan pergantian pengurus, tetapi juga penguatan organisasi, perluasan dojo, dan peningkatan kualitas pembinaan atlet di berbagai daerah.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More