Kejurprov menjadi agenda penting yang direncanakan berlangsung pada 2027.(IDN Times/Dok. Inkado Jateng)
Selain Musprov, Kejurprov menjadi agenda penting yang direncanakan berlangsung pada 2027. Pelaksanaannya diperkirakan menjadi salah satu program awal kepengurusan baru setelah terbentuk melalui Musprov.
Agenda tersebut juga berpotensi dirangkaikan dengan pelantikan pengurus dan rapat kerja provinsi (rakerprov).
Kejurprov Inkado Jateng terakhir kali digelar pada Juni 2024 di dojo STIE Semarang. Dalam kejuaraan tersebut, tim Cepu keluar sebagai juara umum I, sedangkan tim Pati dan Jepara masing-masing menempati posisi juara umum II dan III.
Untuk pelaksanaan berikutnya, Adam mengusulkan agar nomor kata dipertandingkan pada seluruh kelompok umur. Selain itu, ia mendorong adanya pembekalan dan pelatihan wasit-juri serta kemungkinan pelaksanaan gashuku Inkado Jateng.
“Semua rencana ini sudah kami sampaikan kepada Sekjen Inkado. Mungkin laporan formal nanti bersamaan dengan penyampaian undangan dan atau permohonan rekomendasi,” ujarnya.
Penguatan kompetisi tersebut sejalan dengan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dalam pemberitaan mengenai Kejurnas Inkado 2025, juga menyoroti kejuaraan sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang menuju prestasi dunia.
Sementara itu, World Karate Federation (WKF) menyediakan aturan kompetisi resmi untuk nomor kata dan kumite sebagai acuan penyelenggaraan pertandingan. Standar kompetisi, kualitas wasit-juri, dan pembinaan atlet menjadi aspek yang relevan dalam mempersiapkan kejuaraan.
Dengan tiga agenda tersebut, Inkado Jateng menghadapi periode persiapan yang tidak hanya berkaitan dengan pergantian pengurus, tetapi juga penguatan organisasi, perluasan dojo, dan peningkatan kualitas pembinaan atlet di berbagai daerah.