Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Golf dan Rugby Banyumas Debut di Porprov Jateng 2026, Target Terbaik
Tim rugby Banyumas yang ikuta menjadi debutan dalam cabor yang untuk kali pertama dipertandingkan dalam Porprov 2026 di Semarang Raya. (IDN Times/Cokie Sutrisno)
  • Golf dan rugby untuk pertama kali dipertandingkan di Porprov Jateng 2026. Banyumas memanfaatkan debut dua cabor ini untuk mengembangkan pembinaan dan menampilkan atlet potensial.

  • Tim rugby Banyumas berlatih rutin hingga dua sesi sehari selama sekitar tiga bulan. Atlet Zahra Putri Febriana menyatakan tim menargetkan medali emas.

  • Banyumas mengirim 404 atlet dan 105 pelatih, menargetkan lima besar dengan 56 emas, 77 perak, serta 101 perunggu, meningkat dari peringkat kedelapan pada 2023.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2023

Banyumas menempati peringkat kedelapan pada Porprov dan meraih 29 emas, 44 perak, serta 50 perunggu.

Sabtu (10/10/2026)

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengukuhkan dan melepas kontingen Banyumas berisi 404 atlet dan 105 pelatih.

Selasa (13/10/2026)

Atlet rugby Banyumas Zahra Putri Febriana menyatakan timnya menargetkan medali emas setelah menjalani persiapan intensif.

2026

Golf dan rugby untuk pertama kalinya dipertandingkan di Porprov Jateng. KONI Banyumas menargetkan 56 emas, 77 perak, dan 101 perunggu serta posisi lima besar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Banyumas menurunkan atlet golf dan rugby yang untuk pertama kalinya dipertandingkan pada Porprov Jawa Tengah 2026, sambil menargetkan peningkatan perolehan medali kontingen secara keseluruhan.
  • Who?
    Kontingen Banyumas terdiri atas 404 atlet dan 105 pelatih, termasuk atlet rugby Zahra Putri Febriana serta pegolf berusia 13 tahun, Safran Akhila Yondi.
  • Where?
    Porprov berlangsung di Jawa Tengah. Kontingen Banyumas sebelumnya dikukuhkan dan dilepas di Pendopo Si Panji, Purwokerto.
  • When?
    Porprov Jawa Tengah digelar pada 2026. Kontingen Banyumas dilepas pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sedangkan Zahra menyampaikan target tim pada Selasa, 13 Oktober 2026.
  • Why?
    Banyumas mengikuti golf dan rugby untuk mengembangkan pembinaan cabang olahraga baru, menguji potensi atlet, serta mengejar target masuk lima besar dengan 56 emas, 77 perak, dan 101 perunggu.
  • How?
    Tim rugby berlatih rutin hingga dua sesi sehari selama sekitar tiga bulan. KONI Banyumas menjalankan pemusatan latihan pada 33 cabang olahraga dan latihan desentralisasi untuk delapan cabang lainnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Banyumas ikut golf dan rugby untuk pertama kali di Porprov Jateng 2026. Tim rugby berlatih dua kali sehari selama tiga bulan. Zahra dan teman-temannya ingin dapat emas. Ada juga Safran, pemain golf umur 13 tahun. Banyumas membawa 404 atlet dan ingin masuk lima besar. Mereka menargetkan 56 emas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Debut golf dan rugby memberi Banyumas ruang baru untuk menampilkan hasil pembinaan atlet, didukung persiapan terarah dan semangat kompetitif. Latihan intensif tim rugby, hadirnya pegolf muda, serta dukungan bagi 404 atlet menunjukkan upaya menyeluruh yang menempatkan sportivitas, kekompakan, dan pengembangan potensi sebagai bagian penting dari Porprov 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banyumas, IDN Times - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Banyumas untuk mengembangkan potensi atlet di cabang olahraga baru. Dua cabang olahraga (cabor), yakni golf dan rugby, untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam ajang tersebut. Banyumas pun membawa atlet potensial yang siap bersaing dan mengincar prestasi.

Kehadiran golf dan rugby menambah warna persaingan Porprov Jateng 2026. Bagi atlet Banyumas, keikutsertaan dalam dua cabor tersebut bukan sekadar pengalaman bertanding, melainkan juga kesempatan menunjukkan hasil pembinaan dan membuka jalan menuju prestasi olahraga yang lebih luas.

Salah satu atlet rugby Banyumas, Zahra Putri Febriana, bersama rekan-rekannya mengaku telah menjalani persiapan intensif menjelang pertandingan. Mereka berlatih secara rutin, bahkan hingga dua sesi dalam sehari, selama sekitar tiga bulan.

Persiapan tersebut dilakukan untuk membangun kemampuan teknik, fisik, serta kekompakan tim. Meski menghadapi persaingan pada cabang olahraga yang baru dipertandingkan di Porprov, mereka tetap optimistis dapat memberikan hasil terbaik.

"Target kami emas," ungkap Zahra atlet rugby Banyumas tersebut dengan penuh semangat, kepada IDN Times, Selasa (13/10/2026).

1. Rugby andalkan latihan intensif dan mental bertanding

Visualisasi cabor rugby yang mulai dipertandingkan dalam porprov 2026, dan Banyumas mentargetkan tetap bisa tampil di podium juara. (IDN Times/Ilustrasi)

Rugby menjadi salah satu cabang olahraga yang menarik perhatian karena untuk pertama kalinya dipertandingkan di Porprov Jateng 2026. Tim Banyumas memanfaatkan kesempatan ini untuk membuktikan kemampuan mereka di tingkat provinsi.

Dalam persiapannya, para atlet menjalani latihan rutin selama kurang lebih tiga bulan. Intensitas latihan bahkan mencapai dua kali dalam sehari untuk mematangkan kesiapan menghadapi pertandingan.

Bagi mereka, tantangan tidak hanya datang dari kekuatan tim lawan, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan diri dan menjaga konsistensi permainan.

“Yang paling berat adalah melawan diri sendiri,” menjadi prinsip yang mereka pegang dalam menghadapi persaingan.

Sikap tersebut mencerminkan upaya para atlet untuk menjaga fokus dan tidak meremehkan kontingen daerah lain. Mereka memilih berkonsentrasi pada peningkatan kemampuan sendiri sembari menghormati seluruh peserta.

Dengan persiapan yang telah dijalani, tim rugby Banyumas berharap dapat memanfaatkan debut cabang olahraga ini untuk meraih prestasi sekaligus memperkenalkan rugby kepada masyarakat yang lebih luas.

2. Golf hadirkan atlet muda potensial Banyumas

Safran Yondi atlet golf muda Banyumas yang untuk kali pertama diturunkan, juga merupakan cabor perdana porprov. (IDN Times/Cokie Sutrisno)

Selain rugby, golf juga menjadi cabang olahraga yang pertama kali dipertandingkan dalam Porprov Jateng 2026. Banyumas turut menurunkan atlet muda, salah satunya Safran Akhila Yondi yang berusia 13 tahun.

Keikutsertaan atlet seusia Safran menjadi gambaran adanya potensi pembinaan olahraga golf sejak usia dini di Banyumas. Pengalaman tampil dalam kompetisi tingkat provinsi diharapkan dapat menjadi modal untuk meningkatkan kemampuan dan menambah jam terbang.

Golf membutuhkan kombinasi teknik pukulan, ketepatan, konsentrasi, pengendalian emosi, serta strategi permainan. Karena itu, persiapan atlet tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik, tetapi juga ketelitian dan konsistensi ketika menghadapi setiap situasi di lapangan.

Bagi atlet muda, Porprov menjadi kesempatan berharga untuk mengukur kemampuan sekaligus mengenali standar persaingan di tingkat Jawa Tengah.

Meski demikian, rincian mengenai durasi latihan, tempat berlatih, nomor pertandingan yang diikuti Safran, serta target medali yang dibebankan kepadanya belum diperoleh secara lengkap.

Kehadiran golf dan rugby di Porprov 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi Banyumas untuk memperluas pembinaan cabang olahraga sekaligus memunculkan atlet-atlet baru yang mampu bersaing pada kejuaraan berikutnya.

3. Banyumas target 56 Emas?

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat mengukuhkan atlet Banyumas yang akan berlaga di Porprov 2026 di Semarang Raya. (IDN Times/Cokie Sutrisno)

Pengembangan dua cabang olahraga tersebut menjadi bagian dari upaya Banyumas meningkatkan prestasi secara keseluruhan di Porprov Jateng 2026.

Sebelumnya, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengukuhkan dan melepas kontingen Banyumas di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Sabtu (10/10/2026). Kontingen tersebut terdiri dari 404 atlet dan 105 pelatih.

Ketua Umum KONI Banyumas, Arie Suprapto, menyampaikan bahwa Banyumas membidik posisi lima besar pada Porprov kali ini. Target tersebut meningkat dibandingkan capaian pada Porprov 2023, ketika Banyumas menempati peringkat kedelapan.

Saat itu, Banyumas meraih 29 medali emas, 44 perak, dan 50 perunggu. Untuk Porprov 2026, KONI Banyumas menargetkan 56 emas, 77 perak, dan 101 perunggu.

Arie menjelaskan, target tersebut disusun berdasarkan pemetaan kemampuan cabang olahraga, hasil pra-Porprov, serta rekam jejak atlet dalam berbagai kejuaraan.

Sebanyak 33 cabang olahraga menjalani pemusatan latihan terpusat, sedangkan delapan cabor lainnya melakukan latihan secara desentralisasi menyesuaikan lokasi dan kebutuhan masing-masing.

Selain aspek teknik dan fisik, KONI Banyumas juga memberikan perhatian pada kesiapan mental melalui kegiatan character building di Batalyon Infanteri 405.

Bupati Sadewo meminta seluruh atlet menjaga kekompakan, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Ia juga menyampaikan rencana pemberian bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi, meski nominalnya belum ditentukan.

Dengan kehadiran golf dan rugby sebagai cabor debutan, Porprov Jateng 2026 bukan hanya menjadi ajang mengejar target medali bagi Banyumas. Kompetisi ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menguji potensi atlet muda, memperkuat pembinaan, dan membangun fondasi prestasi olahraga daerah pada masa mendatang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article