Setelah Setahun, Bonus 312 Atlet Porprov 2023 Banyumas Cair

Banyumas, IDN Times - Sebanyak 312 atlet dan ofisial Kabupaten Banyumas yang pernah berlaga di ajang Porprov 2023 lalu gembira, pasalnya setelah menunggu hampir setahun bonus yang dijanjikan pemerintah telah direalisasikan di Pendopo Sipanji Purwokerto, Kamis (7/11/2024).
Menurut Ketua KONI Banyumas, Bambang Setiawan pemberian bonus baru terealisasi dikarenakan diperlukan kecermatan dan ketelitian, bahkan dilakukan dialog khusus terutama terkait besaran hingga disepakati jumlah bonus sama dengan Porprov 2018.
"Kenapa baru sekarang diberikan hal ini karena kami bersama pemkab memerlukan kecermatan sehingga didapatlah besar bonus seperti tahun 2018, yakni untuk perorangan yang meraih emas adalah Rp 50Juta, Perak 30Juta, dan peraih Perunggu sebesar 20Juta Rupiah,"jelas Bambang Setiawan kepada IDN Times, Kamis (7/11/2024).
1. Atlet Taekwondo ingin beli rumah

Beberapa atlet sebelumnya pernah berkali kali menagih janji pemerintah, namun ada atlet yang kaget saat mendapat kabar bahwa bonus atas prestasinya membawa harum nama Banyumas segera cair. Salah satunya adalah atlet beregu nomor Poomsae Besta Noviana Kushof dan kembarannya Beste Noviane Kushof, serta Sagita Fitrianisa Nila Fauziah.
Bahkan Beste Novina mengaku bahagia karena ingin mencapai keinginannya untuk membeli rumah. Beste juga selama ini hanya fokus latihan usai Porprov, sehingga bonus yang diterima dikatakan sebagai rejeki. "Alhamdulillah banget bonusnya cair, sempat juga bertanya tanya dalam kapan cairnya, karena dulu kan dijanjikan, pengennya uang ini si saya kumpulkan untuk beli rumah,"kata Noviana.
Diketahui tiga atlet taekwondoin putri tersebut pada Porprov 2023 berhasil meraih medali emas dari kelas poomsae Beregu putri, bahkan satu medali perak juga dihasilkan dari kelas Poomsae perorangan putri dari Taekwondoin Besta noviana Kushof.
2. Atlet berharap latihan terpusat

Setelah diapresiasi oleh pemerintah karena kerja keras berupa penghargaan secara finansial maupun non-finansial, para atlet jufa berharap untuk persiapan event berikutnya agar dipusatkan dalam satu tempat latihan seperti pelatda, hal itu membantu untuk terus berprestasi, seperti pada tahun 2018 dimana atlet Banyumas lebih terpusat persiapannya.
Fasilitas yang baik, seperti gym, lapangan, dan peralatan modern, sangat diperlukan agar atlet bisa berlatih dengan maksimal. "Dulu persiapan atlet Porprov 2018 itu dipusatkan dalam satu tempat dan disediakan mess atlet, sehingga kita juga lebih fokus,"kata Noviana.
Namun dirinya mengaku bahwa dukungan pemerintah dalam hal ini KONI juga sangat baik, termasuk dukungan dari para pelatih, tenaga kesehatan yang ikut mensupport sehinga berupaya untuk meningkatkan kemampuan dalam berlatih.
3. Raih tiket pra porprov sebanyak mungkin

Sementara untuk peningkatan prestasi olahraga di Porprov berikutnya, KONI Banyumas membuat langkah penting
dengan program pertandingam berkala, hal itu untuk meraih peluang sebanyak banyaknya di ajang Pra Porprov, karena menurut Bambang Setiawan yang paling berat justru sebelum Porprov.
"Sebelum Porprov, yakni Pra Porprov itu yang paling berat bagi seorang atlet, maka para atlet perlu sering terlibat dalam berbagai pertimbangan untuk mengasah kemampuan, karena dengan seringnya berkompetisi, atlet akan terbiasa dengan tekanan pertandingan dan mampu tampil optimal,"terangnya.
Seperti diberitakan, pada Porprov 2023 yang digelar di 5 Kota seperti Semarang, Blora, Kudus, Pati, dan Rembang, Kontingen Banyumas berada di posisi 8 pengumpul medali dengan rincian 29 emas, 44 perak, dan 50 perunggu dan otal perolehan sebanyak 123 medali.