Hampir Kalah, PSIS Semarang Tahan Imbang Persita Tangerang 3-3

1. Babak pertama PSIS tertinggal 1-2

Gol PSIS Semarang dicetak oleh Jonathan Cantillana pada menit ke-27, disusul gol dari Wallace Costa di menit ke-64 dan menit ke-70.
Sedangkan, gol Persita Tangerang disumbang oleh Kasim Botam pada menit ke-3, juga Taylon Correa di menit ke-22, dan menit ke-55.
Pada babak pertama, Laskar Mahesa Jenar sempat tertinggal dengan kedudukan 1-2. Gol pertama PSIS dicetak oleh pemain asing asal Palestina, Jonathan Cantillana. Jonathan mendapat umpan dari Rachmad Hidayat.
Gol tersebut tercipta setelah PSIS sempat tertinggal dari Persita Tangerang yang unggul cepat melalui gol Kasim Botam pada menit ke-3.
2. Banyak peluang yang dilewatkan PSIS

Pada babak pertama sempat ada peluang bagi PSIS untuk mencetak skor lewat pemain muda, Risky Fajar tapi masih gagal. PSIS pun terus menyerang pertahanan Persita, tapi PSIS kembali tertinggal setelah Taylon Correa membobol gawang Jandia Eka Putra pada menit ke-22.
Hingga babak pertama usai, PSIS belum bisa menyamakan kedudukan dan hanya berakhir dengan skor 2-1.
Pada babak kedua, PSIS kembali melakukan serangan sengit. Pada menit ke-47 PSIS mendapatkan peluang cukup matang melalui Wallace Costa dengan memanfaatkan umpan dari Jonathan Cantillana tapi masih dapat diamankan oleh kiper Persita, Rendy Oscario.
PSIS kembali melakukan serangan dengan menguasai bola, hingga akhirnya Persita mendapat hadiah penalti dari wasit setelah Jandia Eka Putra melanggar Miftahul Hamdi. Taylon Correa pun menjadi eksekutor dan berhasil membobol gawang PSIS.
3. Dalam waktu cepat Wallace Costa cetak 2 gol

PSIS tidak menyerah setelah tertinggal 1-3. Pada menit ke-64, PSIS mampu menyamakan kedudukan lewat penalti Wallace Costa. Kemudian, tidak perlu waktu lama pada menit ke 70, Kapten PSIS Wallace Costa kembali membobol gawang Persita lewat tandukan kerasnya dan menyamakan kedudukan.
Permainan semakin panas pada menit-menit terakhir tersebut meskipun hujan cukup deras mengguyur medan pertandingan. Semangat PSIS pun tak pupus setelah berhasil menyamakan skor. Namun, sayangnya tidak ada lagi gol yang tercipta hingga wasit meniupkan peluit panjang dan permainan berakhir imbang dengan skor 3-3.
Asisten pelatih PSIS, Achmad Rezal menyampaikan, pihaknya tetap bersyukur meski hasilnya bukan poin penuh.
"Pertama saya panjatkan puji syukur atas hasil ini walau hasil tidak berpihak pada kami. Saya bangga pada para pemain yang semangat bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan hingga menyamakan kedudukan dari skor 1-3 menjadi 3-3. Fighting spirit pemain sangat luar biasa dalam laga ini," ungkapnya.
4. Tidak ada laga yang mudah di BRI Liga 1 2021

Sementara itu, Wallace Costa yang sang kapten sekaligus pahlawan PSIS di laga tersebut mengatakan, tidak ada pertandingan di laga BRI Liga 1 2021 yang mudah ditaklukkan. Para pemain harus fokus dan menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa berujung fatal.
"Laga Liga 1 ini tidak mudah, banyak kesalahan tadi hingga kami kemasukan tiga gol. Hasil draw tetap kami syukuri dan selamat untuk teman-teman yang bermain baik hari ini. Ke depan kami harus kerja keras lagi untuk kembali mendapatkan kemenangan," katanya.
Pada pertandingan itu PSIS berhasil mendapat tambahan satu poin dan membuat Laskar Mahesa Jenar bertahan di urutan ke-7 klasemen sementar dengan koleksi 43 poin. Pada pertandingan selanjutnya, PSIS akan menghadapi Persipura Jayapura pada Kamis (24/3/2022).















